728x90 AdSpace

  • Latest News

    Jumat, 10 Maret 2017

    Sentilan Telak Buat Rizieq, Soekarno Dijadikan Pahlawan Di Afrika Selatan

    Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma berkunjung ke kediaman Megawati Soekarnoputri usai menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Indian Ocean Rim Association (IORA) 2017. Dalam pertemuan itu, Zuma membahas sejumlah hal dengan Megawati termasuk sejarah panjang yang telah terjalin antara Indonesia dengan Afrika Selatan.

    Ternyata nama Soekarno dan Syekh Yusuf (pejuang dari Kesultanan Gowa Sulawesi Selatan yang dibuang pada masa penjajahan Belanda ke Afrika Selatan) telah dijadikan sebagai pahlawan di negaranya. Gagasan gelar tersebut muncul ketika Megawati yang saat itu menjadi Presiden melakukan kunjungan kenegaraan ke Afrika Selatan dan bertemu dengan Nelson Mandela.

    Jika Anda pernah membaca sejarah atau minimal masih ingat dengan pelajaran sejarah saat sekolah dulu, Konferensi Asia Afrika (KAA) pernah diselenggarakan pada tanggal 18-25 April 1955 di Bandung. Jejak sejarah ini pun masih ada dan bisa dikunjungi di Museum Konferensi Asia Afrika. Nama jalannya pun di namakan Jalan Asia Afrika. Konferensi tersebut memberikan dampak yang cukup signifikan bagi Afrika Selatan yang kala itu masih belum menjadi sebuah negara republik. Peristiwa tersebut sangat penting dan menjadi bagian dari sejarah kemerdekaan Afrika Selatan. KAA dengan dasasila bandung membawa spirit bagi kemerdekaan bagi bangsa-bangsa Asia Afrika.

    Soekarno yang saat itu menjadi salah satu pelopor dan memiliki peran penting dalam KAA tersebut, menjadi alasan beliau diberi gelar pahlawan oleh Afrika Selatan. Karena fokus saya kali ini hanya pada Soekarno, maka saya takkan menjelaskan mengenai Syekh Yusuf yang telah menginspirasi Nelson Mandela. Silakan baca sumber link beritanya di akhir tulisan.

    Sepertinya saya tidak perlu lagi menjelaskan sosok seorang Soekarno, yang menurut saya salah satu Presiden terbaik dan putra bangsa terhebat yang dimiliki Indonesia. Tidak percaya? Di kota St Petersburg Rusia, nama Soekarno digunakan sebagai nama masjid di sana. Nama Soekarno juga dijadikan nama jalan di ibukota Maroko, Pakistan dan Mesir. Selain itu Soekarno juga menjadi tokoh Indonesia pertama yang diabadikan dalam bentuk patung lilin dan bisa dilihat saat berkunjung ke Madame Tussauds Bangkok, Thailand. Rasanya sudah cukup bukti bahwa Soekarno begitu dihormati di negara lain.

    Tapi mirisnya di negeri sendiri, ada yang sepertinya kurang menghormati beliau. Tentunya pembaca masih ingat dengan Rizieq yang dilaporkan oleh Sukamwati Soekarnoputri karena dianggap telah melecehkan Pancasila dan Soekarno. Rizieq dalam ceramahnya mengatakan, “Pancasila Soekarno ketuhanan ada di pantat, Pancasila Piagam Jakarta ketuhanan ada di kepala.”

    Meski sempat klarifikasi maksudnya adalah rumusan dasar negara yang diajukan Soekarno yang memang ketuhanan ada di sila kelima alias terakhir. Tapi itu hanya rumusan dasar negara yang masih mentah, dan ada beberapa tokoh lainnya yang juga mengajukan rumusan dasar negara seperti Soepomo dan Mohammad Yamin. Kalau pun memang ketuhanan ada di sila terakhir, yang tak habis pikir adalah kenapa harus memakai kata ‘pantat’? Ada kata lain yang lebih baik misalnya Pancasila Soekarno ada di sila terakhir atau di belakang. Analogi kepala dan pantat tidak elok digunakan. Lagian itu hanya rumusan dasar negara yang belum menjadi Pancasila.

    Saya juga ingat lembaran uang Rupiah baru yang dihebohkan mirip mata uang Yuan Tiongkok. Di tambah lagi ada yang berkomentar dengan sinis bahwa ada pahlawan kafir di lembaran uang tersebut. Miris. Tidak menghormati dan diam masih mending ketimbang mengeluarkan statement seperti itu. Di mana rasa penghormatan terhadap pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga untuk memperjuangan kemerdekaan Indonesia? Menghargai ternyata jauh lebih sulit ketimbang berkomentar tidak etis.

    Lihat juga apa yang terjadi pada Jokowi sekarang? Banyak yang nyinyir, padahal di mata dunia Jokowi memiliki citra baik dan kinerjanya diakui. Tidak perlu lihat jauh-jauh, beliau juga sebentar lagi akan menemani Soekarno dalam bentuk patung lilin di Madame Tussauds. Hasil kerjanya di Indonesia juga terlihat sangat jelas dibanding pemerintahan dulu. Tapi sayangnya di dalam negeri banyak yang seolah buta dan parahnya nyinyir mensapi buta.

    Kembali lagi ke Soekarno. Beliau sangat dihormati dan dijadikan pahlawan di Afrika Selatan karena sangat berjasa. Orang luar saja tahu bagaimana membalas budi. Meski hanya tindakan kecil, tapi ini adalah bentuk respek yang sesungguhnya ketimbang nyinyir apalagi menghina. Seharusnya Rizieq belajar dari dunia luar yang menghormati Soekarno meski bukan dari negaranya.

    Bagaimana menurut Anda?

    Penulis  : XHardy Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Sentilan Telak Buat Rizieq, Soekarno Dijadikan Pahlawan Di Afrika Selatan Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top