728x90 AdSpace

  • Latest News

    Selasa, 14 Maret 2017

    Dubes Bani Dungdungpret Itu Akhirnya Dilengser Keprabonkan Presiden Jokowi

    Anda masih Ingat Yusron Ihza Mahendra? Duta Besar RI di Jepang yang juga adik kandungnya Yusril Ihza Mahendra yang pernah bikin heboh negeri ini dengan cuitannya di akun Twitter-nya, @YusronIhza_Mhd, yang bernuansa SARA ketika Yusril Ihza Mahendra dulu maju sebagai calon Gubernur DKI Jakarta melawan Ahok?

    Menurut Yusron, gaya Ahok selama ini dapat menimbulkan kerusuhan atau kesenjangan sosial di kalangan masyarakat etnis Tionghoa. Satus Twitternya Yusron kala itu sama sekali tidak mencerminkan ciri khas orang Indonesia yang menjunjung tinggi keberagaman, sehingga berpotensi memecah belah persatuan bangsa.

    Demi memuluskan ambisi Yusril Ihza Mahendra menjadi Gubernur DKI Jakarta saat itu, Yusron mempertaruhkan kredibilitasnya sebagai Duta Besar yang terhormat yang mewakili bangsa ini di negeri Sakura. Yusron sengaja menggelindingkan isu SARA sebagai senjata yang ampuh untuk menjatuhkan kredibilitas Ahok dan memuluskan langkah Yusril maju sebagai calon Gubernur DKI Jakarta.

    “2- mk mohon ahok tdk arogan dlm memerintah. Kasihan dg Cina2 lainnya yg miskin, baik & tdk salah mrk jd korban”

    Isu SARA memang sarana ampuh yang sangat efektif yang sengaja dimanfaatkan oleh para kaum Bani Dungdungpret menjelang Pilpres DKI 2017 ini. Tujuan mereka sudah jelas, yaitu untuk menyebar citra negatif Ahok yang mereka cap Cina kafir.

    Para kaum Bani Dungdungpret tidak kenal lelah menghasut masyarakat pemilih DKI Jakarta dengan isu-isu SARA. Mereka senantiasa menggelontorkan isu-isu SARA ke permukaan karena sangat efektif mempengaruhi publik.

    Karena kalau bicara soal adu program kerja dan prestasi serta hasil nyata yang telah diraih Ahok, jelas para kaum Bani Dungdungpret itu tidak akan bisa berkutik melawan Ahok, itulah sebabnya satu-satunya cara yang tersisa, yaitu menggunakan isu SARA.

    Padahal politik itu seperti air yang ada pasang surutnya, sama seperti roda yang kadang diatas, kadang dibawah, sama seperti hari, ada siang ada malam. Tapi karena kaum Bani Dungdungpret sudah tidak punya harapan lagi untuk melengserkan Ahok, maka isu SARA adalah harapan mereka yang tersisa untuk menghancurkan Ahok.

    Setelah sekian lama kehebohan itu terkubur, kini Presiden Jokowi yang ambil alih sebagai eksekutor. Jokowi akhirnya menggantikan Yusron Ihza Mahendra dengan Ir Arifin Tasrif sebagai Duta Besar RI di Jepang.

    Poin penting yang perlu digarisbawahi dari pelengseran Yusron Ihza Mahendra, yaitu bahwasanya kebahagiaan dan penderitaan seseorang disebabkan oleh ulah diri sendiri. Jabatan di dunia ini hanya sementara, senantiasa berubah dan tidak dapat dipertahankan. Oleh karena itu jaga mulut dan jaga hati sebagai senjata pelindung diri yang mumpuni.

    Selamat buat pak Ir Arifin Tasrif sebagai Dubes RI untuk Jepang di KBRI Tokyo. Semoga sumbangsih dan perjuangan bapak sebagai perwakilan bangsa di negeri Sakura dapat memberi manfaat yang besar bagi kepentingan ibu pertiwi.

    FYI, ada 17 Duta Besar yang diganti Presiden Jokowi. Ke-17 Duta Besar RI itu dilantik Presiden Jokowi di Istana Negara pada hari Senin tanggal 13 Maret 2017 kemarin. Berikut ini 17 Duta Besar yang dilantik Presiden Jokowi.

    1. Drs Hasan Kleib MA sebagai Dubes RI untuk Swiss di KBRI Jenewa

    2. Drs Priyo Iswanto MA sebagai Dubes RI untuk Kolombia di KBRI Bogota

    3. Mayjen TNI (Purn) Dr Ir Arief Rachman MM MBA sebagai Dubes RI untuk Afghanistan di KBRI Kabul

    4. Drs Rahmat Pramono MA sebagai Dubes RI untuk Kazakhstan di KBRI Astana

    5. Prof Dr Ikrar Nusa Bhakti sebagai Dubes RI untuk Tunisia di KBRI Tunis

    6. Drs Nur Syahrir Rahardjo sebagai Dubes RI untuk Bahrain di KBRI Manama

    7. Tantowi Yahya sebagai Dubes RI untuk Selandia Baru di KBRI Wellington

    8. Drs Darmansjah Djumala MA sebagai Dubes RI untuk Austria di KBRI Wina

    9. Drs Sahat Sitorus sebagai Dubes RI untuk Timor Leste di KBRI Dili

    10. Drs Yohanes Kristiarto Soeryo Legowo, sebagai Dubes RI untuk Australia di KBRI Canberra

    11. Drs Umar Hadi MA, sebagai Dubes RI untuk Korea Selatan di KBRI Seoul

    12. Drs I Gusti Ngurah Ardiyasa sebagai Dubes RI untuk Sri Lanka di KBRI Kolombo

    13. Prof Dr Yuddy Chrisnandi ME sebagai Dubes RI untuk Ukraina di KBRI Kiev

    14. Ir Arifin Tasrif dicalonkan sebagai Dubes RI untuk Jepang di KBRI Tokyo

    15. Drs Andy Rachmianto MPhil sebagai Dubes RI untuk Yordania di KBRI Amman

    16. Dra RA Esti Andayani sebagai Dubes RI untuk Italia di KBRI Roma

    17. Komjen Pol (Purn) Sjahroedin Zainal Pagaralam SH sebagai Dubes RI untuk Kroasia di KBRI Zagreb.

    Kura-kura begitu.


    Penulis : Argo    Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Dubes Bani Dungdungpret Itu Akhirnya Dilengser Keprabonkan Presiden Jokowi Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top