728x90 AdSpace

  • Latest News

    Senin, 13 Maret 2017

    Cerita Djarot Dan Pemukulan Pengawalnya

    Ada yang sudah membaca tulisan saya sebelumnya yang berisi video dimana Pak Djarot diteriaki “kafir”, diusir dan dilempari oleh pendukung Cagub-Cawagub tetangga ???

    Silahkan klik di https://seword.com/politik/video-wawancara-pak-djarot-setelah-diusir-oleh-pendukung-anies-sandi/

    Ternyata, tidak hanya Pak Djarot yang diteriaki “kafir”, dicaci maki bahkan diusir oleh pendukung Anies-Sandi saat tiba di acara di Mesjid At-Tin kemarin ternyata pengawal beliau juga mengalami pemukulan.

    Di sela-sela agenda blusukannya di Kelurahan Grogol Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (12/3), mantan Wali Kota Blitar itu membenarkan terjadinya pemukulan yang dilakukan jamaah, namun kata dia, bukan dirinya yang menjadi korban pemukulan, melainkan pengawalnya.

    “Ada yang bilang saya dipukul. Semalam banyak yang menelepon menanyakan hal itu. Yang dipukul itu pengawal saya,” ungkap Djarot.

    Djarot mengungkapkan, pengawalnya yang dipukul itu merupakan anggota kepolisian. Tapi, menurut Djarot saat itu dirinya memperingatkan pengawalnya untuk tidak membalas.

    “Polisi lho yang dipukuli. Dia itu bawa pistol, tapi saya sudah bilang hati-hati, jangan melawan mereka yang belum sadar,” jelas Djarot yang dimuat oleh media online ini.

    Untuk menghargai pengawalnya yang tak membalas perlakuan tersebut, Djarot mengaku langsung mengajak sang pengawal makam malam.

    ”Dia pasti lelah setelah dipukul. Untuk sekadar menghibur, saya ajak dia makan,” tandas Djarot seraya tersenyum seperti yang dilansir oleh media online ini.

    Berikut adalah video hasil wawancara Pak Djarot saat beliau makan di kaki lima bersama pengawalnya yang dipukul  dan “diusir” oleh pendukung Cagub dan Cawagub tetangga :

    Mari kita perhatikan ucapan Pak Djarot dalam rentang waktu dari menit 1.45 sampai menit 2.34, yang intinya beliau mengatakan seperti ini :

        Niat saya baik dan ikhlas dan tidak menyakiti hati mereka

        Mereka mungkin belum kenal saya aja.

        Apa saya pernah memaki-maki mereka ???

        Menista mereka ???

        Membenci mereka ???

        Makanya saya senyum saja

        Mudah-mudahan orang seperti itu dibukakan pintu hatinya

        Diberikan cahaya

        Diberikan Kesadaran

        Bahwa Islam tidak seperti itu

        Nilai-nilai Islam tidak seperti itu

        Itu bukan wajah Islam

        Apalagi sesama Muslim

    Wow, saya tidak menyangka seorang Pak Djarot yang sudah dicaci maki, diteriaki “kafir” sampai pemukulan pengawalnya oleh pendukung Cagub-Cawagub tetangga yang berlagak santun dan manis dalam berkata-kata ternyata Pak Djarot masih tetap bisa tersenyum dalam kumpulan puluhan ribu orang. Bagaimana jika kita berada di posisi yang sama ya ??? Hmmm

    Bagi pendukung Anies-Sandi yang sudah berteriak lantang mengatakan Pak Djarot dengan kata “kafir” dan kata makian lainnya saya ingin bertanya beberapa hal berikut ini :

    Apakah itu nilai-nilai Islam versi kalian ???

    Apakah itu wajah Islam versi kalian ???

    Apakah itu ajaran Islam terhadap sesama muslim versi kalian ???

    Saya juga seorang muslim yang sejak kecil diajarkan bahwa Islam itu ramah bukan marah seperti yang kalian tunjukkan kemarin malam.

    Saya juga belajar sejarah Islam bagaimana ADAB Nabi Muhammad SAW yang memberi makan dan menyuapi seorang Yahudi buta yang meludahi beliau…

    Apakah Nabi Muhammad SAW pernah meneriaki tamunya “kafir” seperti yang kalian lakukan kepada Pak Djarot kemarin malam ???

    Jika Nabi Muhammad SAW saja mempunyai ADAB yang BAIK kepada seorang Yahudi buta yang meludahi beliau, tetapi kalian malah berlaku kasar pada Pak Djarot yang juga seorang Muslim ???

    Islam itu adalah agama yang ramah dan rahmat bagi seluruh alam, lalu apakah agama kalian yang meneriaki Pak Djarot yang seorang muslim dengan kata “kafir” dan caci maki lainnya ???

    Islam itu disebarkan kepada orang lain dengan santun dan menggunakan adab yang baik, tetapi kalian malah “mengkafirkan” sesama muslim ???

    Bukankah Rasulullah MELARANG KERAS memanggil seorang muslim lainnya dengan sebutan “kafir” tetapi kalian malah “mengkafirkan” Pak H. Djarot semalam ???

    Mudah-mudahan kalian bisa mempelajari beberapa hadits berikut ini :

        Dalam hadits yang lain Rasulullah bersabda, Dari Abu Dzar Radhiyallahu ‘anhu, beliau mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,”Tidaklah seseorang menuduh orang lain dengan kata fasiq, dan menuduhnya dengan kata kafir, kecuali tuduhan itu akan kembali kepada si penuduh jika orang yang tertuduh tidak seperti yang dituduhkan. [HR Bukhari]

        Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda. Apabila ada seseorang yang mengkafirkan saudaranya (seiman-red) maka salah satu dari keduanya akan tertimpa kekufuran. [HR Muslim].

        Barangsiapa yang berkata kepada saudaranya, “hai orang kafir,” maka kata itu akan menimpa salah satunya. Jika benar apa yang diucapkan (berarti orang yang dituduh menjadi kafir); jika tidak, maka tuduhan itu akan menimpa orang yang menuduh. [HR Muslim].





    Setelah membaca tulisan saya ini, saya ingin bertanya beberapa hal :

    Masihkah Anda merasa BANGGA dengan mengatakan “kafir” kepada Pak H. Djarot semalam ???

    Masihkah Anda merasa BANGGA dengan mencaci maki Pak H. Djarot semalam ???

    Masihkah Anda merasa BANGGA dengan melempari Pak H. Djarot semalam ???

    Masihkah Anda merasa BANGGA dengan memukul pengawal Pak H. Djarot semalam ???

    Dengan meneriaki Pak H. Djarot sebagai “kafir”, mencaci maki, melempari bahkan memukul pengawal beliau, apakah Anda merasa melaksanakan Islam dengan baik ???

    Atau Anda malah makin mempermalukan “nama” Islam di depan umat lainnya ???

    Islam itu ramah bukan marah-marah seperti yang kalian lakukan semalam…

    Islam itu menjunjung tinggi adab baik sesama muslim maupun non muslim sekalipun, lalu apakah agama yang kalian anut sehingga kalian boleh melakukan tindakan anarkis seperti semalam ???

    Silahkan berpikir jernih agar kita tidak menjadi bagian dari Front Perusak (nama) Islam…



    Penulis : Nafys   Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Cerita Djarot Dan Pemukulan Pengawalnya Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top