728x90 AdSpace

  • Latest News

    Jumat, 17 Februari 2017

    Hubungan Antara Anies, Tolak Reklamasi Dan Program Rumah Tanpa DP

    Terkait dengan polemik tentang masalah reklamasi Teluk Jakarta, Anies mengaku akan memanfaatkan reklamasi Teluk Jakarta yang telah terpakai untuk kepentingan publik. Ia tidak ingin reklamasi tersebut digunakan untuk kepentingan komersial. Tampaknya luhur dan mulia sekali gebrakan dari seorang Anies Baswedan.

    Anies yang sejak awal memang dengan tegas menolak reklamasi juga mengaku tidak takut melanggar undang-undang yang ada dengan menjadikan pulau reklamasi yang ada sekarang untuk kepentingan publik. Selama yang dilakukan taat pada undang-undang, dia akan tetap menjalankannya.

    Di baris atas Anies mengaku tidak takut melanggar undang-undang. Mari fokus pada kata “tidak takut melanggar undang-undang”. Tapi targisnya dibagian bawah Anies mengklaim dirinya taat pada undang-undang. Helooowwww…….. Tipis banget ternyata perbedaan antara melanggar dan taat  kepada undang-undang dimata seorang Anies Baswedan
    .
    Maunya Pak Anies ini apa sih sebetulnya??? Tolong cubit aku dong. Sadarkanlah aku. Apakah saat ini aku tidak sedang bermimpi???

    Kalau memang cara berpikirmu dan cara kerjamu seperti ini Pak Anies, itu artinya dirimu sedang menggali lubang untuk dirimu sendiri. Dan pada akhirnya hal ini akan mempermalukan DKI Jakarta pada khususnya dan bangsa Indonesia pada umumnya di mata dunia. Para investor baik dalam negeri maupun luar negeri jelas tidak akan mau percaya lagi untuk berinvestasi di Indonesia. Apa kata dunia Pak Anies. Malunya tuh disini.

    Disatu sisi dirimu mengaku ingin menegakkan keadilan. Tapi cara yang kau tempuh sama sekali tidak mencerminkan keadilan itu sendiri. Lalu keadilan seperti apa yang kau maksut???? Apakah para pengembang juga bukan rakyat yang bisa seenaknya saja kau zolimi dengan membatalkan perjanjian yang sudah disepakati secara sepihak??? Mungkin selama ini kau berpikir memang telah terjadi ketidakadilan pada proyek reklamasi Teluk Jakarta sehingga anda dengan gagahnya merasa harus menegakkan keadilan disana. Sayangnya keadilan itu anda tegakkan dengan memakai cara-cara yang tidak adil. Apakah memang demikian cara kerjamu??? Bukankah anda seorang intelektual yang terhormat. Mantan Rektor. Bahkan Mantan Menteri Pendidikan, sekalipun harus berakhir dengan pemecatan. Upssss…….

    Kalau cara menghargai kontrak dan kesepakatan kerja yang sudah ditandatangani secara legal saja anda tidak tahu, bagaimana anda bisa mengaku kalau anda adalah pemimpin yang baik??? Itu artinya dirimu cuma baik pada sebagian rakyat saja. Sedangkan rakyat yang lain dengan sadar diri justru kau korbankan dengan tidak sebagaimana mestinya. Padahal sudah jelas-jelas tertulis “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”. Sayapun jadi berpikir kira-kira definisi rakyat dimata seorang Anies Baswedan itu yang seperti apa??? Tolong dijawab Pak.

    Apakah memungkinkan jika menghancurkan dan mengeruk ulang pulau yang sudah jadi itu??? Impossible. Tidak mungkin. Jelas butuh dana yang sangat besar untuk melakukan itu semua.

    Ataukah dirimu akan membatalkan perijinan yang sudah disepakati hitam diatas putih itu secara sepihak??? Itu artinya dirimu memang orang yang sewenang-wenang dan seenaknya sendiri. Lucunya lagi tindakanmu yang seperti ini kau ucapkan dengan gagahnya bahwa kau tidak takut melanggar undang-undang. Astaga Pak Anies………… Anda sekarang ini sebetulnya merasa diri sebagai Calon Gubernur atau Calon Presiden sih???

    Ahaaaaaaa…………………….. Aku tahu. Atau mungkin diatas tanah yang akan kau caplok dengan kesewenang-wenanganmu inilah program rumah tanpa DP yang kau bangga-banggakan itu akan kau realisasikan. Pantas saja bisa punya rumah tanpa DP. Ternyata didirikan diatas tanah hasil rampasan dan melanggar kesepakatan yang sudah ada. Ternyata eh ternyata…….


     
    Maaf Pak Anies. Betapa parahnya perubahan yang sudah terjadi dalam dirimu ini hanya karena mengincar jabatan Gubernur DKI. Tenun kebangsaan yang kau dengung-dengunkan dulu sudah kau gadaikan ke pegadaian SARA. Ditambah lagi dengan janji-janji surga yang jelas-jelas sulit untuk direalisasikan. 
     
    Dimataku sekarang ini dirimu tak lebih hanya sebagai tong kosong yang nyaring bunyinya. Omong kosong dan hanya bualan semata jika seorang Anies Rasyid Baswedan akan memanfaatkan reklamasi Teluk Jakarta yang telah terpakai untuk kepentingan publik. Jelas-jelas ini semua akan menimbulkan resiko yang sangat besar jika tetap nekat dilakukan karena pada intinya tindakan semacam ini adalah tindakan  melanggar undang-undang. 
     
    Dan ini semua bukan wewenang seorang Gubernur untuk membatalkannya. Cuma Keputusan Presiden yang dapat membatalkan kesepakatan yang sudah terjadi tentang reklamasi Teluk Jakarta. Terkait dengan ini semua jelas bukan merupakan perkara yang mudah. Karena pembatalan secara sepihak jelas akan melahirkan banyak konsekuensi yang harus ditanggung oleh pihak yang membatalkan akibat kerugian-kerugian yang akan timbul dengan adanya pembatalan kontrak yang telah disepakati.

    Tolonglah Pak Anies, jangan kau umbar terus janji-janji manismu itu.


    Penulis : Jemima Mulyandari   Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Hubungan Antara Anies, Tolak Reklamasi Dan Program Rumah Tanpa DP Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top