728x90 AdSpace

  • Latest News

    Sabtu, 18 Februari 2017

    Begini Pengakuan Mengejutkan Orang Tua Siswa Terkait Banjir SMAN 8

    Beberapa tempat di Jakarta tergenang air, terutama di kawasan Bukit Duri. Salah satu yang menjadi sorotan adalah SMAN 8 yang selalu menjadi langganan banjir. Dan karena masih ada putaran kedua Pilkada DKI Jakarta, maka ini pun dijadikan sasaran empuk untuk menyerang salah satu paslon, siapa lagi kalau bukan Ahok.

    Beberapa foto di media online banyak yang tidak benar, menunjukkan banjir seolah setinggi sekian meter. Tapi ada satu orang netizen yang kemudian berbaik hati membagikan kisahnya di Facebook disertai dengan foto pasukan oranye yang sedang bekerja saat itu. Netizen ini kebetulan adalah orang tua siswa di sekolah tersebut. Di media sosial tersebut, dia menuliskan statusnya serta mengupload beberapa foto pasukan oranye yang sedang membersihkan sekolah.


     
    Di status tersebut, ia menuliskan bahwa banjir surut begitu cepat, airnya cuma lewat doang. Dan dia pun berterima kasih kepada Ahok karena banjir hanya numpang lewat, tidak seperti dulu yang harus menginap berhari-hari sampai-sampai siswa harus mengungsi ke tempat lain untuk belajar. Anaknya yang bernama Naya bahkan sempat mengeluh kenapa banjirnya hanya satu hari. Sepertinya mengeluh karena tidak bisa libur lama-lama lagi, hahaha.

    Selain itu netizen yang bernama Wulan Ningsih juga menyuarakan kekesalannya dengan berita dan foto hoax. Dia sebal karena banyak beredar foto-foto banjir SMAN 8 yang lalu, tapi dikondisikan bahwa banjir tersebut terjadi sekarang. Siapa lagi pelakunya kalau bukan orang yang sangat benci dengan Ahok. Semua juga sudah tahu ini dilakukan untuk menjatuhkan kredibilitas, tapi saya kebenaran tidak akan pernah tertutupi. Dan Wulan Ningsih sudah berbaik hati menyuarakan kebenaran tersebut.

    Banjir di SMAN hanya sekitar 70 cm dan genangan airnya sudah surut hanya dalam waktu 5 jam, tidak seperti dulu yang tergenang hingga berhari-hari. Wulan meminta agar stop melakukan black campaign. Tapi sayang, berita ngibul sudah duluan menyebar dan tentunya sudah menginfeksi banyak orang terutama yang sangat suka dengan berita model begini, klimaks mendengar bahwa Ahok sudah gagal dan bisa dijadikan target untuk melakukan serangan.

    Saya jadi teringat dengan Pak Anies yang kemarin-kemarin sempat menyindir Ahok dengan mengatakan, “Kirain sudah bebas banjir.” Sudah nyinyir, eh malah menawarkan solusi yang cukup menggelikan yaitu vertical drainage. Baca ulasan saya mengenai vertical drainage di bawah.


    Saya juga dapat info bahwa ada satu media yang memanjangkan berita ini, sehingga kesannya banjirnya cukup lama dan diceritakan pula janji Ahok bahwa SMAN 8 tidak akan banjir lagi. Saya tidak perlu ceritakan media mana itu, yang jelas sih sepertinya untuk membentuk opini bahwa Ahok gagal mengatasi masalah banjir.

    Ada pula yang mengatakan bahwa Ahok gagal dalam melakukan normalisasi. Sudah menggusur, eh masih tetap banjir. Bagi yang bersumbu pendek, pasti akan segera terbakar dan terprovokasi sekaligus gembira massal karena ada bahan untuk serangan. Mereka sangat suka memakan berita hoax seolah itu masakan super lezat. Padahal kenyataannya adalah normalisasi baru berlangsung 40%, setengahnya saja belum selesai.

    Baru pengerjaan 40% saja sudah begini, banjir cepat surut, tidak lagi tergenang berhari-hari, dan cepat pula penanganannya oleh pasukan oranye. Apakah pemerintahan dulu bisa seperti itu? Coba buka pikiran dan jawab pertanyaan ini. Kalau masih doyan makan berita hoax ya saya rasa ini akan percuma. Jika normalisasi sudah 100% rasanya akan lebih fantastis lagi hasilnya. Hanya tinggal menunggu waktu.

    Tapi itu juga seandainya Ahok kembali terpilih sebagai Gubernur pada 19 April nanti. Jika tidak, siap-siaplah mangkrak yang Anies lantang menolak penggusuran, lebih suka melukis, membangun vertical drainage yang tidak masuk akal, sekaligus DP rumah 0% yang katanya melanggar aturan tapi dia sendiri bilang tidak melanggar aturan. Kalau Anies menang, jangan harap normalisasi dilanjutkan.

    Jadi bagi yang sudah merasakan hasilnya, jangan ragu lagi. Jangan pula tertipu oleh orang yang hanya kerja kata, percayakan pada orang yang benar-benar kerja nyata, bukan hanya kerja kata. Sudah tahu, kan maksud dari kerja kata?

    Bagaimana menurut Anda?

     Penulis : XHardy    Sumber : Seword .com

    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Begini Pengakuan Mengejutkan Orang Tua Siswa Terkait Banjir SMAN 8 Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top