728x90 AdSpace

  • Latest News

    Senin, 23 Januari 2017

    Sensasi- Sensasi Inilah Yang Akan Membuat Ahok Menang Di Pilgub DKI

    Jakarta, Warta.co - Semenjak Ahok mendapatkan hantaman dari kiri- kanan, atas-bawah maka makin banyak pencinta Ahok mulai down. Dan bahkan mulai pesimis. Apalagi saat Ahok dinyatakan sebagai tersangka penista agama yang sukses membuat pencinta Ahok menjadi panik sendiri. Tapi makin ke sini saya melihat Ahok akan menang telak. Mengapa? Ini dia alasannya:

    1. Jika Tidak Ada Ahok… 

    Cutinya Ahok dari jabatan gubernur DKI, cukup membuat persoalan di DKI sangat nyata dan terasa. Apalagi saat Sumarsono sebagai PLT banyak membuat kebijakan yang bertolak belakang dengan kebijakan Ahok benar-benar mempengaruhi psikologis banyak orang ketika menyaksikan berita. Lambat laun banyak orang yang berasosiasi tentang “Jika tidak ada Ahok….”Coba saja lihat beberapa iklan tentang Ahok yang rata-rata pada bagian akhirnya menyatakan kurang lebih bahwa banyak orang tidak bisa membayangkan bahkan tidak mau membayangkan situasi dan kondisi DKI jika tidak ada Ahok sambil meneteskan air mata. Onde mande…

    Dan itu benar-benar terjadi saat Sumarsono banyak mengambil kebijakan-kebijakan yang mulai dirasa mengganggu. Seperti kebijakan terkait pasukan orange yang sukses membuat rakyat DKI merasa DKI sudah mulai kotor sekaligus merasa kebijakan tersebut sudah mulai menggeser rakyat bawah.

    Sensasi “jika tidak ada Ahok..” menimbulkan rasa pilu, penderitaan dan kegeraman tersendiri. Sehingga perasaan-perasaan ini harus segera diakhiri dengan cara mengembalikan Ahok. Seolah-olah perasaan itu penting sekali.

    Sebagaimana kita tahu bahwa banyak orang yang cenderung mengambil keputusan ketika berdasarkan perasaan untuk menghindari suatu perasaan yang tidak nyaman daripada perasaan yang menyenangkan. Misalnya perasaan ketika kehilangan seseorang yang dicintai yang perlu segera dihilangkan dengan mencari penggantinya atau mencari pelarian.

    Dalam kasus ini, ternyata pengganti Ahok tidak cukup memberikan sensasi bahagia yang sama jika Ahok yang memimpin. Sehingga banyak orang yang menarik kesimpulan bahwa siapa pun yang menggantikan Ahok tidak akan pernah mengembalikan perasaan dan sensasi yang dulu pernah ada. Sehingga hanya Ahok yang benar-benar pas untuk DKI. Tiada yang lain. Sehingga dengan menggandeng Djarot sebagai pasangannya untuk kepemimpinan selanjutnya, akan membuat masyarakat berpikir bahwa Djarot adalah Ahok. Yang jika pun Ahok tidak ada, Djarot tetap bisa diandalkan.

    2. Jika Ahok Kembali…

    Anggaplah jika hanya 50% saja orang-orang yang merasa kehilangan saat tidak adanya Ahok dan 50%nya merasa biasa-biasa saja. 50% yang biasa-biasa saja yang mungkin kepentingan mereka belum tersentuh oleh kebijakan Ahok, akan berpikir sejuta kali untuk memilih yang lain dengan alasan jika Ahok bisa merealisasikan harapan rakyat kecil, pasti ia juga bisa merealisasikan harapan kelas menengah ke atas. Daripada harus mencoba-coba memilih yang belum terbukti mampu dalam konteks ini.
    Kita bisa lihat kebijakan Ahok yang sudah mulai menyentuh kelas menengah atas seperti akan memberikan modal membuat film untuk industri perfilman di DKI, memberikan pinjaman modal untuk kelas menegah dan seterusnya.

    Ahok pandai melihat potensi kembali terpilihnya dirinya dengan merangkul para seniman yang kita semua tahu penggemar para seniman ini cukup banyak.Kita tahu sendiri, atribut apa saja yang dikenakan oleh sang idola saja akan diikuti oleh para penggemarnya.

    Sensasi “jika Ahok kembali..” yang tadinya merasa biasa-biasa saja setidaknya merasa tidak ada hal yang terlalu buruk saat Ahok memimpin maka ketika Ahok kembali setidaknya akan ada peningkatan, setidaknya untuk kepentingan mereka. Mungkin dengan cara menaikkan penghasilan mereka sehingga tidak perlu korupsi lagi misalnya atau memfasilitasi mereka.

