728x90 AdSpace

  • Latest News

    Minggu, 05 Februari 2017

    Mengapa Harus Ahok? Apakah Ahok Gubernur DKI Terbaik Dalam Sejarah?

    Sahabat Seworder, setelah era Gubernur Ali Sadikin, Jakarta tercatat mempunyai 6 Gubernur dan satu PLT ( saya tidak mencantumkan Jokowi dan Ahok ), disini saya tidak akan membahas semua Gubernur, tapi hanya mulai dari Sutiyoso saja, karena sebelum jaman Sutiyoso, saya masih bocah dan kurang merasakan dan menyadari apa yang terjadi saat itu.

    Setelah Ali Sadikin tidak lagi menjabat Gubernur, sebenarnya kehidupan penduduk Jakarta bisa dikatakan datar-datar saja, semua Gubernur yang ada, menjalankan roda pemerintahan dengan gaya yang sangat khas Orde Baru.

    KKN, pungli, premanisme, prostitusi, perjudian, birokrasi yg njlimet dan ruwet, PNS yang malas bekerja, menjadi hal yang sangat biasa sekali. Belum ditambah kondisi lingkungan Jakarta yang sangat amburadul sekali, parkir liar, pedagang kaki lima yang berjualan sembarangan, dan terutama sekali banjir dimusim hujan seolah menjadi ritual tahunan di kota Jakarta.

    Biar lebih afdol mari kita lihat bersama-sama prestasi dan pencapaian dari mantan Gubernur Sutiyoso dan Fauzi Bowo, mengapa cuma mereka yang saya bahas? Bisa dilihat alasan singkat saya diawal tulisan ini.

    Sutiyoso

        Berhasil meluncurkan system transportasi terpadu yaitu busway, meski diawal peluncurannya banyak ditentang, tapi setelah carut marut dan juga diisi bus made in Cina yang cepat sekali rusak dan bobrok, sekarang ditangan Ahok, TransJakarta tampil jauh lebih baik.
        Proyek Sutiyoso lainnya lebih bersifat “mercusuar” seperti, proyek pertamanan area Monas, memperindah bunderan HI, memperluas trotoar kawasan Thamrin.
        Sutiyoso juga melarang warga memelihara unggas secara liar.
        Sempat berniat membangun monorel dan subway tapi malah mangkrak dan meninggalkan batu nisan raksasa dipinggir jalan.
        Secara garis besar model kepemimpinan ala militer sangat tampak sekali ditangan Sutiyoso, sayang sekali semua proyek-proyeknya tidak ada yang bernilai memuaskan.

    Fauzi Bowo

        Menyelenggarakan car free day pada hari minggu di beberapa kawasan di Jakarta.
        Berhasil membangun Banjir Kanal Timur, di wilayah Jakarta Utara dan Timur.
        Berhasil mempertahankan prestasi tidak ada Kejadian Luar Biasa (KLB) Diare selama 3 tahun.
        APBD DKI Jakarta berhasil meningkat dua kali lipat.

    Saya tidak bisa mengatakan bahwa mereka semua gagal, tapi jelas hasilnya lebih sering mengecewakan, bisa dikatakan kondisi Jakarta ya begitu-begitu saja.

    Perubahan besar baru dirasakan ketika Jokowi-Ahok mulai masuk ke Jakarta, duet baru ini benar-benar membenahi Jakarta dari bawah, suatu hal yang justru sering diacuhkan oleh pendahulu-pendahulu mereka.

    Hanya sangat disayangkan akhirnya Jokowi lebih memilih untuk naik kelas lebih cepat dan meninggalkan Ahok seorang diri. Dan ternyata Ahok pun betul-betul bisa menunjukkan kualitasnya yang banyak dirasakan langsung oleh warga DKI.

    Suka tidak suka kita harus mengakui, dalam sejarah Gubernur Jakarta, Ahok adalah yang terbaik.

    Dan sekarang, bola panas itu ada ditangan warga DKI dan bukan ditangan Ahok. Ahok tidak butuh jadi Gubernur DKI, tapi warga DKI jelas butuh Ahok.

    Bila kita kehilangan Ahok, entah kita harus menunggu berapa puluh tahun lagi hingga kita bisa menemukan sosok sekelas Ahok.

    Salam Kura-Kura.

    Penulis : Martenz Vandreva Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Mengapa Harus Ahok? Apakah Ahok Gubernur DKI Terbaik Dalam Sejarah? Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top