728x90 AdSpace

  • Latest News

    Kamis, 02 Maret 2017

    Ahok Bertemu Raja Salman, FPI Segeralah Taubat

    4 hari yang lalu saya menuliskan “FPI Malu, Raja Salman Tak Berniat Temui Rizieq Shihab”. Dalam paragraf terakhir saya tulis beberapa kalimat seperti berikut :

    Mari kita menikmati secangkir kopi khas Nusantara, sambil menunggu lagu “menanti sebuah jawaban” yang tentunya bukan lagu Padi.

    Akhirnya lagu yang dinanti dijawab oleh Ahok yang ikut menyambut kedatangan Raja Salman. Dan ini dapat menjelaskan, bahwa tuduhan kafir yang dihujamkan kepada Basuki oleh FPI dan para pendukungnya adalah tuduhan yang sesat. Bagaimana mungkin Ahok bisa menyambut Raja penjaga dua kota suci umat Islam yaitu Raja Salman, jika ia adalah kafir. Dalam hal ini saya ingin menyapa dengan pertanyaan sederhana “apa kabar FPI?”

    Disisi lain terjawab pula tentang klaim yang mengatakan siapa yang tidak mendukung FPI untuk melawan penoda agama yaitu Ahok disebut kafir dan munafik. Hari ini makin terjawab bahwa FPI hanya ormas biasa, semoga para simpatisannya yang terjebak dengan politik identitas tercerahkan.

    Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dijadwalkan bakal mendampingi Presiden Joko Widodo menyambut kedatangan Raja Arab Saudi, Salman Bin Abdul Aziz Al-Saud di Bandar Udara Halim Perdanakusuma Jakarta Timur, Rabu (1/3/2017) siang.

    Saat ditanya apa yang bakal dilakukannya saat bertemu dengan Raja Salman, Ahok hanya menjawab singkat.

    “Kalau menerima orang ya salaman dong,” kata Ahok di Balaikota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (1/3/2017).

    Yang menyebutkan mana mungkin Raja Salman bersalaman dengan kafir versi FPI dan pendukungnya beberapa hari yang lalu, sudah terjawab ya hari ini. So, mau dibantah dengan teori apalagi. Mari adil sejak dalam pikiran. Ahok sudah bertemu Raja Salman, bully-an kalian yang mengatakan tidak mungkin pada waktu itu, sudah terjawab. Ini bukan saja nyata tapi kenyataan.

    Sudah banyak opini mengenai Ahok akan bertemu Raja Salman. Namun saya juga hendak menuliskannya dan sedikit bersabar agar menghindari hoax dan tidak terjebak pada penggorengan berita yang memicu bersumbu pendek, cepat terbakar cepat pula memerah.

    Dimana beberapa hari yang lalu tersiar dan tertulis kabar, Bahwa protokoler Pemprov DKI menerima surat dari Sesneg perihal undangan resmi dari Raja Salman kepada Ahok selaku Gubernur DKI Jakarta untuk bertemu pada tanggal 2 Maret 2017 nanti.

    Lalu hari ini menjadi jelas semua. Seperti yang dikabarkan detik.com, Gubernur DKI Basuki T Purnama (Ahok) meninggalkan kantornya di Balai Kota, Jakarta Pusat menuju Bandara Halim Perdanakusmah, Jakarta Timur. Ahok ke Bandara Halim untuk turut serta menjemput Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz.

    Ahok keluar dari ruangannya di Balai Kota sekitar pukul 11.30 WIB. Ahok keluar dengan mengenakan kemeja putih dan dasi berwarna emas. Sebelum meninggalkan Balai Kota, Ahok sempat berfoto dengan beberapa warga yang menunggunya.

    Ahok dipastikan dan disebutkan sudah menunggu kedatangan Raja Salman bersama Presiden dan beberapa menteri. Saya berpikir sedikit tersenyum manis. Raja Arab akan bertatap muka dan bersalaman dengan Ahok, sementara raja demo di Nusantara yang menyebut diri sebagai front pembela islam yang disebut akan bertemu Raja Salman justru dibantah oleh kedubes dan kemenlu.

