728x90 AdSpace

  • Latest News

    Rabu, 22 Februari 2017

    Diresmikan Hari Ini, RPTRA Kalijodo Jadi Trademark Ahok Bungkam Haters

    Siapa yang tak kenal Kalijodo terutama bagi yang tinggal di Jakarta. Kawasan ini termasuk dalam red light district atau kawasan yang sangat disenangi para pria hidung belang. Kalijodo adalah kawasan prostitusi yang sangat terkenal di Jakarta dan perputaran uang di sana konon sangat besar. Dan kawasan ini telah ada sejak lama. Namun siapa sangka, sejauh yang saya tahu dari pemberitaan, sebuah insiden kecelakaan membuat segalanya berubah.

    Berawal dari kecelakaan mobil Toyota Fortuner yang dikemudikan seseorang. Akibat kecelakaan itu, empat orang tewas dan tujuh lainnya luka berat termasuk pengemudi mobil. Dua orang yang meninggal adalah pengendara sepeda motor, sisanya penumpang mobil. Setelah diusut ternyata pengemudi tersebut baru saja menenggak minuman keras di Kalijodo. Masalah ini pun sampai ke telinga Ahok. Dari sinilah Ahok dengan tegas akan membersihkan kawasan tersebut karena dinilai lebih banyak membawa kerugian.

    Ahok yang memang berani dan tegas langsung memerintahkan pendekatan pada warga. Sebelum penertiban Ahok bahkan melayangkan SP1 sampai SP3 kepada warga Kalijodo. Bahkan Kapolda Metro Jaya yang saat itu adalah Tito Karnavian akan membantu Pemprov DKI Jakarta. Penertiban ini tentunya disertai dengan penghadangan dan perlawanan. Dan siapa sangka Kalijodo telah berubah wajah, menjadi sangat cerah, cantik dan ciamik, tidak seperti dulu yang gelap, remang dan kotor.

    Dan RPTRA Kalijodo pun sudah siap dan akan segera diresmikan besok atau hari Rabu, 22 Februari 2017. Sepertinya Ahok akan meresmikan karena dirinya sudah mengatakan ini pada minggu lalu. Saya juga berharap dirinya meresmikan ini, karena ini akan menjadi semacam publisitas gratis yang sangat luar biasa. Media akan menyoroti dan meliput.

    RPTRA Kalijodo memiliki berbagai fasilitas yang setara Internasionai. Tempat bermain seluncur anak-anak, ruang menyusui, perpustakaan, kamar mandi, mushalla, arena jungkat-jungkit, ayunan, arena skateboard, jalur lintas sepeda, lapangan futsal dan taman. Selain itu juga akan dipasang lima unit terminal parkir elektronik untuk mencegah pungli dari tukang parkir liar setempat. Dan RPTRA akan dibuka 24 jam.

    Jika ada satu hal yang membuat warga Jakarta teringat dengan Ahok, maka Kalijodo adalah yang paling tepat. Siapa yang bisa menyangka seorang Ahok berani menggusur dan membersihkan tempat yang sangat terkenal ini? Terserah mereka bilang pemerintah sebelumnya sudah punya rencana ini rencana itu, pokoknya yang mengeksekusi ini adalah Ahok, bukan Gubernur terdahulu. Titik. Menurut saya Kalijodo sekarang adalah trademark yang sudah menempel pada diri Ahok. Ketika orang melihat Kalijodo sekarang, maka Ahok yang akan muncul di benak mereka.

    Ini sama seperti branding dalam ilmu marketing. Saat menyebut air mineral, merek yang pertama kali muncul pastilah Aqua, padahal ada begitu banyak merek lain. Bahkan Aqua sudah menjadi air mineral itu sendiri. “Tolong belikan Aqua dulu,” kata teman Anda meski maksudnya adalah air mineral dan boleh merek apa saja. Itulah branding yang berhasil dan abadi.

    Apa pikiran Anda mengenai mie instan? Pasti Indomie. Obat nyamuk? Baygon. Pompa air? Sanyo. Pasta gigi? Pepsodent. Nah, ketika ditanya Kalijodo apa yang akan dipikirkan orang? Dulu orang akan berpikir itu adalah kawasan prostitusi. Sekarang orang-orang akan berpikir Kalijodo adalah taman bermain bertaraf internasional. Ahok pun tidak akan lepas dari image Kalijodo yang sekarang.

    Hasil kerja Ahok terhadap Kalijodo adalah bukti yang terang-benderang bahwa Ahok tidak pernah neko-neko dengan program kerjanya, termasuk normalisasi sungai yang mengharuskan merelokasi warga yang terkena dampaknya. Ini adalah kebijakan dan program yang sangat tidak populer dan tidak disukai yang berkepentingan. Sebelum Ahok, tidak ada yang berani melakukan ini, jelas karena tidak ingin menimbulkan masalah dari sikap reaktif dan penolakan besar-besaran dari warga. Citra baik harus tetap terlihat apalagi yang memilik keinginan untuk kembali menjabat atau ingin meraih jabatan Gubernur.

    Saya sudah capek katakan ini berkali-kali, Ahok seperti melawan arus, melakukan yang sebaliknya, tanpa memikirkan apakah nantinya warga akan memilih dirinya atau tidak di kemudian hari. Tapi siapa sangka, hasil kerjanya malah sangat memukau dan melebihi prestasi Gubernur-gubernur sebelumnya serta menjadi sebuah prestasi tersendiri yang menarik simpati warga.

    Sebagai penutup, jika bukan Ahok, apakah Kalijodo akan menjadi seperti sekarang? Jika jawaban Anda tidak, mengapa tidak menghukum dan memaksa Ahok melakukan lebih banyak lagi hal-hal seperti ini selama lima tahun berikutnya? Mumpung masih ada kesempatan, mengapa tidak memanfaatkan atau istilah kasarnya memperalat dirinya? Kalau pun masih belum puas, mari kita ramai-ramai hukum Ahok dengan cara memaksanya bekerja lagi lima tahun ke depan. Setuju?

    Bagaimana menurut Anda?


    Penulis : XHardy   Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Diresmikan Hari Ini, RPTRA Kalijodo Jadi Trademark Ahok Bungkam Haters Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top