728x90 AdSpace

  • Latest News

    Rabu, 25 Januari 2017

    Sebelum Jadi Ketua Bawaslu, Muhammad Pernah Jadi Anggota FPI

    Jakarta, Warta.co - Tim seleksi calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar tahapan seleksi komisioner untuk lembaga penyelenggara pemilu periode 2017-2022. Setelah mewawancara sembilan calon pada Senin (23/1), timsel kembali mewawancara sembilan calon lainnya pada hari ini (24/1).

    Kesembilan nama calon yang diwawancara adalah I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, Ilham Saputra, Handi Mulyaningsih, Evi Novida Ginting Manik, Muhammad, Betty Epsilon Idroos, Ferry Kurnia Rizkiyansyah, Ida Budhiati dan M Mufti Syarfie.

    Pada tahap seleksi wawancara yang digelar terbuka untuk insan pers, terlihat sejumlah hal-hal menarik. Misalnya saat Muhammad mendapat giliran diwawancara.

    Timsel sempat mempertanyakan aktivitas Muhammad yang juga ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pada organisasi kemasyarakatan (ormas) Front Pembela Islam (FPI). Muhammad pun mengaku pernah menjadi anggota organisasi yang identik dengan Habib Rizieq Shihab itu.

    "Sebelum menjadi Bawaslu saya pernah (menjadi anggota FPI, red). Tapi saya sudah berhenti. Saya tidak pernah dilantik dan (memiliki,red) surat keterangan (sebagai anggota,red). Jadi sebelum Bawaslu dan itu sudah klir,” ujarnya menjawab pertanyaan anggota Timsel KPU Erwan Agus Purwanto di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta Pusat.

    Selain itu, Erwan juga mempertanyakan gelar profesor untuk Muhammad. Pasalnya, gelar profesor untuk Muhammad diperoleh saat dosen Universitas Hasanuddin (Unhas) itu menjabat ketua Bawaslu.

    Erwan menanyakan hal itu karena karena sebagai dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada (UGM) tidak memproses usulan tentang gelar profesor bagi anggota KPU Sigit Pamungkas. Sebab, Sigit masih bertugas sebagai penyelenggara pemilu.

    Menanggapi hal itu Muhammad mengatakan, pengusulannya menjadi guru besar di Universitas Hasanuddin telah diajukan sejak 2010 lalu. Artinya, usulan itu masuk sebelum dia menjadi ketua Bawaslu.

    Hanya saja, katanya, surat keputusan tentang penetapannya sebagai profesor memang baru terbit pada 2015. “ Jadi prosesnya sebelum jadi anggota Bawaslu. Saya wajib cuti, saya tidak ada tambahan poin. Pandangan dikti (Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi,red) sudah berproses," pungkas Muhammad.
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Sebelum Jadi Ketua Bawaslu, Muhammad Pernah Jadi Anggota FPI Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top