728x90 AdSpace

  • Latest News

    Selasa, 21 Maret 2017

    Sandi Dilaporkan Ke Polisi

    Untuk menjadi pemimpin, memang dibutuhkan seseorang yang memiliki potensi besar. Bukan hanya kemampuan fisik, tetapi kecerdasan otak juga sangat di perlukan. Latar belakang dan rekam jejak sang calon pemimpin akan sangat mempengaruhi keyakinan masyarakat pada siapa akan memilihnya. Apalagi untuk memimpin kota metropolitan seperti DKI Jakarta ini, dimana kota ini menyimpan masalah yang sangat kompleks.

    Berbicara soal rekam jejak, saya jadi tertarik untuk membahas salah satu peserta Pilkada DKI Jakarta. Seorang Calon Wakil Gubernur dari pasangan nomor urut tiga, Sandiaga Uno, yang dikenal publik dengan ucapannya yang sopan dan santun, namun tak jarang mengandung unsur fitnah.

    Sandiaga Uno atau yang akarab di panggil Bang Sandi, baru-baru ini dilaporkan oleh Ketua Dewan Direksi Ortus Holdings Edward S. Soeryadjaya, melalui kuasa hukumnya Fransiska Kumalawati Susilo, menuduh Sandiaga Uno bersama Andreas telah mengelapkan tanah kurang lebih satu hektar di Jalan Raya Curug, Tangerang Selatan. Masalah ini telah diupayakan diselesaikan secara kekeluargaan sejak Januari 2016 tetapi tak ada tanggapan baik dari Sandiaga dan rekannya untuk menyelesaikan persoalan itu. (kompas.com, 13/3/2017)

    Dalam kasus Sandiaga Uno dan Edward Seky Soeryadjaya, yang kini masih ditangani kepolisian itu, secara hukum memang belum bisa untuk menjustifikasi bahwa Sandiaga Uno pasti bersalah. Tetapi, jika dilihat dari standar moral dan etika kita, Sandiaga Uno bisa dinilai telah melakukan pelanggaran itu. Sebagai manusia dia tidak bisa menjalin hubungan yang manusiawi dengan orang tua angkatnya karena masalah tanah.

    Pernyataan Edward bahwa masalah itu sudah diupayakan diselesaikan secara kekeluargaan namun tidak mendapat tanggapan baik dari Sandiaga, mengukuhkan penilaian itu. Seharusnya, sebagai orang timur dan orang yang lebih muda Sandiaga harus proaktif menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan, terlebih lagi ini menyangkut orang yang telah menganggap dia sebagai anaknya sendiri.

    Mengingat ke belakang, Sandiaga juga pernah tersandung kasus dengan Edward S. Kasus tersebut mengenai sertifikat tanah lokasi proyek Depot BBM Pertamina Balaraja. Sandiaga diduga terlibat pembuatan sertifikat baru dengan memanfaatkan surat keterangan dari polisi yang menyatakan sertifikat asli telah hilang. Dengan surat itu, BPN menerbitkan sertifikat baru yang digunakan Sandiaga untuk mencairkan klaim uang ke Pertamina. Padahal, sertifikat asli tanah itu masih dipegang Edward Seky Soeryadjaya.

    “Sandi (Sandiaga Uno, red) itu anak saya. Saya sungguh tidak nyaman jika dihadap-hadapkan dengan Sandi. Sandi itu pertama kali bekerja di tempat saya. Saya menyekolahkannya ke Amerika dan saya juga bahkan terlibat dalam pernikahannya.” Itu adalah ucapan Edward Seky Soeryadjaya dalam wawancara yang dimuat rmol.co pada 16 Februari 2011 lalu.

    Dan kini, enam tahun lebih setelah kasus yang entah kenapa berhenti di Kejaksaan Agung, Edward Seky Soeryadjaya melaporkan Sandiaga Uno yang telah jadi anak angkatnya itu ke polisi karena urusan tanah juga. Kali ini, Sandiaga Uno bersama rekan bisnisnya Andreas Tjahyadi diduga melakukan penggelapan dalam penjualan sebidang tanah di Jalan Raya Curug, Tangerang Selatan, Banten, pada 2012.

    Pembaca Seword yang bijak, bukan maksud saya untuk mengulik-ulik kesalahan Sandiaga karena dia Cawagub dan merupakan lawan Ahok loh ya. Bukan semacam berita hoax seperti yang biasa dituliskan oleh kaum bumi datar. Ada sumber yang jelas dan jelas bukan bagian dari kampanye negatif atau upaya kriminalisasi terhadap Sandiaga Uno yang kini maju mendampingi Anies Baswedan sebagai cawagub dalam Pilkada DKI Jakarta. Jadi ini adalah murni perkara hukum, sebagaimana kasus hukum dalam kasus penipuan, pemalsuan, dan korupsi di proyek Pertamina Balaraja itu.

    Jika pembaca Seword masih ragu, track record Sandiaga Uno dalam beberapa kasus termasuk kasus Balaraja itu cukup mudah ditelusuri di internet dengan google kok. Dan kasus ini bukan diada-adakan karena Sandiaga Uno jadi cawagub. Peristiwa itu telah terjadi jauh hari sebelumnya.

    Andaikata kasus tersebut benar terjadi apa adanya, maka sangat disesalkan, sebagai orang timur yang punya tradisi menghormati dan memuliakan orang yang lebih tua dari kita dan apalagi jika orang tersebut dinilai berjasa bagi kehidupan kita. Dimana tradisi ini sudah jadi standar moral dan etika. Pada umumnya, kita menerima pendapat bahwa kekeluargaan dan persaudaraan itu lebih penting daripada harta benda, uang, dan tanah. Tetapi harus diakui memang ada juga yang menganggap sebaliknya.




    Penulis : Wilny  Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Sandi Dilaporkan Ke Polisi Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top