728x90 AdSpace

  • Latest News

    Selasa, 07 Maret 2017

    Mantap! Ahok Makan Sepiring Dengan Habib Sting Dan Didoakan Jadi Presiden

    Hari Sabtu lalu Ahok melakukan ziarah sekaligus meresmikan Maqom Habib Hasan Bin Muhammad Al Hadad atau dikenal dengan Mbah Priok sebagai cagar budaya. Alasan Ahok menjadikannya cagar budaya adalah karena jumlah pengunjung yang mencapai sepuluh hingga lima belas ribu setiap minggunya. Sehingga, menurut Ahok, tempat ini adalah tempat destinasi wisata religius yang baik dan bahkan ada juga yang datang dari luar negeri.

    Di area ini, Ahok berencana akan membangun kawasan Makan Mbah Priok dengan tatanan sesuai dengan permintaan Habib Sting. Dan setelah diresmikan menjadi cagar budaya dan disertifikasi atas nama yayasan Mbah Priok maka tidak ada yang bisa merebut dan memperjualbelikannya.

    Sebelum Ahok beri sambutan, Habib Sting Alaydrus yang merupakan ahli waris Habib Hasan mengatakan siapa pun yang berkunjung ke lokasi makam mbah Priok agar kelak menjadi presiden. Amin, semoga saja ucapannya benar. Berhasil memenangkan Pilkada DKI putaran dua saja sudah merupakan berkah yang luar biasa sekaligus sebagai pelecut untuk ke depannya.

    Dan momen yang cukup menghebohkan adalah ketika Ahok makan nasi kebuli sepiring dengan Habib Sting dan dua orang lainnya seperti foto di bawah. Foto ini dishare oleh seorang netizen melalui akun Twitternya.

    Kalau tidak salah, nasi kebuli adalah hidangan nasi berbumbu bercita rasa gurih yang merupakan resep Betawi. Kalau saya salah mohon diralat. Momen seperti ini mendapatkan banyak pujian dari netizen. Saya pun termasuk salah satu dari sekian banyak yang memuji momen tersebut. Inilah yang dimaksud dengan indahnya kebersamaan, indahnya keberagaman dan perbedaan tanpa memandang apa agama, suku dan latar belakangnya. Beberapa netizen juga mengatakan bahwa momen rukun seperti inilah yang seharusnya ditonjolkan, bukan menonjolkan permusuhan hanya karena ada perbedaan SARA.

    Bagi yang nyinyir mungkin akan bilang ini hanyalah bentuk cari muka alias pencitraan. Padahal semua ini berawal dari pertemuan antara Ahok dan Eko yang seorang pengurus makam Mbah Priok. Eko pernah menemui Ahok di Rumah Lembang beberapa waktu lalu dan di sanalah Eko mengundang Ahok ke makam Mbah Priok dan bertemu dengan Habib Sting saat subuh.

    Awalnya Ahok sempat curiga diundang orang yang tak dikenalnya dan saat subuh pula. Namun Ahok tetap pergi dan disambut ramah oleh Habib Sting. Kemudian Ahok dibawa ziarah ke makam Mbah Priok. Usai ziarah Ahok mengelilingi komplek makam tersebut. Ahok langsung melihat bahwa lahan luas tapi tidak dimanfaatkan dengan baik, padahal tempat ini banyak pengunjung. Dari situlah Ahok berjanji akan menjadikan makam tersebut sebagai cagar budaya usai cuti kampanye, dan akan membangun sejumlah fasilitas dan menyulapnya menjadi tempat wisata religi berstandar internasional.

    Mungkin Habib Sting mengundang Ahok datang karena tahu Ahok akan melakukan sesuatu pada makam ini, dan ternyata dijadikan cagar budaya akan akan dibuat lebih indah. Ini adalah sebuah bukti bahwa Ahok benar-benar bekerja dan melayani warganya.

    Momen makan bersama ini seolah menampar keras toko sebelah (saya pinjam istilah Sandiaga). Toko sebelah yang dimaksud adalah mereka yang biasanya anti dengan momen seperti ini, yang lebih suka anarkis, lebih suka teriak-teriak tak jelas, sulit menerima perbedaan di mana perbedaan ibarat virus yang bikin alergi. Bahkan foto ini mengingatkan saya dengan satu orang yang bahkan tidak mau bersalaman dengan Ahok saat menjadi saksi dalam sidang dugaan penistaan Agama. Sepertinya orang ini lebih baik introspeksi karena sudah ada dua momen besar yang jelas terlihat di mana Raja Salman saja bersedia bersalaman dengan Ahok dan sekarang Ahok makan bersama dengan Habib Sting, satu piring (atau lebih tepatnya satu baskom) bersama. Ini baru namanya toleransi tanpa memandang SARA.

    Hanya karena beda SARA, lantas orang tersebut dijadikan musuh dan ditolak dengan alasan tidak masuk akal? Coba pikirkan baik-baik. Hanya karena beda agama, lantas dibilang pemimpin kafir, tidak boleh menjadi pemimpin. Dan lebih parahnya menghasut dengan cara yang tidak elok, di mana ada spanduk yang berisi penolakan untuk menshalatkan jenazah pendukung Ahok. Inikah yang dinamakan bentuk toleransi?

    Momen ini adalah sebuah tamparan keras dan sekaligus sebagai reminder (pengingat) bagi mereka yang selama ini begitu frontal bermain SARA. Dengan alasan SARA, semua dicampuradukkan. Politik, agama dan hukum semua dicampuraduk sehingga jadilah konflik dan kericuhan yang seolah tak ada ujungnya. Ditambah lagi ada satu orang yang double minority pula, semakin lebar jurang perbedaan SARA, semakin panaslah suasana.

    Foto ini menunjukkan pada kita memang seperti inilah Indonesia seharusnya, bukan seperti yang dikoar-koarkan toko sebelah yang lebih terlihat intoleransi. Semoga foto ini tidak membuat mereka kejang-kejang.

    Bagaimana menurut Anda?


    Penulis : XHardy   Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Mantap! Ahok Makan Sepiring Dengan Habib Sting Dan Didoakan Jadi Presiden Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top