728x90 AdSpace

  • Latest News

    Sabtu, 04 Februari 2017

    Perbedaan Grand Master Jokowi dan Darth Kebo (Studi Kasus Fenomena Penyadapan)

    Kok judulnya kayak tugas akhir yah? Maklum seharusnya saya menyelesaikan revisi disertasi saya tapi malah ngetik lagi di Seword.

    Seperti yang kita semua ketahui, persidangan penuh rekayasa Jedi Ahok menghadirkan KH. Ma’ruf Amin sebagai saksi. Pemanggilan beliau sebagai saksi memang mencurigakan, kenapa mesti beliau yang sudah sepuh dihadirkan disana? Kemana Grand Moff Tungku yang selalu cuit-cuit provokatif itu yang datang? O iyah Grand Moff Tungku ada salam dari Warga Dayak mereka kangen sekali bertemu dengan anda, kapan datang lagi?

    Saat persidangan kuasa hukum Ahok menyebutkan bahwa mereka memiliki bukti komunikasi antara Darth Kebo dengan KH. Ma’ruf Amin. Suasana persidangan yang panas kemudian menjadi bahan olahan para Ontatroopers untuk mengompori penduduk NU, namun gagal karena pada saat kompor Ontatroopers menyambar sumbu warga NU ternyata sumbunya panjang sekali hingga dapat dipadamkan sebelum meledak. Ontatroopers heran, itu sumbu bisa panjang darimana yah? Mereka gak paham bahwa panjang pendek sumbut bergantung dari lamanya belajar agama dan siapa yang mengajarkannya.

    Kini Darth Kebo sendiri yang turun langsung memanaskan suasana demi menyelamatkan anaknya yang nyaris jadi pengangguran dan mungkin terpaksa berjualan bubur nantinya. Wah bisa malu dong Queen Memo, masa anaknya jadi tukang bubur. Darth Kebo mengeluarkan lightsaber merahnya   Dia ayunkan lightsabernya dengan jurus “baper tanpa bayangan”, kemudian jurus “merasa disadap”. Bahkan dia mengeluarkan jurus barunya “serudukan hak angket” level 10!

    Padahal hingga saat ini masih belum jelas perihal bukti komunikasi antara Darth Kebo dengan KH. Ma’ruf Amin. Apakah memang berupa sadapan? Atau bukti dalam bentuk lain? Beredar juga kabar bahwa bukti tersebut sebenarnya sebuah berita dari media. Namun Darth Kebo sengaja memancing huru-hara dengan ancaman hak angket supaya galaksi semakin gaduh dan berharap mendapat dukungan atau lebih jauh lagi, menggulingkan pemimpin Ordo Jedi, Grand Master Jokowi.

    Ternyata saat Jokowi masih menjadi Gubernur, beliau pun pernah disadap. Alat-alat penyadap yang diam-diam dipasang di rumah Jokowi ditemukan. Saat itu publik kaget dan mengira-ngira siapa yang memasangnya dan bagaimana hasil sadapannya. Jokowi bereaksi santai, ketika ditanya tentang aksi penyadapan tersebut, Jokowi lompat dan tertawa “Woah saya disadap, apa yang mau disadap?” Hehehe. Setiap tawa Jokowi bagi penduduk bumi datar terasa seperti ditampar pakai lightsaber, itulah salah satu jurus Jokowi “jurus menampar onta” puaaanaasss bener rasanya. Berita mengenai penyadapan tersebut bisa dilihat disini.

    Reaksi saya mungkin sama dengan Jokowi jika rumah saya disadap. Paling hanya kaget saja lalu tertawa, apa sih yang mau disadap dari orang seperti saya ini? Paling juga ngomongin masalah cicilan yang belum lunas. Jadi kalau gak ada apa-apa ngapain bereaksi berlebihan? Santai aja toh gak rugi juga.

    Tapi kok Darth Kebo gaduh yah seperti kebo yang ingin kawin? Mungkin gara-gara foto bugil FH beredar luas jadi banyak kebo pengen kawin. Darth Kebo langsung bereaksi, mencoba membentuk opini terlebih dulu bahwa ada penyadapan sambil seperti biasa playing victim. Padahal sama sekali tidak ada kata “rekaman” dalam ucapan kuasa hukum Ahok. Belum ada kejelasan bentuk bukti apa yang disebutkan oleh kuasa hukum Ahok.

    Tentunya reaksi Darth Kebo mengundang pertanyaan. Apakah Darth Kebo tidak menyadari bahwa pihak Ahok hanya mengatakan “bukti komunikasi”? Sampai langsung Darth Kebo bikin konferensi pers tingkat galaksi. Bahkan membenarkan bahwa ada telepon yang dimaksud sehingga membuat posisi KH. Ma’ruf Amin menjadi sulit. Jika tidak ada apa-apa kenapa harus bereaksi seperti itu? Apakah dia khawatir karena memang ada ucapan yang berbahaya bagi posisi Sith apprentice Agus?

    Jika memang tidak ada ucapan apa-apa yang membahayakan posisi Darth Kebo maupun apprentice-nya, kenapa dia mesti mengguncang galaksi? Sementara Grand Master Jokowi saja yang jelas-jelas dulu disadap santai saja karena tidak ada yang ia khawatirkan.

    Hayo Darth Kebo, ada apa dengan mu?

    Penulis : Gusti Yusuf   Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Perbedaan Grand Master Jokowi dan Darth Kebo (Studi Kasus Fenomena Penyadapan) Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top