728x90 AdSpace

  • Latest News

    Jumat, 24 Februari 2017

    Kocak, Tanya Jawab Jokowi Dengan Ibu-Ibu Penuh Dengan Kelucuan Dan Gelak Tawa

    Kita lupakan sejenak panasnya suhu politik Pilkada DKI 2017. Kita kembali melihat kegiatan Jokowi yang hari ini ternyata cukup padat. Beberapa daerah di Jakarta dikunjungi Jokowi. Dari 3 kegiatan yang dilakukannya hari ini, Kamis (23/2/2017), ada peristiwa lucu dan menyegarkan yang sayang jika dilewatkan.

    Saat membaca laporannya di detik.com saja saya tertawa sendiri, apalagi jika hadir di tempat kejadian tersebut. Kejadian lucu dan menyegarkan ini terjadi saat Jokowi meluncurkan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di kawasan Cibubur, Jakarta Timur.

    Kehadiran Jokowi disambut meriah para ibu-ibu penerima bantuan yang memenuhi bangku di GOR Popki, Jl Jambore Nomor 44 Cibubur, Kamis (23/2/2017). Peluncuran juga dilakukan secara serentak di 44 kota.

    “Ibu-ibu sudah terima semua kartunya? Buku tabungannya? Saya catat di sini yang menerima 1.879. Tahu ya, kartu KKS ini isinya adalah uang Rp 1.890.000, ini uang berupa PKH. Yang bantuan pangan isinya setiap bulan Rp 110.000, berarti satu tahun Rp 1.320.000. Yang itu diambil empat kali. Tidak bisa diambil semuanya. Saya titip, uang itu digunakan untuk yang betul-betul bermanfaat. PKH itu untuk gizi anak, pendidikan anak, jangan dikasih suami untuk beli rokok, untuk beli pulsa, tidak boleh. Begitu tahu dipakai untuk beli pulsa, beli rokok, dicabut. Setuju ya?” kata Jokowi.

    Bantuan ini adalah sebuah terobosan hasil modifikasi KJP yang hanya bisa dicairkan untuk kebutuhan sekolah dan pendidikan. Karena ini adalah kartu pangan, maka yang bisa ditebus dengan kartu ini hanyalah kebutuhan pangan. Pangan yang disediakan adalah beras dan gula.

    Program ini akan menggantikan program rastra (program beras sejahtera). Keunggulan program ini adalah berasnya bisa dipilih dan kualitasnya tidak sama dengan beras-beras yang disediakan sebelumnya. Sudah jadi rahasia umum kalau rastra atau raskin adalah beras dengan kualitas rendah.

    “Kalau dulu kan mau tidak mau nerima aja (berasnya), ada yang berasnya hitam, ada yang cokelat, sekarang bisa milih. Per kilonya Rp 8.500 ada juga yang lain, ada gula juga, jangan beli banyak-banyak, nanti diabetes,” katanya.

    Menariknya, dalam acara peluncuran program BPNT ini, Jokowi kembali mengadakan kuis kepada 7 Ibu-ibu dengan hadiah sama saat acara ini dilakukan dengan peserta anak-anak, yaitu sepeda. Pada saat acara kuis inilah rasa haru, lucu dan menyegarkan terjadi.

    Seorang Ibu bernama Sally menjadi orang pertama maju untuk ditanya oleh Jokowi. Sebelum ditanya, Ibu ini menyampaikan rasa syukurnya karena bisa bertemu dengan Presiden. Bahkan berdekatan dengan Presiden adalah doanya yang dijawab oleh Tuhan.

    “Gemetaran saya Pak, kayak mimpi. Saya tadi malam salat tahajud pengin ketemu Bapak,” kata Sally.

    “Saya berdoa kemarin, Alhamdulillah doa diijabah bisa ketemu Bapak,” sambung Sally tersenyum.

    Ibu Sally pada akhirnya mendapatkan sepeda karena berhasil menjawab pertanyaan Jokowi. Hal yang lucu-lucu pun bermunculan dalam pertanyaan-pertanyaan berikutnya. Ada 2 Ibu yang membuat kelucuan karena komentar yang mereka sampaikan kepada Jokowi.

    Ibu ketiga bernama Nuryana. Sebelum ditanya Jokowi, Nuryana langsung meminta agar tidak diberi pertanyaan yang sulit.

    “Jangan sulit-sulit Pak,” kata Nuryana.

    “Ya suka-suka yang tanya dong,” kata Jokowi, disambut tawa para hadirin.

    “Bu Nur ini ngatur-ngatur Presiden,” tambah Jokowi, yang membuat suasana di ruangan itu semakin ramai oleh tawa.

    Hahahaha.. Saya tertawa ketika melihat adegan ini. Mungkin Ibu ini malu kalau pertanyaannya susah dan tidak bisa menjawab. Padahal, pertanyaan Jokowi bukanlah pertanyaan-pertanyaan yang sulit dan merupakan pengetahuan umum. Dan memang betul, Ibu Nuryana akhirnya berhasil menjawab dan mendapatkan sepeda.

    Satu lagi Ibu yang membuat suasana jadi lucu adalah Ibu Sumiati. Ibu ini bahkan curhat belum sarapan karena berangkat dari subuh. Meski sudah sarapan air dan snack tetap merasa kurang karena belum makan nasi. HAHAHAHA..

    Jokowi pun meminta Sumiati menjawab pertanyaan darinya. “Sebutkan empat nama burung khas Indonesia,” kata Jokowi.

    “Beo, perkutut, burung cikukur, burung nuri. Jangan lebih Pak, susah mikirnya, belum sarapan. Tadi habis subuh langsung ke sini,” kata Sumiati.

    “Alhamdulillah di sini tadi sudah dapat minum, snack, cuma belum nasi, Pak,” kata Sumiati lagi.

    Itulah Jokowi. Sangat dekat dengan rakyatnya. Gelak tawa dan curhatan Ibu-ibu itu kepada jokowi tidaklah terjadi jika mereka merasa nyaman dekat dengan Jokowi. Hal yang sangat jauh berbeda dengan Presiden sebelumnya. Bisa-bisa Ibu-ibu itu kena semprot sama memo.

    Jokowi memang dekat dengan rakyat. Itulah yang membuatnya sangat disenangi oleh rakyat dan selalu dikerubuni kemana pun dia melangkah. Hal yang terus dialaminya sejak dia menjadi Walikota Solo. Sama seperti Ibu Sally, suatu saat saya ingin bisa berjumpa dengan Presiden Jokowi. Saya yakin anda juga. Sudah ambil sana sepedanya. Hehehehe

    Salam Sepeda.




    Penulis :  Palti Hutabarat  Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Kocak, Tanya Jawab Jokowi Dengan Ibu-Ibu Penuh Dengan Kelucuan Dan Gelak Tawa Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top