728x90 AdSpace

  • Latest News

    Sabtu, 04 Februari 2017

    Kok Bisa Artis di #KonserGue2 Rela Tidak Dibayar?

    Menggelar sebuah konser pasti membutuhkan dana yang besar. Sewa tempat, panggung, sound system, dan artis dapat memakan biaya hingga milyaran.

    Tapi ada yang berbeda di #KonserGue2, para artis yang hadir disana mengaku tidak dibayar. Lho? Kok mereka mau tidak dibayar? Artis yang hadir tidak sembarangan lho. Ada Once, Kikan, Tompi, Sandhy Sondoro, Shanty, Krisdayanti, Dira Sugandi, PMR, Project Pop, Oppie Andaresta, Gita Gutawa, dll.

    Apa mungkin Ahok sudah membuat mereka ikut-ikutan sinting sehingga mau tampil di panggung tapi gratis?

    Mereka Mendukung Dari Hati, Bukan Dompet

    Tidak mungkin para artis ini berbohong bahwa mereka tidak dibayar. Toh tidak ada keuntungan mereka mengaku tidak dibayar. Malah bila ketahuan bohong nama baik mereka bisa rusak. Dapat dilihat juga bahwa banyak artis yang datang sudah termasuk artis besar. Siapa yang tidak kenal dengan Krisdayati? Atau Once? Biaya mereka sekali manggung tentu saja tidak tanggung tanggung. Apa muka Ahok begitu ganteng hingga mereka rela tidak dibayar?

    “Ratusan artis yang akan tampil enggak dibayar. Semua datang dengan harapan pesta demokrasi dengan senyuman,” kata Drummer band Slank Bimbim.

    Saat situasi politik masih panas dan malahan ada pihak yang ikut memanas-manasi, para artis ini tetap berharap pilgub kali ini akan berjalan dengan senyuman, bukan pentungan. Memang hal ini yang hampir semua kita harapkan, agar kaum sesapian segera berhenti menghasut dan bisa terbuka mata hatinya. Jangan hanya bisa main massa saja.

    “Di sosmed saya, banyak yang bertanya apakah temen-temen dibayar atau enggak? Ini lucu sekali karena kami semua melakukannya karena bukan dibayar, tapi karena simpati. Kami melakukannya secara gratis dan kami peduli terhadap Pilkada dan Jakarta,” kata Yosi, mewakili Project Pop.

    Ini baru kita salut. Para artis ini peduli terhadap Jakarta sehingga tidak peduli diri mereka hanya dibayar capek. Jakarta bukan hanya milik segelintir orang yang teriak-teriak tidak jelas. Masih banyak orang waras yang tinggal disini dan mereka tidak mengharapkan adanya permusuhan.

    Krisdayanti juga megatakan,”Kita disini mendukung orang baik ya.”

    Orang baik yang dimaksud Krisdayanti adalah Ahok-Djarot. Wah, kalau begitu dua calon lain bagaimana dong? Masak mereka bukan termasuk orang baik? Agus saja merupakan cagub yang begitu menggetolkan progam BLT. Apa Agus yang ngotot bagi-bagi duit ini bukan orang baik?

    Disinilah terlihat bahwa orang yang tidak terprovokasi dan bukan massa bayaran bisa menilai dengan cermat, siapa sebenarnya yang paling cocok untuk Jakarta. Membagi uang tapi membiarkan masyarakat mengapung tidak akan menyelesaikan masalah. Bagi-bagi uang tidak akan menyelesaikan banjir, hanya relokasi dan pembersihan sungai yang akan membantu.

    Calon Lain Wajib Membayar

    Mungkinkan kedua cagub yang lain dapat menghadirkan artis tanpa dibayar? Yang ini rasanya sungguh mustahil, toh mereka berdua belum terbukti. Yang satu mengapung dan yang satu mengajar, tidak ada yang sudah berpengalaman seperti Ahok. Malahan satu cagub didukung FPI yang sudah jelas sering membuat provokasi. Mana ada artis yang mau konser gratisan?

    “Tidak ada satu pun penampil yang dibayar kecuali kru yang untuk stage manager, tata panggung, sound system dan lain-lain. Tapi mereka itu memberikan harga yang spesial. Bayar tempat, pengamanan aja,” kata Jay Subiakto.

    Soal pembiayaan, pria berambut gondrong ini menjelaskan sumber dana mereka berasal dari para relawan pendukung Ahok-Djarot.

    “Semua penyandang dana harus punya NPWP. Jadi semuanya transparan, yang nyumbang harus jelas. Ada batas jumlahnya juga buat yang nyumbang,” ucapnya.

    Sedap bukan? Sumber dana pun berasal dari relawan, Ahok tidak perlu membayar sepeserpun! Mungkin Ahok merupakan satu-satunya kepala daerah yang ‘dibeli’ rakyat, bukannya malah membeli suara. Malahan kemungkinan nanti dana kampanye Ahok-Djarot bakal berlebihan.

    Calon lain malah bahaya, dana mereka ada yang berasal dari pribadi dan partai. Kalau kalah bisa-bisa mereka ikutan stress seperti caleg yang gagal menang.

    Tanggal 15 Februari rakyat Jakarta sudah menentukan pilihan Gubernurnya. Jangan lupa untuk menyoblos yang memang sudah terbukti, bukan yang masih coba-coba. (04/02/2017)


    Penulis : Evan Kurniawan    Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Kok Bisa Artis di #KonserGue2 Rela Tidak Dibayar? Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top