728x90 AdSpace

  • Latest News

    Jumat, 03 Februari 2017

    GP Ansor Jember Ahok Maafkan Ahok, Provokator Gagal Total

    Warga NU memang hebat. Sudah 91 tahun berdiri, NU terbukti ampuh dari berbagai macam propaganda. Warga NU yang kembali diuji dan diadu domba oleh pihak-pihak yang sebenarnya anti NU telah mentah. Setelah KH. Ma’ruf Amin yang memaafkan Ahok, sekarang giliran GP Ansor Jember yang memaafkan Ahok.

    Menjadi warga NU memang indah. Kalau ini terjadi sama Rizieq Syihab dan FPI, jangan harap mereka mau memaafkan Ahok. Yang ada mereka akan menggalang aksi. Dari sini kita bisa melihat ormas mana yang dibutuhkan Indonesia. Ormas mana yang membuat Indonesia damai mana yang membuat Indonesia rusuh.
    “Terkait pelecehan terhadap Kiai Ma’ruf Amin selaku Rais Aam PBNU, ternyata tak sampai 24 jam (Ahok) sudah minta maaf. Meski saya nilai (permintaan maaf itu) setengah hati. Berhubung Kiai Ma’ruf sudah memaafkan, ya sudah kita maafkan,” ungkap Ketua GP Ansor Jember Ayub Junaidi yang disaksikan Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo di kantor Anshor Jember, Kamis (2/2/2017).

    Menurut Ayub, permintaan maaf Ahok yang dinilai setengah hati itu karena hingga kemarin Ahok belum meminta maaf secara langsung kepada Ma’ruf Amin.
    “Saya kan selalu monitor dari berita-berita di media. Ahok sepertinya tidak minta maaf langsung kepada Kiai Ma’ruf. Hanya Pak Luhut (Menko Kemaritiman), Kapolda (Metro Jaya), dan Pangdam yang menemui beliau,” ujar Ayub.

    Menurut Ayub, persoalan tersebut hendaknya diambil sebagai pelajaran oleh semua pihak, agar menjaga sikap dan ucapan. “Itu kan ada pepatah kuno yang mengatakan bahwa mulutmu harimaumu. Jadi, mari kita sama jaga sikap dan ucapan kita,” ungkap politikus PKB sekaligus Wakil Ketua DPRD Jember itu.

    Ketua Satkorwil Banser Jatim, Gus Abid Umar yang turut hadir dalam acara itu menyampaikan pihaknya tidak akan tinggal diam jika marwah ulama dan NKRI dilecehkan. Terkait dugaan pelecehan yang dilakukan Ahok kepada Ma’ruf Amin, pihaknya sebenarnya sudah menahan diri sambil menunggu intruksi (Anshor) pusat.

    “Tapi namanya ulama dilecehkan, meski kita sudah berusaha untuk menahan diri, kita juga tidak bisa membendung jika ada dari pihak kita yang mengambil sikap,” ungkap Gus Abid, sapaan akrabnya.

    Untuk itu, Gus Abid mengajak semua pihak untuk mengambil pelajaran dari persoalan ini, agar selalu hati-hati saat mengeluarkan ucapan.

    Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo, mengajak masyarakat khususnya Banser untuk ikut menjaga Kamtibmas. “Kawan-kawan Banser juga garada terdepan di masyarakat. Mari, jika melihat dan mendengar persoalan sekecil apapun, dibantu untuk segera diselesaikan,” ungkap Kusworo.

    “Badai besar itu diawali dari gerimis-gerimis kecil. Saya minta kepada teman-teman Banser, jika melihat gerimis-gerimis kecil (persoalan kecil, red), segera kabarkan ke kita, supaya kita cepat mengambil langkah sekaligus menyelesaikannya,” pungkasnya.

    Hahaha. Saya yakin ada pihak yang kejang-kejang mendengar berita ini. Setelah mereka tiba-tiba mendadak NU dan terus menshare konten-konten yang berisi kemarahan warga NU, mungkin sekarang sedang galau. Ternyata provokasinya tidak mempan. Harus mencari cara lain agar kembali memanaskan situasi. Kira-kira seperti itu.

    Mungkin mereka mengira warga NU seperti umat Islam sumbu pendek lainnya. Mereka salah besar. NU sangat bertolak belakang dengan mereka. jangan samakan NU dengan mereka. Dari awal saya yakin, situasi akan kembali normal kembali. Warga NU sudah sanggup dewasa dan bijaksana. Jika ada warga NU yang masih marah-marah saya rasa itu bukan warga NU. Dia mungkin salah satu penghuni bumi datar yang mendadak NU. Bisa jadi juga mereka adalah kelompok yang dulu sering membid’ah dan mengkafir-kafirkan amaliyah orang NU.

    Warga NU adalah kelompok yang sangat mematuhi apa kata pemimpin NU. Loyalitas warga NU sangat tinggi kepada sesepuh NU. Mereka siap hidup dan mati membela NU. Mereka akan sangat marah jika ada yang menghina pemimpin NU. Namun sebaliknya, mereka akan memaafkan jika pemimpin NU telah memaafkan. Warga NU akan membela mati-matian pemimpin NU, namun mereka mudah memaafkan seperti pemimpin NU. Sungguh indah hidup menjadi bagian dari warga NU.

    Kalau sampai sekarang masih ada yang suka menyebarkan berita bahwa GP Anshar Jember akan melakukan aksi, saya katakana orang itu merupakan salah satu dari dua kemungkinan. Pertama, orang itu mungkin pagi ini belum membaca berita ini. Kemungkinan kedua, orang itu sudah membaca berita ini, namun dia tak peduli dan justru malah panik karena provokasinya ternyata gagal total. Untuk yang kedua ini saya jamin dia bukan warga NU.

    Mungkin seperti itu…
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: GP Ansor Jember Ahok Maafkan Ahok, Provokator Gagal Total Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top