728x90 AdSpace

  • Latest News

    Sabtu, 25 Februari 2017

    Anies Baswedan – Banyak Omong, Prestasi Kosong, Dan Pribadi Bunglon

    Anies, oh Anies. Gemas sekali rasanya melihat orang ini yah. Mulai dari mengutip data yang selalu salah, suka nyinyir sama cagub saingannya, pribadi yang mudah berubah sesuai kepentingan sesaat, sampai ngomongin program asbun seperti rumah rakyat yang katanya Tanpa DP, DP 0 persen, sampai DP 0 rupiah.

    Sebenarnya saya sudah cukup lama mendengar nama Anies. Akhir tahun 90an, kita sama-sama aktif di Permias (Perhimpunan Mahasiswa di Amerika Serikat). Memang tidak sampai sempat bertemu langsung. Tapi beberapa kali kita sempat berdebat melalui jalur email yang memang ngetren di jaman pre-sosmed waktu itu.

    Terima kasih buat mbah gugel, akhirnya saya bisa lihat lagi file-file lama debat saya dengan Anies Baswedan. Sama seperti sekarang, argumen Anies diakhir tahun 90an juga penuh dengan retorika dan basa-basi. Data yang dikutip (sejak dulu) juga selalu salah. Ini benar-benar menjengkelkan, apalagi sebagai mahasiswa S2 teknik, saya sangat ditekankan untuk berhati-hati dalam mengambil data. Jangan seenaknya comot info sana sini tanpa dicek kebenarannya.

    Belasan tahun berlalu, kebiasaan asbun dan referensi data abal-abal ternyata masih belum hilang dari seorang Anies. Mulai dari salah kutip data tentang peringkat kota, soal pelayanan diabilitas, sampai yang paling ngetop sekarang ya program khayalan DP Rumah Nol Persen. Duuhh, satu lagi lulusan Amrik yang sangat memalukan sesama alumni luar negri.

    Padahal biografinya Anies di wikipedia benar-benar impressive. Mulai dari penghargaan dalam dan luar negri, beasiswa waktu kuliah, sampai rektor termuda di Paramadina. Ini yang sangat membuat bingung. Apa sih syarat buat jadi seorang rektor? Dulunya nyogok kah buat diangkat ? Terus ketentuan untuk mendapat penghargaan dan beasiswa apa cuma gara-gara cucu seorang pejuang kemerdekaan? Belum lagi soal salah hitung sampai 23 trilyun di kemendikbud. Tepok jidat aja deh.

    Mengutip kata pak mantan: “saya prihatin”. Kalau kualitas seorang pendidik yang katanya dapat penghargaan dimana-mana seperti ini, bagaimana dengan dosen yang “biasa”? Ini rektor loh, berkaliber international. Dapat penghargaan dimana-mana. Bisa dibayangkan bagaimana hasil didikan mutu dosen, guru, dan pendidik yang lainnya. Makanya jangan heran kita lihat ada postingan mahasiswa seperti ini. Fail !

    Seolah belum cukup hanya asbun dan ambil data sembarangan, seorang Anies masih menambahinya dengan hati yang culas. Oh Dewa ! Sebegitu seksinya kah jabatan sebagai gubernur sehingga mengorbankan hati nurani? Dulu dipihak Demokrat, pindah ke Jokowi. Dibajak ikut Prabowo, dan sekarang merapat ke FPI dan Islam garis keras dengan mengorbankan Kebhinnekaan.

    Tidak bisa dibayangkan nasib Jakarta jika seorang Anies menjadi pemimpin. Sudah berjiwa oportunis (saya pakai kata oportunis, yang jauh lebih sopan daripada culas), lemah pula dalam kontrol dan logika. Bayangkan, semua laporan dari bawahan akan diterima metah-mentah. Ngimpi aja Jakarta mau bebas banjir dengan program asbunnya Anies. Demo dan sweeping sudah pasti jadi tren baru ibukota. Sementara rakyat hanya tinggal terima retorika dan slogan-slogan kosong.

    Inilah potret sekilas penantang petahana gubernur DKI Anies Baswedan. Banyak omong, prestasi kosong dan pribadi bunglon.

    Salam buat kura-kura.

    Penulis : Michael Tjia   Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Anies Baswedan – Banyak Omong, Prestasi Kosong, Dan Pribadi Bunglon Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top