728x90 AdSpace

  • Latest News

    Rabu, 08 Maret 2017

    Jokowi dan System Ikan Tongkol

     Bayangkan gini aja. Kita punya tanah. Tanah ini di daerah strategis. Kalau dibangun losmen misalnya, tentu akan menghasilkan uang. Tapi darimana duit buat bangun losmen, sedangkan uang kita habis?

    Cara paling mudah adalah kerjasama. Kita ajak kerjasama orang yang punya duit. "Bangunin dong losmen di tanah gua.."

    "Trus keuntungan gua apa?" Kata si yang punya duit.
    "Selama 10 tahun, hasil dari losmen kita bagi 50:50. Sesudah itu, semua bangunan diatas tanah gua jadi milik gua, begitu juga keuntungannya..".

    "Ah, rugi gua.." Kata si punya duit. "Masak gua yang keluar duit, resiko di gua kalo gagal, tapi kalo untung lu yang banyakan?".

    Nah, ini enak bahasnya sambil seruput kopi. "Gini, lu gak usah pake duit pribadi lu. Pinjem aja ke bank. Nama lu kan bagus di Bank, pasti cair kreditnya. Entar gua buatin hitung-hitungannya yang bank pasti untung. Lu juga untung, soale ga ngeluarin duit tapi dapet keuntungan selama 10 tahun. Jaminannya ya tanah gua itu yang diatasnya dibagun losmen. Gak rugi, kan? Lu cuman nama doang, semua resiko gua yang tanggung.."

    "Trus, kalo gada yang nginep gimana? Kan rugi.." kata si punya duit.
    "Gak mungkin gada yang nginep. Soale tiap bulan ada aja yang nginep, sewa kamar. Kebetulan tanah gua strategis banget dan gua dah dapat kontrak untuk sewa seluruh kamar setahun dari pabrik. Jadi gak mungkin rugi.."

    "Kalo gitu, kenapa ga minjem sendiri ke Bank ?" Tanya si punya duit. "Bisa sih, tapi gua dah kebanyakan minjem buat invest di tempat lain. Nama lu bagus dan lu punya jaminan tambahan, pasti Bank mau cairin gede diluar kapasitas gua.."

    Si punya duit tersenyum. "Menarik juga investasi losmen gak pake duit sendiri, tapi pake duit bank.."
    Kita juga tersenyum, "Lumayan gak keluar modal, tapi losmen terbangun. 10 tahun lagi losmen dan semua keuntungan di dalamnya milik gua. Si punya duit untung, Bank untung, gua juga untung.."

    Akhirnya terjadi kesepakatan yang tertuang dalam perjanjian "Kerjasama pembangunan losmen Ikan Tongkol".

    Begitulah gambaran sederhana kerjasama Indonesia-Saudi dalam pembangunan kilang dan semua model investasi disini. Saudi adalah si punya duit dan Jokowi adalah kita.

    Model kerjasama ini jauh lebih menarik daripada hutang terus ke Bank. Karena model Bank seperti IMF dan World Bank, kalau minjemin duit sukanya ngatur-ngatur kita harus ngapain. Inget kan dulu foto dimana mantan Presiden Soeharto tanda-tangan utang ke IMF dan si Direkturnya dengan lagak bos melipat tangan di dada sambil mengawasi?

    Kalau kerjasama gini kan enak, gada yang jadi boss dan gada yang jadi budak. Posisinya sama, rekan kerja.


    Dan model investasi beginilah yang juga diterapkan Jokowi ketika membangun infrastruktur seperti jalan tol, rel kereta dan segala macam. Kita punya uang sih, tapi lebih bagus dibuat investasi di negara lain, sedangkan disini biar orang lain yang invest. Pintar kan? Sana, ambil sepedanya... Seruput..

    Sumber : DennySiregar.com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Jokowi dan System Ikan Tongkol Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top