728x90 AdSpace

  • Latest News

    Selasa, 21 Maret 2017

    Pak SBY Tolong Kembalikan Mobil Jatah Presiden Ke Pak Jokowi

    Peristiwa mogoknya mobil dinas Presiden Jokowi saat kunjungan kerja di Kalimantan Barat, Rabu 18 Maret 2017 lalu, ternyata mengungkap sebuah sisi lain yang selama ini tidak kita ketahui. Ternyata Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono masih meminjam mobil presiden yang seharusnya sudah ia kembalikan saat menyelesaikan masa jabatannya. Seharusnya ada 8 mobil yang masuk kategori VVIP di ‘garasi’ Istana Kepresidenan, namun satu di antaranya ternyata masih dipakai oleh Pak SBY. 7 mobil tersisa dipakai oleh Jokowi dan Jusuf Kalla.

    Mengapa mobil itu masih di tangan SBY? Menurut Kepala Sekretariat Presiden Darmansjah Djumala, pada saat serah terima jabatan tahun 2014, SBY menyatakan masih membutuhkan kendaraan tersebut sehingga akhirnya masih dipinjamkan. Namun kabar terakhir, SBY bersedia mengembalikan mobil tersebut ke Istana. Apakah ini terkait dengan kejadian mogoknya mobil Pak Jokowi? Mungkinkah Pak SBY merasa sungkan atau takut malah terbongkar duluan di media soal peminjaman mobil tersebut sehingga sejak beberapa minggu lalu sudah ada wacana untuk mengembalikan? Ataukah ini salah satu poin yang dibicarakan saat berkunjung ke Istana dan bertemu Jokowi?

    Namun, seperti biasa, kabar ini ditampik oleh Waketum Partai Demokrat Roy Suryo. Roy menegaskan SBY tidak memakai Mercy dalam kegiatan sehari-hari. SBY lebih sering memakai Alphard pribadi miliknya. Nah kalau tidak dipakai lantas kenapa masih dibawa?

    Mercedes Benz S-600 Pullman Guard yang dijadikan kendaraan Presiden dan Wakil Presiden ini adalah sebuah mobil anti peluru. Sebagai mobil dengan kategori VVIP tentu masalah keamanan dan kenyamanan menjadi prioritas nomor 1. Mungkinkah ini yang menjadi alasan SBY masih meminjamnya? Apakah SBY masih merasa kurang aman meski masih dikelilingi banyak anggota Paspampres yang khusus bertugas menjaga Mantan Presiden dan istrinya? Ataukah SBY merasa banyak yang ingin melakukan tindak kejahatan atau mencelakai dirinya sehingga perlu perlindungan ekstra?

    Menurut situs Otovaria, harga mobil Jokowi ini diperkirakan seharga 800.000 Euro atau sekitar 12 Milyar Rupiah. Tipe ini merupakan tipe tertinggi dan termahal, namun setengah dari harga tersebut merupakan biaya untuk membuat kekuatan dan sistem pertahanan pada unit Guard. Sekitar 89 negara mempercayakan jenis mobil ini sebagai kendaraan bagi tokoh negara maupun kepala pemerintahan. 

    Mobil Mercy ini dilapisi dengan baja dengan tingkat resistensi dari Eropa, yang mampu menahan serangan seperti granat tangan, senjata standart, dan juga peledak ringan lainnya ini. Bahkan tangki bensinnya pun diatur agar tidak bisa menimbulkan percikan api atau kebakaran. Layak memang dipakai oleh seorang Kepala Negara.

    Jika SBY ingin memiliki mobil sejenis itu untuk keamanan dan kenyamanan pribadinya, tentu tanpa harus meminjam ke Istana dapat dilakukan sendiri. Meski menurut pengakuan SBY harta kekayaannya hanya 9 Milyar Rupiah, namun putra sulungnya yang baru saja gagal menjadi Gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti, memiliki kekayaan sebesar 21 Milyar Rupiah. Ibas, adiknya, harta tercatatnya sebesar 4 Milyar Rupiah. 

    Namun entah itu angka betul atau salah, yang jelas konon untuk biaya pernikahan Ibas saja menghabiskan 12 Milyar Rupiah (seharga mobil tersebut). Dengan asumsi itu, kemungkinan harta mereka lebih dari angka yang dilaporkan sehingga sangat mungkin mobil seperti yang dipakai Jokowi ini bisa terbeli dengan mudahnya. Sindiran tentang estimasi nilai harta SBY sesungguhnya ini bahkan pernah dilontarkan oleh Yusril Ihza Mahendra.

    Yah, sebagai warga negara yang baik semoga sorotan tentang peminjaman mobil ini tidak akan disikapi berlebihan oleh Pak SBY apalagi sampai berujung (lagi-lagi) curhat di media sosial. Jangan curhat lagi ya Pak….



    Penulis :  Rahmatika   Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Pak SBY Tolong Kembalikan Mobil Jatah Presiden Ke Pak Jokowi Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top