    3. Ahok Hebat! Ahok Tahan Banting Dan Tahan Uji. Ahok Bisa Diandalkan

    Ehm, meski Ahok diserang dari kiri-kanan, atas-bawah dan depan belakang, tapi Ahok tetap tidak bergeming. Ahok tetap fokus mengerjakan apa yang harus beliau kerjakan dan bahkan masih tetap percaya diri. Sangat langka orang-orang yang masih bisa berdiri tegap meski sudah dipukul dari segala penjuru dengan semua senjata yang ada. Ini yang membuat kredibilitas Ahok akan naik.

    Dengan kondisi DKI yang sedemikian sangar dan kerasnya, memang dibutuhkan seseorang yang tetap fokus dan tidak melempem apalagi sedikit-sedikit curhat di media sosial ketika diserang. Siapa yang tidak terpesona dengan sosok yang masih tetap teguh dan tegar berdiri saat hantaman sudah sedemikian kerasnya?
    Terlepas Ahok pernah menangis, bagi saya itu sudah kode bahwa yang beliau hadapi sudah sangat berat, tapi toh akhirnya beliau bisa berlenggak-lenggok lagi dalam kasus itu. Ahok dipandang sebagai sosok hero yang meski sudah berdarah-darah tapi tetap bisa bangkit untuk memperjuangkan kemenangan.

    4. Ahok Adalah Kita!

    Sentuhan kepada rakyat kecil apalagi Ahok sudah membuktikan diri dalam hal ini di periode sebelumnya akan menjadi kunci kemenangan Ahok. Saya yakin, pengusaha atau para profesional di DKI yang benar-benar berjuang dari bawah tentu akan merasa melihat cerminan diri sendiri di masa lalu ketika melihat rakyat kecil mendapatkan perhatian lebih dari Ahok.

    Siapa pun di dunia ini pernah merasa punya masalah yang cukup berarti, pernah susah dan pernah hidup prihatin, terlepas bagaimana pun kondisinya saat ini. Sehingga sentuhan kepada rakyat kecil sekaligus merupakan sentuhan kepada hati nurani sebagian besar masyarakat. Karena ini berbicara mengenai hati nurani. Seringkali, ketika melihat orang yang malang, banyak ingin membantu tapi tidak berdaya dengan alasan kurang wewenang, kurang mampu dari segi financial dan seterusnya. Cara termudah untuk membantu adalah memberikan kepercayaan kepada orang yang mampu mewujudkan panggilan kemanusiaan ini.

    Ingat Bunda Theresa? Ketika beliau memungut orang-orang terbuang, dalam sekejap dunia pun menyorotnya, simpati dan empati pun datang dari segala penjuru. Karena Bunda Theresa merupakan perwakilan hati nurani manusia pada umumnya. Hanya bedanya, Bunda Theresa tahu apa yang harus diperbuat dan berani bertindak. Sementara yang lainnya tinggal dalam keadaan bingung.

    Tindakan nyata untuk rakyat kecil merupakan suatu kekuatan tersendiri yang bisa menggerakkan banyak orang untuk mengambil suatu keputusan meskipun keputusan itu sangat sederhana. Seperti memberikan hak suara untuk orang yang mereka rasa sebagai perwakilan dari hati nuraninya tapi memiliki keberanian dan potensi yang lebih dari mereka.

    Perasaan kehilangan yang memilukan, harapan yang nyata, perasaan kagum yang mencengangkan dan perasaan senasib sependeritaan dari masyarakat— inilah sensasi-sensasi  yang akan membuat Ahok menang di Pilgub nanti.

    Paslon lain mungkin bisa memberikan harapan, tapi masih samar-samar. Dapat pula meninggalkan kekaguman di hati rakyat tapi belum seheroik Ahok. Bisa pula memberikan rasa kepedulian tetapi masih bersifat wacana. Ketiga hal ini bisa dijanjikan oleh paslon lain, tapi perasaan kehilangan sama sekali tidak bisa diberikan oleh kedua paslon lainnya.

    Sementara kita tahu, keputusan terbesar yang dapat diambil dalam hidup ini biasanya didasari oleh perasaan emosional yang paling mengharu-birukan. Percayalah, moshing atau hanya sekedar kata-kata indah tidak cukup membuat banyak orang merasa perlu memiliki alasan untuk mengambil keputusan terbesar dalam hidupnya tanpa adanya chemistry yang menyentuh kondisi hidup mereka yang paling dramatis.
    Salam 2 jari

     Penulis : Meyliska Padondan Sumber : Seword.com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Sensasi- Sensasi Inilah Yang Akan Membuat Ahok Menang Di Pilgub DKI Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top