728x90 AdSpace

  • Latest News

    Selasa, 14 Maret 2017

    Mantap! Dipecat PPP Versi Djan Faridz, Haji Lulung Menjadi DPRD DKI Fraksi Setengah Independen

    Dinamika politik Indonesia memang lucu. Bila DPR dan DPRD diisi oleh orang partai, maka kali ini sudah tidak begitu lagi. Ada orang yang termasuk fraksi Independen, alias tidak masuk partai manapun. Hal ini tentu saja sungguh lucu mengingat anggota DPR atau DPRD mewakili suara partai.

    Setelah Fahri Hamzah dipecat oleh PKS dan ngotot tidak mau mengundurkan diri, dirinya sudah memegang rekor sebagai satu-satunya wakil rakyat yang tidak jelas arah dukungannya. Independen toh, tidak ada arah sama sekali. Sekarang DPRD DKI pun tidak kalah, Haji lulung sudah dipecat PPP versi Djan Faridz

    PPP Djan Faridz sudah memenangkan gugatan PTUN dimana Kementrian Hukum harus mengesahkan PPP versi mereka. Tapi sekarang PPP masih terbelah menjadi dua yaitu kubu Romahurmuziy dan kubu Djan Faridz. Lulung hanya dinyatakan dipecat oleh kubu Djan Faridz, berarti Lulung statusnya masih setengah Independen. Satu satunya di dunia, wakil rakyat setengah Independen.

    Setengah Independen

    Alasan Lulung dipecat cukup sederhana, Lulung dan anggota DPW PPP DKI versi Muktamar Jakarta mendeklarasikan dukungan mereka kepada pasangan calon gubernur-wakil gubernur nomor pemilihan tiga DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno pada putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 2017.

    Sedangkan DPP PPP yang dipimpin Djan Faridz menyatakan dukungan kepada pasangan calon gubernur-wakil gubernur nomor pemilihan dua DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat.

    “Betul (Lulung dipecat). Karena melanggar AD/ART partai,” kata Djan

    “Haji Lulung sudah kami beri surat peringatan 1, 2, dan 3 sebelumnya. Puncaknya, dia mendeklarasikan dukungan pasangan cagub lain yang berbeda dari keputusan DPP, yakni dukung Ahok-Djarot,” kata Djan.

    Berarti sudah resmi, Lulung dipecat oleh setengah dari PPP. Tentu saja hal ini sangat menggelikan, bahkan lebih lucu dibanding Fahri Hamzah yang Fraksi Independen. Bagaimana bisa seseorang dipecat oleh hanya setengah partai? Memang betul, PPP masih terpecah dan masalah tersebut belum selesai. Tapi bila salah satu dari bagian PPP memecat Lulung dan setengah lagi belum maka status Lulung adalah setengah dipecat.

    Bingung? Sekarang pun Lulung belum menyatakan akan bergabung dengan PPP kubu Romahurmuzy.

    “Beliau hanya memelihara silaturahmi tapi belum bersedia gabung ke pengurus hasil Muktamar Pondok Gede,” kata Sekjen PPP Kubu Romi

    Reaksi Lulung sendiri masih biasa-biasa. Dirinya mengaku tidak ambil pusing dan merasa masih ada umat yang mendukungnya.

    “Saya kalau dipecat partai, yang penting jangan dipecat sama umat. Kalau saya dipecat sama partai, masih banyak yang mau dukung saya,” kata Lulung di Gedung DPRD DKI

    Ini merupakan pernyataan yang agak salah. Anggota DPRD tidak bisa dipecat umat. Tidak percaya? Coba cari pasal dimana anggota DPR atau DPRD bisa diturunkan oleh rakyat. Pasti tidak ada, rakyat hanya berhak memilih, sama sekali tidak berhak menurunkan bila ternyata wakil rakyat tersebut tidak berkualitas.

    Setelah menjadi anggota DPR atau DPRD posisi orang tersebut sudah diatas angin, tidak ada lagi yang bisa menurunkannya. Contoh paling jelas adalah Fahri Hamzah, yang setelah dipecat PKS sehingga posisinya di DPR tidak jelas. Dirinya saja tidak bisa diturunkan padahal partainya sudah memecat.

    Lulung menyebut bahwa masih ada jutaan umat di Jakarta yang mendukungnya. Hal tersebut bisa dilihat dari Pileg tahun 2014 lalu.

    “Karena ada umat, suaranya hampir satu juta memilih PPP. Makanya PPP pada tahun 2014 itu mendapat suara 10 kursi DPRD DKI dan tiga DPR RI,” tutur Lulung.

    “Salah saya ngebela umat? Orang umat bela kita, masa kita nggak konsisten bela umat,” lanjutnya.

    Umat yang mana ya? Kayaknya ada perbedaan besar antara kata jutaan dengan satu juta. Bila PPP didukung 1 juta orang, bagaimana mungkin Lulung bisa didukung oleh jutaan orang?

    Wah, memang betul bahwa Lulung ini sakti mandraguna. Partainya mendapat satu juta suara, Lulung mendapatkan jutaan suara. Harusnya orang begini yang jadi Gubernur DKI.

    Selain itu, Lulung perlu mendapat rekor MURI. Sebagai satu-satunya anggota DPRD yang setengah Independen. Status yang tidak akan pernah bisa didapatkan siapapun kecuali dirinya Lulung. Setuju?

    Penulis :  Evan Kurniawan  Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Mantap! Dipecat PPP Versi Djan Faridz, Haji Lulung Menjadi DPRD DKI Fraksi Setengah Independen Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top