728x90 AdSpace

  • Latest News

    Minggu, 12 Maret 2017

    Rahasia Kampanye Ahok “Griliya” Blusukan Demi Rakyat

     Calon petahana Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok memperlihatkan strategi yang berbeda kala berkampanye pada putaran kedua Pilkada DKI 2017. Hal tersebut berbeda dengan yang ditampilkan calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 3 Anies Baswedan, yang terlihat lincah berkampanye.

    Ahok yang berpasangan Djarot Saiful Hidayat, yang juga petahana, justru lebih banyak rapat internal. Pada hari pertama kampanye Ahok, Selasa, 7 Maret 2017, diisi dengan sidang kasus dugaan penistaan agama.

    Sedangkan hari kedua, Rabu, 8 Maret 2017, Ahok menemani Presden kelima Megawati Soekarenoputri menemui Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma. Sementara kemarin, Kamis, 9 Maret 2017, Ahok mengisi waktunya dengan menggelar rapat internal.

    Ahok Menjawab:

    Menurut Ahok, alasannya memilih kampanye senyap dan tidak memberitahu media adalah agar lebih memudahkan blusukan. Ahok mengaku kesulitan bila harus blusukan secara bersama-sama alias ramai.

    “Kan biar enggak terlalu ramai. Kita kalau terlalu ramai susah jalannya, ketemu orang susah,” ujar Ahok di kawasan Pulogabung, Jakarta Timur, Jumat, 10 Maret 2017.

    Ahok ingin pola kampanyenya seperti pada Pilkada 2012. Saat itu dia dapat dengan leluasa blusukan tanpa diikuti banyak orang.

    “Kayak dulu saja penginnya,” ucap Ahok.

    Meski sudah empat hari kampanye senyap, Ahok Menyebut tetap akan blusukan menyapa warga. “Kita kunjungin saja,” kata dia.

    Djarot Juga Menjawab:

    Banyak yang bertanya, kemana kah pak Ahok? Tidak pernah terlihat media, yang ada hanya pak Djarot, adakah yang tau pak Ahok kemana? Eits Bumi Datar jangan salah paham dulu yah, inilah salah satu Jurus Rahasia Kampanyenya Ahok. Dengan “Griliya” Blusukan untuk rakyat.

    Hari ini semua dijelaskan oleh pak Djarot akan rahasia ini, harap ingat Ahok tidak menghindari media, toh buat apa menghindari media? Rugi dong karena media itu bagian dari campaign. Bagian untuk memberikan penjelasan kerakyat, jadi jangan salah paham.

    Djarot pun berkata demikian : “Menghindari media gimana, media itu bagian dari campaign loh, kok dihindari gimana sih,” – Ujar Djarot.

    Jadi alasan apa yang membuat Ahok “Diam-Diam” saat berkampanye?

    Jawabannya dijelaskan oleh Djarot: “hal tersebut untuk menghindari terlalu banyak orang mengerubungi pak Ahok.”

    “Kalau disampaikan di satu titik, itu biasanya malah enggak bisa kampanye karena orang datang semua minta salaman, minta foto, sehingga pesan yang ingin disampaikan itu tidak nyampe baik, karena dikerubungi sekian banyak orang,”

    Sumber Kompas

    Aktivitas Blusukan Ahok.

    Temen-temen kura-kura bisa sebenarnya mengecek aktivitas Ahok ini secara live di akun fanspage facebook milik pak Basuki pada link berikut. Disana terdapat beberapa video yang terlihat bahwa pak Basuki melakukan blusukan ke warga-warga Jakarta.
     
    Sempat juga pak Ahok menengok Ibu Maya, Pengapuran di kaki ( harus pakai kursi roda) warga Jl. Jatinegara Timur III. Semua aktivitas tersebut dilakukan untuk bisa lebih dekat dengan rakyat. Kalau semua dipenuhi media pasti sesak tentunya.

    Terlihat foto-foto kedekatan pak Ahok dengan rakyat Inilah wajah Indonesia yang sebenarnya. Perbedaan disatukan dalam suasana penuh persaudaraan


    Sangat indah sekali bukan melihatnya? Kebersamaan dan kedekatan pak Ahok dengan warga terasa begitu dekat. Ahok bisa lebih leluasa, bisa lebih dekat, dan bisa lebih menyampaikan visi misi serta program, dan terlebih mendegar keluhan rakyat secara dekat, tanpa adanya ganguan intervensi dari media yang sibuk meliput.

    Karena sudah dijelaskan diatas kalau ada media, warga susah nerobos karena padat, padahal banyak yang pingin foto-foto atau duduk bareng, terlebih makan bareng seperti diatas.

    Jadi biarkan pak Djarot yang diliput dan Ahok yang Invisible dari media, karena ini sebuah kombinasi yang cukup bagus. Kita semua berdoa untuk kesehatan mereka berdua, dan terhindar dari hambatan-hambatan yang berusaha menjegal mereka

    Kalimat lucu terakhir dari Ahok. “Aku blusukan kok. Blusukan terus kok, cuma enggak perlu kasih tahu kamu kan? Karena terlalu ramai, kalau jalan di gang jadi ramai,”

    Iya kamu pers, kamu ga perlu ku kasih tau kan? Nanti saja ya. ada waktunya, sekarang waktu ini buat lebih dekat dengan rakyat dulu. #Nomer2Keren


    Penulis : Muhammad Nurdin    SUmber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Rahasia Kampanye Ahok “Griliya” Blusukan Demi Rakyat Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top