728x90 AdSpace

  • Latest News

    Kamis, 30 Maret 2017

    Djarot Kembali Lagi Menampar Muka Sandiaga Uno Soal KJP Plus

    Djarot kembali lagi menampar muka Sandiaga Uno secara tidak langsung. Kali ini Djarot memberi tanggapan jelas dan cerdas atas program KJP Plus yang sedang ramai-ramainya digemborkan oleh Sandiaga Uno dan pasangannya. Bagaimana tidak, program KJP adalah inisiasi dari Jokowi Ahok sejak maju di Pilkada Jakarta 2012 silam. Program ini pun menuai kesuksesan tinggi di era Ahok. Sistem yang dibangun dengan sangat baik oleh Ahok setelah ditinggal oleh Joko Widodo mendapatkan respon dan kepuasan yang tinggi dari warga DKI.

    Namun demi kepentingan politik tingkat tinggi di Pilkada DKI Jakarta 2017, Anies Sandi pun mencaplok program ini. Bahkan tanpa malu menggembar-gemborkan program ini akan dijalankan secara plus dengan berbagai improvisaasi dan pernak-pernik lain. Seolah mereka yang mencetuskan program ini. Bahkan terkesan berlagak sombong. Padahal kalau mau jujur, improvisasi KJP Plus yang mereka tawarkan adalah lebih ke bentuk plagiarisme dalam dunia akademik. Namun dalam kampanye politik tak mengenal istilah ini.

    Apapun itu, biarlah itu menjadi strategi mereka dalam meraih kekuasaan. Namun ada perkembangan menarik akan KJP Plus ini. Setelah beberapa waktu lalu pengusaha super kaya ini terkesan sangat merendahkan Djarot dengan mengatakan Djarot tak mengerti, kali ini Djarot menguliti KJP Plus yang dimaksud. Bahkan ini lebih cocok dikatakan sebagai tamparan keras.

    Dikutip dari detik.com, begini isi tanggapan Djarot:

        “Itu kan Pak Sandi itu banyak melakukan improvisasi, sekarang kalau seperti ini katanya niru program, sing niru sopo? Kalau seperti ini ya nggak pake ‘plus-plus’ saya sambut baik tetapi kalau seperti itu bisa masuk nggak dalam APBD?” kata Djarot di sela-sela acara Pengajian Golkar Pesanggrahan di Balai Rakyat Bintaro, Jakarta Selatan, Rabu (29/3/2017).

        Djarot juga bertanya-tanya soal sumber dana dari KJP Plus sementara yang digadang-gadang Sandiaga ini.

        “Sekarang begini kalau seperti itu kan berarti nanti duitnya dari duitnya sendiri atau duit APBD? Kalau duit dari duit beliau sendiri kan nggak masalah, kan Pak Sandi juga masuk pengusaha super kaya,” sambungnya.

        Djarot menuturkan saat ini dirinya tinggal melanjutkan program yang telah terlaksana, terkecuali program Kartu Jakarta Lansia (KJL) yang masih dalam pendataan. Program ini pun belum berani diluncurkan sebelum data terverifikasi.

        “Kalau kami ini kan ya sudah berjalan, apapun sudah berjalan. Yang belum berjalan kan cuma Kartu Jakarta Lansia yang dalam bentuk cashless karena masih dalam bentuk pendataan. Itu pun kami juga nggak berani mengeluarkan kartu, nggak berani,” papar Djarot.

        “Makanya sekarang kan masih pendataan, masih pendataan nggak berani, sambil nanti kita ajukan anggarannya. Sebelum ada kepastian kami nggak berani,” sambungnya.

        Dalam beberapa kali kampanye, Sandiaga membawa dummy KJP Plus yang ditunjukkan kepada warga. Dia juga mengabsen warga yang belum menerima KJP.

        “Ada yang belum dapat KJP di sini? Nanti daftar di sini, bisa ambil KJP Plus sementara. Nanti tanggal 19 (April) kalau lolos kita pasti kasih,” kata Sandiaga di Kelurahan Joglo, Jakarta Barat, Selasa (28/3) (Sumber https://news.detik.com/berita/d-3459874/djarot-tanya-anggaran-kjp-plus-sementara-versi-sandiaga?_ga=1.242165954.154013614.1486220117).

    Tanggapan yang sangat mengena dan menjelaskan duduk perkara secara jelas. Sebelumnya Sandiga Uno maupun Anies Baswedan akrab mengklaim bahwa Ahok Djarot meniru program yang mereka buat. Dengan pede dan berani bahwa mereka yang mencetuskan pertama kali, contohnya KLJ. Fakta-fakta memang sudah dibeberkan oleh Ahok soal KJL.

    Meskipun masyarakat sudah tahu fakta kebenaran sebelumnya, namun banyaknya kaum sumbu pendek dan kaum bumi datar membuat fakta ini terbalik. Untung Djarot membongkar ini agar kiranya masyarakat yang masih bisa ditolong dapat mengetahui fakta sebenarnya sehingga dapat dievakuasi.

    Sudah terlalu banyak kebohongan yang beredar. Untuk itu perlu sekali fakta kebenaran diungkap. Bertanya adalah salah satu cara membuka fakta itu. Dan ini sudah dilakukan oleh Djarot.

    Tanggapan dan pertanyaan Djarot ini adalah pertanyaan orang yang mengerti fakta dan kondisi sebenarnya. Sebab dia paham betul KJP dan memiliki pengalaman berharga dalam menyukseskan program ini.

    Jika ingin jujur, sebuah program yang telah dikerjakan oleh orang A seharusnya tidak lagi dapat dijadikan program oleh orang B. Karena itu sudah milik orang A dan sudah berjalan. Tetapi itulah, di Pilkada DKI ini justru ini dilanggar. Seharusnya ini sudah tergolong plagiarisme kalau dalam dunia akademik dan plagiarisme itu sebuah pencurian.

    Pencerahan dari si kaya hati ini seharusnya sudah membuka hati dan pikiran warga DKI. Sebab si pengusaha super kaya ini tidak akan sadar. Hanya warga Jakarta yang bisa menyadarkan dia dengan Ahok Djarot menang pada 19 April nanti.

    Salam Indonesia Jangan Diam


    Penulis :  Junaidi Sinaga  Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Djarot Kembali Lagi Menampar Muka Sandiaga Uno Soal KJP Plus Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top