728x90 AdSpace

  • Latest News

    Kamis, 16 Februari 2017

    Saran Buat Mas Agus Kalau Jadi Ke Pilgub Jatim

    Kontestasi Pilkada yang akan berlangsung di Tahun 2018 sudah seharusnya disiapkan mulai dari tahun ini, Pilkada 2018 akan diselenggarakan di bulan Juni 2018 dan serentak di 118 daerah yang masa jabatan kepala daerahnya berakhir di tahun 2018 tentunya. Ada yang menarik untuk dibahas adalah adanya wacana keikutsertaan Mas Agus/AHY di pemilihan Gubernur Jawa Timur tahun 2018. Bukan karena panasnya Pilkada DKI Jakarta tahun ini, karena Saya sendiri adalah warga Jawa Timur yang akan menentukan kepala daerahnya di tahun tersebut.

    Cukup menarik adalah wacana ngawur entah dari siapa yang dilontarkan mengenai hal tersebut diatas, iya Saya tahu Mas Agus adalah keturunan Pak SBY yang notabene adalah kelahiran Pacitan, Jawa Timur. Bahkan di pagelaran Pilkada DKI Mas Agus mendapatkan dukungan dari warga Jawa Timur yang menetap dan mendapatkan KTP DKI Jakarta.

    Tapi wacana tinggallah wacana, Mas Agus sendiri sudah menampik hal tersebut, kemungkinan juga itu adalah berita burung yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Tokoh Jawa Timur sekarang itu bukan Pak SBY, tetapi ada Wakil Gubernur aktif Syaifullah Yusuf, Walikota Surabaya Ibu Tri Risma Harini, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Pak Hasan Aminuddin dari NasDem, atau ketua DPW PKB Jatim Abdul Halim Iskandar. Nama-nama inilah yang akan dilawan Mas Agus nanti jikalau Partai Demokrat (jadi ujug-ujug mengusung Mas) yang saat ini belum menentukan akan mengusung siapa sebagai pengganti Pakde Karwo yang diusungnya pada Pilkada 2013 kemarin.

    Tokoh terkuat yang akan dilawan tentunya Gus Ipul/Syaifullah Yusuf, karena Gus Ipul-lah yang sepertinya bakalan maju lagi mencalonkan diri menjadi Gubernur Jawa Timur Periode 2018-2023, meskipun tidak mempunya partai (sebelumnya PDIP dan PKB) Gus Ipul-lah yang banyak dilirik partai-partai politik Jawa Timur kecuali PKB dan Demokrat saat ini.

    Tidaklah saya berkeinginan untuk memperbandingkan Gus Ipul dan Mas Agus, tetapi sedikit tergelitik untuk melakukannya, berangkat dari kepemudaan GP Ansor, Gus Ipul mempunyai koneksi akar rumput yang sangat kuat, begitupun Mas Agus, sosok pemuda militer yang punya karir cemerlang (sebelumnya) dan memiliki penghargaan Adhi Makayasa – Tri Sakti Wiratama tahun 2000, penghargaan yang juga disematkan pada ayahnya sebagai lulusan akademi terbaik di tahun 1973.

    Nah cukup disitu saja Mas Agus memperolehnya, di kemiliteran. Sedangkan Gus Ipul yang kelahiran Pasuruan, Jawa Timur sudah melanglang buana dalam dunia perpolitikan, ingat waktu tahun 1999 beliau adalah orang kepercayaan Gus Dur yang ditempatkan di PDIP, sebagai simbol aliansi Gus Dur dan Bu Mega. Meski akhirnya berada di PKB sebelum jadi menteri dari tahun 2004 – 2007 dan akhirnya menjadi Wakil Gubernur Jawa Timur di tahun 2008 – 2018, entah di tahun 2018 akan menjadi gubernur atau tidak. I don`t know.

    Tapi begitulah seharusnya, menapaki tangga jabatan seharusnya step by step, ya jangan juga seperti calon ASN yang dapat koneksi orang dalam atau bayar kanan kiri untuk bisa menjadi ASN sepenuhnya. Rasanya aneh, apabila Mas Agus jadi langsung terpilih di Pilgub Jawa Timur, meski kalaupun menang karena itu pilihan rakyat Jawa Timur sendiri. Ya itu tadi kembali ke Gus Ipul, Bu Risma, Pak Anas, Pak Hasan atau Ibu Khofiffah, merekalah yang selama ini turut membangun bagian-bagian Jawa Timur, dan merekalah yang seharusnya memang pantas untuk bertarung di Pilgub Jawa Timur 2018. Kalaupun ingin, bertarunglah di daerah asal ayahanda, di Kabupaten Pacitan. Bangunlah Pacitan seperti Bu Risma dengan Surabayanya, Pak Anas dengan Banyuwanginya, atau Pak Hasan dengan Probolinggonya.

    Kalau semua itu bisa Mas Agus lakukan minimal 10 tahun dari 2020 (Kabupaten Pacitan Pilkada terdekat 2020) atau bahkan lebih cepat maksimal 3-8 tahun, antara tahun 2023 atau 2028 anda bisa memimpin Jawa Timur, kalau prestasi anda cemerlang di tahun awal atau anda tempuh maksimal 2 periode memajukan Jawa Timur. Mas Agus bisa mencalonkan menjadi pemimpin Negeri ini di tahun 2029 atau 2034, anda tentunya masih berumur 51 di tahun 2029 atau 56 di tahun 2034, bahkan lebih muda dari ayah anda yang menjabat Presiden di umur 55, meskipun tidak bisa mengalahkan Pak Soekarno yang menjadi presiden di umur 44 tahun.

    Yang menjadi pokok dari penjelasan di atas hanyalah tapakilah jalanmu dari bawah dulu, ayah dulu jenderal loh mas jadi menteri pula, meskipun anda hanya bergelar mayor dahulu tapi prestasi anda apabila mau membangun wilayah Indonesia secara perlahan-lahan saya yakin dan saya yakin banget, cita-cita jadi Presiden seperti ayah ada kan? kalau anda bisa terpilih, tapi ya belajar dulu yang dalam ilmu politiknya, jangan moshing melulu dan juga yang buruk-buruk jangan ditiru. Dan jangan magkrak-mangkrakin pembangunannya. Toh itu demi Rakyat adikmu juga.

    Ya seperti itulah …

    Penulis : Henry Asmoro   Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Saran Buat Mas Agus Kalau Jadi Ke Pilgub Jatim Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top