728x90 AdSpace

  • Latest News

    Kamis, 23 Februari 2017

    Sejuknya Melihat KH. Said Aqil Duduk Bersebelahan dengan Ahok

    Siapa bilang KH. Said Aqil Shiradj benci sama Ahok? Kemarin-kemarin saat Ahok berselisih dengan KH. Ma’ruf Amin , KH. Said Aqil Shiradj memang menasihati Ahok agar lebih sopan dengan Sesepuh NU. Kaum sebelah penghuni bumi datar beramai-ramai memberitakan bahwa KH. Said Aqil Shiradj melarang warga NU tidak akan memilih Ahok. Padahal hakikatnya bukan seperti itu. KH. Said Aqil Shiradj hanya memberikan wanti-wanti kepada Ahok agar lebih sopan kepada sesepuh NU karena bisa membuat warga NU tidak memilih Ahok.

    Sebagai Ketua PBNU, KH. Said Aqil Shiradj sudah memerankan posisinya dengan baik. Beliau tidak mau dijadikan alat politik. Beliau tetap dalam koridor berada dalam posisi netral. Hubungan beliau dengan semua paslon juga baik. Tidak ada ceritanya KH. Said Aqil Shiradj terlihat condong ke arah salah satu paslon.

    Berita ini bisa jadi membuat warga bumi datar ketar-ketir. Masyarakat yang mendadak NU juga jenggotnya semakin kebakar. Melihat KH. Said Aqil Shiradj dan Ahok duduk bersebelahan mungkin membuat mereka seperti cacing kepanasan. hehehe

    Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) duduk bersebelahan dengan Ketum PBNU Said Aqil Siroj saat pelantikan pengurus DPP Hanura. Dari kejauhan, keduanya tampak sesekali berbincang. Bahas apa saja sih Pak?

    “Biasa saja, karena beliau sekarang gubernur ya kita bebas-bebas aja bicara, bukan kampanye. Ngobrol masalah pertanahan, pajak tanah yang meningkat,” kata Said saat ditemui seusai acara pelantikan pengurus DPP Hanura di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Rabu (22/2/2017).

    Said membenarkan ada beberapa nasihat yang diberikannya untuk Ahok. Dia berpesan agar Ahok bisa menjadi teladan saat memimpin Jakarta.

    “Ya ya, sekarang sudah jadi public figure harus jadi contoh dan teladan. Ya masuk langsung kerja nggak boleh selama ini di belakang. Waktu Pak Jokowi gubernur, saya juga di kerja. Sekarang Bapak sudah jadi number one-nyalah,” kata dia.

    Said menyebut Ahok sama sekali tidak membahas kasus dugaan penistaan agama yang dijalaninya. Ahok, kata Said, juga sempat meminta doa sebagai Gubernur DKI.

    “Mengadu nggak. Minta doa iya sebagai gubernur ya, bukan sebagai cagub,” ungkap Said.

    Sebelumnya posisi duduk Ahok yang bersebelahan dengan Said juga sempat disentil oleh Ketum Hanura Oesman Sapta Odang. Saat Oesman membuka sambutannya, dia mengabsen satu per satu tamunya, salah satunya Ahok dan Said.

    “Eh ada Pak Said Aqil Siroj duduk di sebelah Pak Ahok. Wah ini sudah tanda-tanda,” celetuk dia.

    Saat itu Ahok tertawa kikuk. Sedangkan Said hanya duduk sambil tersenyum.



    Melihat KH. Said Aqil Shiradj duduk bersebelahan dan sempat ngobrol juga dengan Ahok membuat saya berimajinasi. Mungkin nggak ya Rizieq Syihab duduk akrab bersebelahan dengan Ahok? Saya tidak mau berspekulasi lebih jauh. Ini sesuatu yang berat untuk bisa terwujud.

    Jika KH. Said Aqil Shiradj benar-benar tersinggung dengan ucapan Ahok layaknya Rizieq Syihab, saya rasa mereka tidak mungkin bisa seakrab itu. Saya tidak mungkin bisa mengetahui isi hati KH. Said Aqil Shiradj apakah membenci Ahok apa tidak. Namun, sebagai pemimpin ormas terbesar di Indonesia, sikap beliau patut diteladani. Beliau mampu membawa NU tetap berada dala posisi netral, tetap memegang teguh nilai-nilai tawasuth, tawazun, dan moderat.

    Beliau jelas tidak mau warga NU ikut terpancing provokasi umat di luar NU untuk mengikuti aksi-aksi yang tidak jelas tujuannya. NU memang sebagai penjaga gawang NKRI. NU tidak mau memihak ormas yang terus mengancam kedaulatan NKRI.

    Sikap KH. Said Aqil Shiradj sudah seyogyanya diteladani oleh seluruh warga NU. Apa pun yang terjadi, jangan sampai NU terprovokasi. NU adalah ormas yang moderat serta menghargai budaya lokal.

    Sebagai seorang gubernur, Ahok juga memerankan posisinya dengan baik. Hal yang dia bicarakan dengan KH. Said Aqil Shiradj tidak ada hubungannya dengan Pilkada. Pernyataan ini malah dikeluarkan oleh KH. Said Aqil Shiradj. Beliau menyatakan bahwa isi obrolan biasa saja, “karena beliau sekarang gubernur ya kita bebas-bebas aja bicara, bukan kampanye. Ngobrol masalah pertanahan, pajak tanah yang meningkat”

    Kalau yang membuat pernyataan ini Ahok tentu tidak akan dipercayai oleh masyarakat bumi datar. Bukan mustahil mereka juga akan menuduh Ahok melakukan pencitraan.

    Ahok tidak sekalipun membahas Pilkada atau melakukan pendekatan kepada KH. Said Aqil Shiradj agar mendukungnya. Ahok menyadari posisinya sebagai gubernur. Sudah sewajarnya Ahok meminta do’a kepada pimpinan ormas terbesar di NU. Dan Alhamdulillah KH. Said Aqil Shiradj berkenan untuk memberikan nasihat kepada Ahok, bukannya melaknat. Ulama sesungguhnya memang seharusnya bersikap seperti itu….

    Mungkin seperti itu….


    Penulis :  Saefudin Achmad  Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Sejuknya Melihat KH. Said Aqil Duduk Bersebelahan dengan Ahok Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top