728x90 AdSpace

  • Latest News

    Kamis, 30 Maret 2017

    Ahok Sidang Sampai Malam, Veronica Blusukan Lansia, Benar-Benar Partner Sejajar Ahok

    Kemarin, Rabu (29/3/2017), ada hal yang tidak biasa terjadi. Sidang Ahok yang biasanya dilakukan hari selasa dipindahkan ke hari Rabu untuk menghormati Hari Raya Nyepi. Keramaian pun pindah dari hari selasa ke hari rabu. Tetapi selain ketidakbiasaan itu ada satu lagi peristiwa tidak biasa yang terjadi. Apa itu?? Ya, blusukkan Veronica Tan mengunjungi lansia-lansia sakit.

    Ahok yang biasanya melakukan blusukan mengunjungi lansia-lansia sakit untuk mengecek pelaksanaan program ‘ketuk pintu dengan hati’ terpaksa tidak bisa melakukan kegiatan tersebut. Ahok memang sudah menjadikan agenda blusukan lansia ini di putaran kedua untuk memanfaatkan cuti kampanyenya. Ahok yang mengaku hanya bisa kerja, bukan kampanye, melakukan blusukan untuk mengecek pelaksanaan program tersebut.

    Karena Ahok harus menjalani sidang sampai malam hari, maka Veronica lah yang menggantikan Ahok melakukan pengecekan dan blusukkan lansia. Veronica terlihat melakukan blusukkan dengan ditemani seorang dokter dan staf untuk melakukan pengecekan terhadap program ‘ketuk pintu dengan hati’ serta sudah sejauh mana puskesmas melakukan pelayanannya.

    Blusukkan Veronica dilakukan di daerah Kelurahan Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat. Veronica mengunjungi beberapa lansia untuk bisa mengetahui kondisi mereka dan bisa segera diatasi setiap kendala-kendala yang mereka hadapi. Blusukan ini memang efektif untuk bisa mengetahui dan mendengar langsung keluhan para lansia.

    Veronica pertama kali mendatangi seorang kakek bernama M Achsan (68) yang menderita stroke dan susah berjalan. Veronica mengajaknya mengobrol.

        “Lihat saya, Pak? Saya Ibu Ahok. Ini kami dari tim yayasan kanker. Kami kan ada pelayanan dokter. Hari ini saya coba datang keliling, coba bantu,” kata Veronica memperkenalkan diri.

    Di sana, Veronica juga berbincang dengan seorang perempuan yang tinggal sendirian. Selama ini perempuan itu dibantu oleh tetangga sekitarnya. Saat berbincang dengan Veronica, perempuan tersebut tampak menangis.

        “Tinggalnya sendirian ya, sama tetangga aja. Nanti dibantu,” ucap Veronica.

    Kehadiran Veronica ini memang membuat para lansia dan keluarga mereka sangat senang. Bahkan, membuat mereka merasa sangat diperhatikan oleh kepala daerah mereka. Hal yang sangat mustahil terjadi sebelum Ahok menjadi Gubernur. Lansia sakit yang tidak mampu mengadu dan berobat sendiri, tertolong sekali dengan adanya program ini. Namun, sayangnya program ini belum berjalan dengan baik.

    Veronica menemukan masih belum maksimalnya pelayanan melalui program ‘ketuk pintu dengan hati’. Petugas yang memang dikhususkan untuk program ini memang sudah datang, tetapi belum begitu optimal dalam pengaplikasiannya.

        “Permasalahan lansia rata-rata kaki, osteoporosis, sama batuk ya rata-rata di sini. Mungkin paru-paru, sama stroke. Ada sih sebenarnya pintu hati ada datang, tapi ini cuma yang perlu kita tahu seberapa mereka kembali (ke rumah sakit untuk kontrol). Karena kan itu tergantung obat. Sama harus kalau yang memang sudah rada berat kan memang harus balik (kontrol) ya,” sebutnya.

    Pelayanan kepada lansia memang menjadi prioritas utama Ahok-Djarot dalam waktu dekat ini. Selain program ‘ketuk pintu dengan hati’, ada juga program Kartu Jakarta Lansia (KJL) yang akan segera diluncurkan. Semua demi kesejahteran dan kualitas hidup yang lebih baik untuk para lansia. Apalagi lansia memang kurang diperhatikan kondisinya belakangan ini.

    Ahok yang sidang sampai malam sepertinya tidak perlu lagi minta maaf karena tidak bisa blusukan menemui warga. Karena sudah ada sang isteri yang bisa menggantikan blusukannya saat Ahok sedang sidang. Kualitas kunjungan pun tidak kalah dengan Ahok. Sampai seorang nenek bisa begitu dalam cerita dan menangis kepada Veronica. Hal yang mungkin tidak akan terjadi kalau cerita sama Ahok.

    Ahok ternyata tidak sedang gombal ketika mengatakan bahwa Veronica adalah partner yang sejajar bagi dirinya. Blusukkan ini adalah bukti tidak terbantahkan. Gaya blusukannya pun sama, sangat dekat dengan para lansia, dan tidak terlihat canggung sedikit pun berdekatan dengan warga miskin. Veronica bisa gantikan sang suami ketika sedang berada di persidangan.

    Hal ini sebuah keberuntungan luar biasa bagi Jakarta. Bukan hanya dapat Gubernur koppig dan bergaya jongos yang melayaninya sangat maksimal, tetapi juga mendapatkan seorang Ibu Gubernur yang bisa menjadi partner sejajar Gubernur Koppig tersebut melayani warga. Paket lengkap dan sempurna bagi warga yang menginginkan Gubernur dan isteri Gubernur yang tidak pakar berkata-kata, melainkan pakar bekerja dan melayani.

    Keberuntungan yang saat ini sedang diintai oleh daerah lain kalau Jakarta tidak mau mempertahankannya. Karena Ahok bukanlah seorang yang ambisius menjadi Gubernur Jakarta, melainkan seorang yang ambisius terhadap kerjanya melayani warga Jakarta jika masih dipekerjakan oleh warga Jakarta. Sama seperti di Babel, dia tidak akan ngotot jadi Gubernur kalau memang tidak dikehendaki Tuhan dan warga Jakarta.

    Dan kalau merujuk kepada pernyataan Anies Baswedan, maka cagub seperti Ahok inilah yang harus kita dukung untuk menjadi Gubernur DKI Jakarta 2017-2022.

    Salam Partner Sejajar.


    Penulis :  Palti Hutabarat  Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Ahok Sidang Sampai Malam, Veronica Blusukan Lansia, Benar-Benar Partner Sejajar Ahok Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top