728x90 AdSpace

  • Latest News

    Senin, 13 Maret 2017

    Nasib Sang Peramal H Lulung di Pecat, Telinga dan Hidung Jangan Sampai Hilang

    Partai Persatuan Pembangunan kubu Djan Faridz memecat Abraham Lunggana alias Lulung dari keanggotaan partai berlambang Ka’bah itu. Lulung, yang sebelumnya memimpin Dewan Pimpinan Wilayah PPP DKI Jakarta, dicopot dari posisinya sebagai Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta.

    “Kami memutuskan memecat Ketua DPW PPP DKI, yaitu Saudara Haji Lulung, termasuk sebagai anggota DPRD DKI. Alasannya, beliau mendukung pasangan calon (Gubernur DKI) yang tak sepaham dengan partai,” ujar Djan di kantor PPP, Menteng, Jakarta Pusat, Senin, 13 Maret 2017.

    Djan menyebutkan telah memberikan peringatan kepada Lulung sebanyak tiga kali. PPP kubu Djan dalam pemilihan kepala daerah DKI diketahui mendukung pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot). Dukungan itu disertai penandatanganan kontrak politik.

    Sementara itu, Lulung, tutur Djan, pada Ahad, 12 Maret 2017, menyatakan dukungannya terhadap pasangan calon Anies Baswedan-Sandiaga Uno (Anies-Sandi). Sebelumnya, Lulung mendukung pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, yang kalah pada putaran pertama pilkada ini.

    “Ini tindakan terakhir kami. Kami tak ingin terpecah belah, tak ingin dianggap PPP yang berkaki seribu. Kaki kami hanya satu, mendukung dukung pasangan Ahok-Djarot,” kata Djan.

    Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana yang akrab disapa Haji Lulung berjanji akan memotong telinganya jika Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok berani menggugat Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) ke pengadilan terkait hasil audit pembelian sebagian lahan RS Sumber Waras.

    Sebelumnya H Lulung juga meramalkan Ahok maju dijalur Independen, seperti biasa telinganya pun menjadi jaminan. Tampaknya ada baiknya jika H Lulung berprofesi sebagai “dukun” ketimbang Politisi. Apa yang telah diucapkan oleh H Lulung, tanpa kehati-hatian, dan ia tak takut sama sekali.

    Yang paling heboh lagi ramalan Lulung yang ketiga terhadap Ahok. Dia memprediksi Ahok akan kalah dalam Pilkada DKI 2017. Lulung menjelaskan dia bersedia memotong telinga dan hidung jika Ahok memenangi kursi Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022.

    Dia membuat video tentang prediksi dan janji tersebut serta mengunggahnya di YouTube. “Video itu benar. Kamu lihat enggak perkembangan video itu? Selama ini terbukti ramalan saya benar,” tutur Lulung.

    H Lulung tampak angkuh dengan apa yang telah ia ucapkan. Karena diatas langit ada langit, pemberhentian (dipecat) Lulung dari PPP adalah bukti bahwa H Lulung tidak konsisten dengan tujuan partai tempat ia berdiri.

    Dengan meratapi pemecatan yang menimpa dirinya, H Lulung jangan lupa untuk jaga telinga dan jaga hidung. Politik itu indah Lung, sekaligus menyakitkan. Hendaknya intropeksi diri, agar tidak sesumbar dalam berkata dan tidak jumawa dalam bersikap.
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Nasib Sang Peramal H Lulung di Pecat, Telinga dan Hidung Jangan Sampai Hilang Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top