    Untuk diketahui, Ahok yang disebut “penista agama” oleh Rizieq Shihab bersama ormas yang ia pimpin yaitu FPI, tak tinggal juga para simpatisannya. Justru memperhatikan umat islam, hal ini dapat kita lihat ketika Ahok berharap kepada Raja Salman untuk penambahan kuota haji.
    Ahok mengaku memiliki harapan khusus untuk Raja Arab itu. “Harapannya minimal kuota naik haji ditambah dong,” ujar Ahok di Balai Kota Jakarta, Senin (27/2/2017).
    Hebat bukan, seorang yang dituduh menodai agama justru memperhatikan dan berharap adanya penambahan kuota haji, dimana hal itu bukan agama yang ia yakini. Inilah buah kasih. Masih pantaskah FPI disebut front pembela Islam.
    Semoga dengan pertemuan Ahok dan Raja Salman hari ini, dapat membuat FPI untuk segera taubat dan menyadari diri bahwa mengabdi dengan Tuhan dan Tuan itu berbeda.
    Namun sayangnya banyak yang tidak yakin tentang taubat itu. Hal ini wajar, karena setiap peristiwa yang bersumber dari FPI dan sudah ketahuan salahnya dan biangnya masih tetap ngeles dan beropologi ngotot tetap merasa paling benar.
    Wajahku merah merona dan mendadak berubah warna pink, menjadi sedikit feminim. Ketika melihat Ahok ternyata bertemu dan bersalaman dengan Raja Salman. LOL.
    Meski salaman adalah hal yang sederhana, namun ini menjadi berbeda karena yang melakukannya adalah Ahok yang dituduh penoda agama Islam (versi FPI) dengan Raja penjaga dua kota suci umat Islam. Dan keduanya fine aja.
    Akhhh, akankah ada demo lagi dengan simbol-simbol angka untuk peristiwa Ahok hari ini yang sangat memukau dan menampar dengan ‘cantik’ pasukan Rizieq Shihab.
    Akhir kata, saya tidak bermaksud provokasi, hanya menjawab tulisan beberapa hari yang lalu. Jangan sampai kita terjebak yang kemudian menjadi sumbu pendek. Saya atau mungkin anda seharusnya senang jika ada Rizieq, Novel, Munarman, Bachtiar, ikut menyambut Raja Salman, atau bertemu seperti yang digembar gemborkan lewat media sosial, namun dari semua foto yang saya lihat, saya putus asa mencari pentolan FPI. Ternyata tak ada satupun diantara mereka, justru Ahok yang jelas terlihat bersalaman dan bertatap muka langsung dengan Raja Salman.

    Banyak opini yang berhamburan bahwa Raja Salman mengundang Rizieq Shihab. Sementara pada kenyataannya justru Rizieq diundang oleh DPR. Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud akan berpidato dalam bahasa Arab saat di gedung DPR, besok (2/3). Raja Salman akan berpidato mengenai sikap kemoderatan. Lebih tepatnya Rizieq diundang oleh DPR, dimana DPR ada Fahri dan Fadli yang juga ikut dalam aksi 411, undangan tersebut untuk sama-sama mendengarkan pidato. Jadi yang menyebutkan Rizieq diundang oleh Raja Salman bisa dikatakan gagal paham,  “saking nafsunya”.

    Semua rangkaian peristiwa hari ini tentang kedatangan Raja Salman, lalu Ahok ikut menyambutnya dan bertatap muka serta bersalaman langsung, telah memperlihatkan bahwa sebenarnya urusan politik dan agama memang tidak boleh terlalu dicampuradukan. Arab adalah Negara dan Arab adalah Islam, keduanya tidak terpisahkan tapi keduanya bisa dibedakan. Apalagi FPI, bukan berarti tidak mengikuti FPI adalah kafir dan munafik, FPI hanya ormas biasa, setiapnya tentu punya kepentingan.


     Penulis   :  Muhammad Nurdin Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Ahok Bertemu Raja Salman, FPI Segeralah Taubat Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top