728x90 AdSpace

  • Latest News

    Sabtu, 04 Februari 2017

    Dagelan Baru Sidang Ahok: Ahok Dituduh Pakai Ilmu Sihir

    Entah. Apalagi dagelan yang hendak dimunculkan dalam sidang Ahok. Setelah gagal menghantam Ahok lewat saksi fitsa hats, saksi pengacara palsu, saksi doraemon, juga saksi sepatu kembar, orang-orang fakir akal ini akhirnya menemukan sebuah fantasi baru yang seperti sedap untuk dilempar ke publik. Menurut mereka, Ahok menggunakan ilmu hitam untuk mempengaruhi Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan para saksi.

    Tudingan tersebut berasal dari seorang saksi pelapor dalam sidang Ahok ketiga, yakni Syamsu Hilal. Nama Syamsu Hilal tidak kita dengar dalam sidang Ahok ketiga. Mungkin karena efek dahsyat “Fitsa Hats” sehingga Ahok dan kuasa hukumnya tidak membuka perihal Syamsu Hilal ini. Saya curiga, dikarenakan Syamsu Hilal merupakan saksi yang tidak diceritakan oleh Ahok dan kuasa hukumnya, kini ia membuat sebuah sensasi yang memaksa media untuk menceritakan tentang dirinya.

    Ia menduga Ahok telah menggunakan semacam tukang sihir atau dukun dalam persidangannya. Ia menerawang ada satu orang yang mencurigaka yang selalu duduk di kursi belakang. Tidak hanya itu, ada dua orang lagi, seorang kakek dan seorang nenek.

    Keberadaan orang-orang itu, menurut penerawangan ghaibnya, telah mempengaruhi JPU, sehingga membuat JPU terkantuk-kantuk.

    Bisa jadi. Kesaksian para saksi yang aneh-aneh itu pun dipengaruhi oleh sihir. Sehingga banyak yang ngawur, atau lidahnya bergerak sendiri, atau tiba-tiba jadi lupa. Sehingga, para saksi pelapor tersebut, rata-rata punya masalah dengan kesaksiannya. Dan, mereka satu persatu, kini dilaporkan oleh kuasa hukum Ahok.

    Saya rasa. Ini fantasi paling gila sepanjang sidang Ahok berlangsung. Di era digital yang serba modern ini, masih ada orang yang mempercayai hal-hal mistis seperti itu terjadi di ruang sidang. Jangan-jangan, ia pun menganggap bahwa Rizieq Shihab juga terserang oleh ilmu hitam.

    Atas temuannya itu, Syamsu Hilal membawa seorang ustadz bernama Sahal. Orang ini katanya ahli dalam rukiah. Jadi sepanjang sidang kedelapan kemarin, Sahal terus merukiah persidangan Ahok.

    Saya baru tahu, obyek rukiah bisa berupa sebuah persidangan. Padahal, rukiah itu sifatnya personal. Dan perlu suara yang keras agar bisa didengar oleh mereka yang terserang ilmu hitam. Lalu, apakah Sahal merukiah dengan suara yang keras? Sepertinya tidak mungkin. Mungkin Sahal merukiah sidang Ahok dengan cara membatin.

    Atas upaya Sahal ini, Syamsu Hilal mengklaim bahwa rukiah tersebut terbukti menciptakan perubahan. Para jaksa yang biasanya mengantuk, pada sidang kedelapan kemarin segar bugar.

    Pertama. Bagaimana tidak mengantuk? Saksi-saksi yang dihadirkan JPU tidak ada yang beres semua. Kesaksiannya dibuat-buat. BAPnya rata-rata sama persis, sampai letak salahnya pun sama persis. Mereka berani membuat laporan-laporan palsu, hingga memberikan peluang kuasa hukum Ahok menyerang balik. Melihat saksi-saksi yang jadi bulan-bulanan pengacara Ahok, JPU tentu mengantuk. Toh, tidak ada yang menarik untuk digali.

    Ini seperti mendengarkan kuliah umum seorang dosen yang sudah uzur, dimana ia hanya menceritakan tentang masa lalunya, saat-saat ia masih muda dulu. Sementara pendengarnya adalah para anak muda yang hidup di zaman yang serba modern ini. Apa yang bisa digali dari kuliah umum tadi? Tidak ada. Kuliah tersebut hanya menjadi pengantar tidur yang baik.

    Kedua. Sidang kedelapan kemarin memang jauh berbeda dari sidang-sidang sebelumnya. Kali ini didatangkan saksi ahli, KH. Ma’ruf Amin, Ketua MUI. Kiai Ma’ruf cukup lama bersaksi di persidangan kedelapan kemarin. Ahok dan pengacaranya menggali setiap keterangan yang disampaikan Kiai Ma’ruf. Sidang kedelapan ini seperti penentu sidang kedepannya akan seperti apa. Sehingga, memang setiap detailnya menarik untuk diikuti.

    Klaim rukiahnya Syamsu Hilal yang dinilai membawa perubahan pada jalannya sidang kedelapan hanyalah fantasinya semata. Kalau Syamsu Hilal menganggap bahwa sebelumnya ilmu sihir mampu mempengaruhi JPU dan para saksi. Tentu yang penjadi pertanyaan adalah bagaimana bisa sidang yang merupakan lanjutan aksi bela islam ini dipengaruhi oleh unsur-unsur klenik seperti ini?

    Syamsu Hilal secara tidak sadar telah melecehkan spirit 212 bela islam. Tidak mungkin, sebuah sidang yang merupakan kelanjutan dari spirit jihad membela agama, Allah SWT tidak menjaganya dari gangguan pengaruh sihir. Apa para saksi lupa baca bismillah sebelum bersaksi? Apa mereka lupa shalat dhuha sebelum bersaksi? Sehingga, di sidang-sidang sebelumnya, pengaruh sihir mampu mempengaruhi JPU dan para saksi.

    Kalau sidang “kopi sianida” boleh saja ia menuding pengaruh sihir mampu mempengaruhi JPU dan para Hakim. Ini kan kasus penodaan agama. Agama kan yang dibela oleh mereka? Masa sihir bisa mempan dengan aksi suci seperti ini?

    Saya tidak tahu. Mengapa seorang Syamsul Hilal bisa berfantasi sejauh itu. Apa namanya kurang tenar, meski sudah bersaksi di sidang Ahok. Sehingga, ia perlu inovasi baru agar bisa terkenal seperti halnya saksi Doraemon.

    Atau memang, mereka tidak punya ide lagi untuk menyerang sidang Ahok dari sisi substansinya. Akhirnya, di serang lah dari sisi lain. Sayangnya, serangannya malah semakin mengonfirmasi bahwa mereka saksi abal-abal.

    Saya sih berharap berita ini nggak benar. Karena kalau benar, kasihan, mereka yang sudah mati-matian jalan kaki dari Ciamis juga yang rela korbankan tabungan pernikahannya untuk datang ke Jakarta. Masa bawa-bawa klenik dalam aksi suci Bela Islam? Ngawur dan musyrik percaya dengan yang begituan.

    Tapi kalaupun benar. Itu menjadi bukti bahwa ternyata, masih banyak manusia-manusia primitif yang hidup dalam bayang-bayang kekuatan ghaib.

    Ra(i)sa-ra(i)sanya begitulah


    Penulis : Muhammad Nurdin   Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Dagelan Baru Sidang Ahok: Ahok Dituduh Pakai Ilmu Sihir Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top