728x90 AdSpace

  • Latest News

    Sabtu, 11 Maret 2017

    Saking Takutnya Ahok Menang, FPI Akan Lakukan Subuh Keliling Di 22 Tempat

    Apa sih yang ditakutkan dari seorang Ahok? Memangnya dia itu seorang drakula, monster yang menakutkan atau siluman jadi-jadian? Beliau juga sama seperti kita, manusia pada umumnya. Tapi entah mengapa sejak kemunculan Ahok, selalu saja ada beberapa gelintir orang yang seperti kehilangan logika. Belum pernah terjadi seperti ini di mana Pilkada terasa sangat heboh dan panas. Intrik dan dampaknya sangat terasa hingga di seluruh tanah air. Belum pernah saya rasakan suhu politik sekstrim ini.

    Lihat saja spanduk menolak mensalatkan jenazah pendukung dan pembela penista agama. Bukankah itu sudah melampaui batas di mana agama sudah dicampurkan dengan politik, sehingga bikin resah. Hanya gara-gara pandangan politik yang berbeda, lantas harus berakhir dengan cara seperti ini. Saya juga melihat di media sosial di mana banyak yang dulunya berteman baik malah berakhir bermusuhan gara-gara ribut masalah politik. Pantaskan ribut seperti itu? Spanduk penolakan tersebut adalah pertanda jelas, sesama satu agama pun bisa ribut seperti ini. Apakah itu pantas, hanya karena pandangan yang berbeda mengenai politik? Lucu sekali apabila satu agama harus diartikan dengan satu pandangan dalam hal politik, padahal itu adalah dua ranah yang berbeda. Inilah akibatnya kalau politik dicampur dengan agama.

    Dan FPI pun mulai melancarkan aksi baru mulai tanggal 19 Maret 2017, yaitu mengadakan acara subuh keliling untuk menyerukan tidak memilih Ahok-Djarot. Menurut jubir FPI Slamet Ma’rif, program tersebut akan diadakan di 22 tempat yang merupakan lokasi Ahok meraih suara terbanyak dibandingkan pasangan Anies-Sandi pada Pilkada putaran pertama. Tujuannya untuk menggerus suara pemilih Ahok untuk memilih pemimpin muslim.

    Bahkan FPI juga akan menggelar syukuran jika nanti Ahok kalah dengan bikin tumpeng. “Udah gitu kan karakternya, mulutnya comberan, arogan. Itu yang memperluas pertikaian dan sebagainya,” ujar Slamet.

    Hahaha, lucu ya. Dia mungkin tidak sadar, ada yang karakternya, mulutnya lebih comberan dan lebih arogan, tapi pura-pura tidak tahu atau mungkin tidak mau mengakui. Tapi yah dimaklumi saja karena memang dari sononya kontra dengan Ahok, maka apa pun akan salah dan tidak ada yang benar dari Ahok.

    Program subuh keliling sudah jelas untuk menggerus suara Ahok atau lebih jelasnya berusaha agar pemilih yang dulunya memilih Ahok agar segera pindah haluan atau banting setir dengan memilih yang lain. Dengan cara apa? Yakin tidak akan ada intimidasi? Saya juga tidak tahu bagaimana detik program subuh keliling yang dimaksud. Apakah itu shalat subuh berjamaah atau ada yang lain? Kalau itu benar, rasanya lucu saja.

    Coba deh pembaca bayangkan FPI mengadakan acara seperti ini hanya karena Ahok? Hanya karena Pilkada? Hanya karena ada kepentingan menyerukan pada warga untuk tidak memilih Ahok? Rasanya aneh saja mengadakan program seperti ini demi kekalahan salah satu paslon. Halo, kenapa baru sekarang dan tidak dari dulu-dulu? Kenapa pas ada Ahok baru seheboh ini? Bagi yang masih berpikir dengan akal sehat, apakah ini bukan karena politik?

    Hanya karena ada calon gubernur non-muslim sampai harus melakukan hal seperti ini, rasanya sia-sia saja. Dulu Ahok jadi calon wakil gubernur mendampingi Ahok, banyak yang nyinyir. Begitu naik jadi gubernur karena Jokowi jadi Presiden, banyak yang protes. FPI bikin ricuh dan sampai-sampai mengangkat gubernur tandingan. Ketika Ahok keseleo lidah soal Al-Maidah, FPI juga yang paling terdepan menggeruduk Ahok. Dan sekarang FPI akan melakukan program subuh keliling, di tempat Ahok menang pula. Kenapa tidak ke semua tempat dan kenapa harus di tempat Ahok menang? Masih tidak mau mengaku kalau tujuannya adalah agar Anies menang? Pokoknya asal bukan ahok sajalah, begitukah?

    Saya benar-benar tidak sabar menunggu hingga tanggal pencoblosan. Saya mau lihat reaksi mereka apabila (jika Tuhan berkenan) Ahok yang menang di putaran kedua. Ahok yang belum pasti menang saja tingkahnya sudah seperti cacing dilempar garam. Kalau Ahok menang mungkin mereka akan, yah, sulit saya bikin analoginya. Biarkan pembaca yang merangkai sendiri.

    Kalau Ahok kalah, FPI, seperti kata Slamet, akan syukuran dan bikin tumpeng. Tapi sudahkah mereka punya rencana apa yang akan dilakukan kalah Ahok yang menang? Syukuran juga dan sambil berduka ria? Protes dan demo lagi seperti saat Ahok gantikan Jokowi? Atau angkat gubernur tandingan yang baru? Intinya, semoga tabah dan kuat hati jika Ahok menang nantinya.

    Bagaimana menurut Anda?


    Penulis : XHardy   Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Saking Takutnya Ahok Menang, FPI Akan Lakukan Subuh Keliling Di 22 Tempat Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top