728x90 AdSpace

  • Latest News

    Kamis, 30 Maret 2017

    Keren! Mesjid Apung Mbah Priok Hasil Karya Ahok Sang Terdakwa Penista Agama


    Pertemuan antara Habib Sting, keturunan dari Mbah Priok dengan Ahok berbuntut manis. Gubernur Ahok menetapkan kawasan makam keramat Mbah Priok sebagai cagar budaya. SK penetapan diserahkan sendiri oleh Ahok kepada Habib Sting di kawasan makam pada hari Sabtu 4 Maret 2017.

    Ahok juga menyampaikan kepada warga sekitar agar tidak perlu khawatir lagi. Sebab, Makam Mbah Priok tidak akan digusur atau disengketakan lagi. Sebab, semua landasan hukumnya sudah jelas.

    “Makam Mbah Priok sebagai situs cagar budaya, jadi dilindungi Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2007,” Ahok menandaskan.


    Ahok dan Habib Sting

    Konsep yang akan dibangun adalah Mesjid apung, dengan alun-alun yang dapat menampung banyak peziarah, tempat jajanan kuliner, dan sheetpile atau dinding turap, supaya kompleks makam Mbah Priok tidak terkena banjir rob. Sumber: Kompas

    Berikut foto-foto rancangan Mesjid apung yang akan dibangun Ahok : Sumber: Liputan6.com



    Menilik kembali sejarah ke belakang, pada tahun 2010, Pemerintah Kota hendak menggusur makam keramat Mbah Priok ini. Tapi Habib Sting beserta para pengikut setianya serta warga Muslim setempat tidak tinggal diam, mereka menghadang petugas Satpol PP dan Kepolisian yang berdatangan, sehingga pecah bentrok fisik.


    Uniknya para petugas Satpol PP seakan mendapat pengalaman berbau mistis. Salah seorang petugas Satpol PP yang dari awal mengamati proses bentrokan fisik mengatakan, kendati jumlah pengikut habib tidak ada setengahnya dari Satpol PP, tapi mereka terkesan lebih garang dan kuat.
    Habib Sting tahun 2010
    Habib Sting tahun 2010
    “Sepertinya mereka punya ilmu ghaib. Tidak ada yang terluka berat, saat terkena lemparan benda keras, malah maju terus,” kata petugas yang tidak mau disebut namanya itu.


    Sebaliknya, justru pihak aparat yang banyak terluka. Mereka mengaku merasakan ada kekuatan di luar akal sehat mereka yang ikut membentengi lokasi sehingga mereka sangat kesulitan melaksanakan eksekusi, dan akhirnya malah gagal! Bentrokan fisik yang memakan korban meninggal tiga orang Satpol PP dan ratusan orang luka-luka itu akhirnya reda setelah pemerintah dan pengelola makam sepakat berunding. Sumber: viva.co.id, Detik

    Eksekusi lahan makam keramat ini berawal dari turunnya Instruksi Gubernur DKI nomor 132/2009 tentang penertiban bangunan. Dasar dari penandatanganan Instruksi Gubernur ini adalah lahan makam yang berdiri di atas tanah milik PT Pelindo II, sesuai dengan hak pengelolaan lahan (HPL) Nomor 01/Koja dengan luas 1.452.270 meter persegi. Sumber: Tribunnews.com

    Ada beberapa kontroversi di sekitar makam Mbah Priok, diantaranya:

        Dikatakan oleh Sukoco, Juru Catat TPU Semper, bahwa jasad Habib Hasan Al Hadad atau Mbah Priok sudah dipindahkan dari TPU Dobo Koja ke TPU Semper. Sumber: Tribunnews.com 2
        MUI mengatakan bahwa sebenarnya Mbah Priok lahir pada abad 18 dan meninggal pada tahun 1927. Sedangkan dari legenda, dikatakan Mbah Priok lahir pada abad 17 dan meninggal pada abad 18. Sumber: Tempo
        MUI menyangkal Mbah Priok sebagai penyiar agama Islam, melainkan hanya seorang awak kapal dagang.
        Tentang praktek keagamaan di sekitar makam, MUI menyatakan ada penyimpangan. Seperti larangan para peziarah untuk berpakaian serba putih, pengunjung yang diharuskan melangkah mundur dan dilarang memalingkan wajahnya dari lokasi makam ketika hendak meninggalkan lokasi makam, dan keyakinan air mineral yang dibawa ke dalam makam dapat membawa berkah dan sama nilainya dengan air zam-zam di Makkah. Sumber: Kompas

    Terhadap butir ke 1, menurut logika saya, untuk pemindahan jenazah, tentunya tidak mungkin dilakukan tanpa sepengetahuan ahli waris, karena melanggar hukum. Dan jika yang dipindahkan jenazah seseorang yang dianggap suci, tentunya akan jauh lebih sulit dilakukan tanpa sepengetahuan orang lain di sekitar makam.

    Untuk butir ke 2 dan 3, saya tidak punya kapasitas untuk mengomentari.

    Sedangkan untuk butir ke 4, tentang praktek keagamaan. Menurut saya pribadi, sah-sah saja dilakukan selama tidak membahayakan atau merugikan orang lain. Toh praktek seperti itu dasarnya hanya kepercayaan masing-masing saja. Lagipula di semua tempat keramat pasti memiliki ‘tata caranya’ masing-masing. Jadi mengapa hanya makam Mbah Priok saja yang dipersoalkan?

    Setelah saya telusuri lebih lanjut, ternyata Ketua tim pengarah pengkajian MUI yang meneliti makam Mbah Priok tersebut adalah… KH Ma’ruf Amien. Tentu masih ingat dengan beliau, yang pernah menjadi saksi memberatkan di persidangan Ahok. Saat itu persidangan berjalan panas ketika KH Ma’ruf Amien menyangkal pernah ditelpon SBY sebelum mengeluarkan Surat sikap keagamaan MUI tentang Ahok sebagai penista agama dan ulama, Hmmm…

    Dapat dibayangkan keputusan Ahok untuk menjadikan kawasan makam Mbah Priok menjadi cagar budaya tentunya menabrak berbagai ‘kepentingan’ dan banyak orang penting. Sama sekali bukan sesuatu yang mudah dilakukan, dan sangat tinggi resikonya. Sepertinya tidak sepadan untuk dilakukan jika hanya ingin mendulang suara di masa Pilkada ini.

    Tapi bagi Ahok, apalah artinya hidup jika takut memperjuangkan keadilan sosial bagi warga? Buktinya hanya di jaman Ahok, permasalahan sengketa lahan makam Mbah Priok dapat diselesaikan. Jika masih ada orang yang menganggap Ahok menista agama Islam, kemungkinan ada dua, mata hatinya sudah buta, atau ada kepentingan lain yang sedang diperjuangkan.

    #menolaklupa

    Justice is truth in action…

    Penulis :  Yaya   Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Keren! Mesjid Apung Mbah Priok Hasil Karya Ahok Sang Terdakwa Penista Agama Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top