728x90 AdSpace

  • Latest News

    Kamis, 02 Maret 2017

    11 MoU Indonesia-Arab Saudi, Dimana MoU Soal Pelunasan Hutang?



    Ketika kabar Raja Salman akan datang ke Indonesia, seketika penduduk bumi datar langsung histeris. Tersiar berbagai macam kabar yang intinya Raja Salman lebih hebat daripada Jokowi. Ada juga kabar yang dikaitkan dengan kasus Ahok. Pokoknya mereka merasa kedatangan Raja Salman bak Superman yang akan menyelesaikan semua masalah umat Islam di Indonesia. Padahal mereka sendirilah sebenarnya masalah bagi umat.

    Salah satunya adalah sebuah tulisan Oleh Yudhistira Reza B. Tulisan yang dimuat pada dua situs “media Islam”.

    “Raja Salman datang ke Indonesia bukan karena kehebatan jokowi & Menag,Raja Salman lebih paham kondisi Indonesia saat ini daripada sebahagian dari kita…

    Raja Salman tahu pemerintahan jokowi tidak suka Arab Dan menzholimi umat Islam di Indonesia,karena inilah salah satu faktor utama Raja Salman datang ke Indonesia…

    Raja Salman intinya ingin menaikkan harga diri umat Islam Indonesia Dan berkeinginan membayar semua hutang jokowi ke komunis cina Dan investasi besar2an..

    Supaya pemerintah jokowi bebas dari cina komunis & tidak dikendalikan cina lagi,seperti berkata ke jokowi kamu jgn menzholimi umat Islam /membenci Arab…

    Umat Islam tidak miskin,hutang mu ke komunis cina bisa saya bayarin…!! Intinya Raja Salman datang ke Indonesia mau membantu umat Islam yg sedang dizholimi.”

     Tulisan tersebut kemudian disebarkan oleh banyak penduduk bumi datar. Meme-meme senada juga dengan cepat menyebar di media sosial. Rakyat bumi datar bersorak sorai, inilah kekalahan Jokowi dan Ahok. Mereka membayangkan betapa malunya Jokowi kelak dan juga Ahok yang sudah mereka vonis sebagai penista agama.

    Namun sejak dari mendarat saja pipi mereka sudah ditampar dengan Ahok yang bersalaman dengan Raja Salman….*Plak!!

    Kemudian ternyata Raja Salman tidak ada agenda bertemu Rizieq….*Plak!!

    Eh ada undangan menghadiri pidato Raja Salman, sudah girang bukan kepalang ternyata DPR yang mengundang itupun katanya urutan terakhir…..*Plak!!…Plak!!

    Nah penduduk bumi datar, gimana rasanya realita menampar wajah kalian? Pedih? Makanya jangan terlalu sering hidup di negeri dongeng.

    Pemerintah Indonesia menandatangani 11 nota kesepahaman dengan Pemerintah Arab Saudi. Penandatanganan dilaksanakan sejumlah menteri dua negara di Gedung Utama Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/3/2017), dan disaksikan langsung oleh Presiden Joko Widodo dan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud.

    Berikut nota kesepahaman (MoU) kedua negara:

    1. Deklarasi pemerintah Kerajaan Arab Saudi perihal peningkatan pimpinan sidang komisi bersama. Menteri Kabinet Kerja yang menandatangani MoU ini adalah Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

    2. Pendanaan Arab Saudi terhadap pembiayaan proyek pembangunan antara Saudi Fund for Development dan Pemerintah Indonesia. Menteri Keuangan RI dan Wakil Direktur Saudi Fund adalah dua orang yang menandatangani MoU ini.

    3. Nota kesepahaman kerja sama kebudayaan antara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia serta Kementerian Kebudayaan dan Informasi Kerajaan Arab Saudi.

    4. Program kerja sama antara Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia dan Otoritas Usaha Kecil dan Menengah Kerajaan Arab Saudi mengenai pengembangan usaha kecil dan menengah.

    5. Nota kesepahaman antara Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Kementerian Kesehatan Kerajaan Arab Saudi di bidang kerja sama kesehatan.

    6. Nota kesepahaman antara otoritas aero nautica Pemerintah Indonesia dan Kerajaan Arab Saudi.

    7. Program kerja sama Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia dengan Kementerian Pendidikan Kerajaan Arab Saudi dalam bidang kerja sama scientific dan pendidikan tinggi.

    8. Nota kesepahaman antara Kementerian Agama Republik Indonesia dan Kementerian Urusan Islam Dakwah dan Bimbingan Kerajaan Arab Saudi di bidang urusan Islam.

    9. Nota kesepahaman antara Pemerintah Indonesia dan pemerintah Kerajaan Arab Saudi di bidang kerja sama kelautan dan perikanan.

    10. Program kerja sama perdagangan antara Kementerian Perdagangan Republik Indonesia serta Kementerian Perdagangan dan Investasi Kerajaan Arab Saudi.

    11. Perjanjian kerja sama dalam pemberantasan kejahatan antara Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Kementerian Dalam Negeri Kerajaan Arab Saudi.

    Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, Presiden Jokowi telah menginstruksikan menteri-menteri yang menandatangani nota kesepahaman dengan Arab Saudi untuk segera menindaklanjutinya.

    “Untuk menindaklanjuti pertemuan di antara kedua pemimpin, maka kedua pemimpin sepakat untuk segera menindaklanjuti segala kesepakatan itu dengan mengirimkan para menterinya,” ujar Retno (sumber)

    Kok gak ada nota kesepakatan bahwa Raja Salman akan melunasi hutang-hutang Indonesia kepada China? Waduh kalau begini caranya kita jadi terus menerus dikendalikan komunis China dong dan harga diri umat bumi datar jadi ke laut eh ke gurun dong….Lalu mana investasi besar-besaran itu?

    Lalu terdengar suara….Plak!!




    Penulis : Gusti Yusuf      Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: 11 MoU Indonesia-Arab Saudi, Dimana MoU Soal Pelunasan Hutang? Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top