728x90 AdSpace

  • Latest News

    Kamis, 19 Januari 2017

    Pesan Telak PDIP Ke Rizieq: “Jilat Dulu Bibirmu Baru Bicara”

    Jakarta, Warta.co - Rizieq yang seolah lupa daratan karena merasa kuat dengan pengaruh massa yang banyak ternyata tak berkutik saat melawan Megawati. Kegarangannya yang sudah terkenal itu menjadi ciut setelah berhadapan dengan PDIP. Entah apa yang sedang merasuki Habib Rizieq hingga dirinya mencari gara-gara dengan Megawati dengan menyebutnya telah melakukan penistaan agama. Bahkan Rizieq dengan pedenya mendesak Polri untuk memeriksa Megawati.

    Kali ini politisi PDIP Junimart Girsang memberi peringatan pada Rizieq. “Mulutmu harimaumu, camkan itu. Sebelum bicara mestinya pikirkan dulu jauh-jauh. Jangan gampang kita melontarkan omongan-omongan yang tidak berdasar. Apalagi menyangkut tokoh nasional bahkan tokoh dunia.”

    “Ini menjadi pengalaman bagi kita semua bukan hanya kepada beliau, berbicara itu kalau istilah kami di Korsel sana, jilat dulu bibirmu baru kau bicara,” sambung Junimart. PDIP tidak akan mentolerir upaya mencemarkan nama baik atau membunuh karakter Megawati. Tudingan tersebut telah melebar ke ranah politik. Tidak elok membawa masalah agama ke politik.

    Kira-kira apa ya maksudnya jilat bibir dulu baru bicara? Kalau jilat bibir dulu sebelum makan makanan lezat, itu artinya ngiler dan lapar, ha ha ha. Mungkin itu artinya pikirkan dahulu sebelum bicara, jangan asal ceplas-ceplos sembarangan tanpa alasan.

    Buntut dari perseteruan Rizieq dan Megawati ternyata membuat Rizieq sedikit jinak. Keganasannya berkurang kala menghadapi pasukan dari PDIP. Rizieq sepertinya sudah sadar dan menyesal karena telah membangunkan banteng yang tengah tidur nyenyak. Untung tidak sampai diseruduk.

    Lalu bagaimana reaksi dari Megawati sendiri?

    Megawati menanggap santai tudingan Rizieq. Dengan kata lain, Megawati nggak takut sama sekali. Tudingan Rizieq terkait dengan ucapan Megawati yang menyebut, “kalau mau jadi orang Islam, jangan jadi orang Arab.” Rizieq sendiri telah meminta dimediasi namun PDIP sendiri heran apanya yang mau dimediasi?

    Saya saja sampai lucu membaca beritanya. Tumben sekali Rizieq melakukan mediasi. Jarang sekali saya melihat Rizieq se-diplomatis itu dalam menyelesaikan masalah, apalagi saya sudah melihat sendiri bagaimana dia menanggapi kasus Ahok. Rizieq meminta mediasi adalah sesuatu yang tidak pernah saya pikirkan sebelumnya.

    “Nggak masalah, ibu (Megawati) ketawa-ketawa saja dia ‘opo iki’ kan begitu. Nggak ada masalah itu,” kata Junimart. PDIP sendiri menyatakan Megawati tentu akan bersedia duduk bersama membicarakan masalah ini apabila ada permintaan dari Rizieq. Tapi itu tidak menjamin karena Megawati memiliki jadwal padat, mereka yang dari PDIP saja sulit untuk duduk bareng Megawati.

    Melihat Rizieq yang meminta mediasi, bukan hanya pada Megawati, tapi juga pada yang melaporkannya, sebenarnya Rizieq punya satu tujuan yang sangat mendesak. Apa itu? Nanti saja di artikel berikutnya. Kita fokus di sini dulu.

    Pertanyaannya, apakah Megawati akan memenuhi permintaan mediasi dari Rizieq. Analisis saya mengatakan bisa, tapi kemungkinannya sangat kecil sekali. Ada beberapa tanda yang terlihat jelas.

    Kemungkinan pertama, Rizieq telah mengganggu Ahok dalam kasus penistaan agama. Kasus yang sebenarnya bukan salah Ahok telah dibesar-besarkan oleh, siapa lagi kalau bukan GNPF MUI yang ketua pembinanya adalah Rizieq sendiri. Ahok yang diusung oleh PDIP pasti geram dan berang. Tapi PDIP cukup bersabar menghadapi ini dan tidak terlalu banyak recok. Kalau memang Ahok jelas bersalah, masih mending. Kasus Ahok ini sudah dipolitisasi sehingga Ahok kesulitan fokus pada kampanye dan kasus ini telah menghadang Ahok dengan sangat parah. Siapa yang tidak geram? Saya saja geram dan marah. Marahnya PDIP sudah pasti tidak mengherankan karena calon yang diusungnya digempur dengan cara yang menggelikan.

    Kemungkinan kedua, Rizieq juga secara tidak langsung telah mengganggu kinerja Jokowi. Siapa pun sudah tahu hubungan antara Jokowi dan Megawati. Mengganggu Jokowi sama saja mengganggu Megawati, secara Jokowi adalah anak emasnya. Tidak perlu banyak contoh, pembaca mungkin ingat Rizieq menyebut ada upaya intervensi Jokowi dalam kasus dugaan penistaan agama yang melibatkan Ahok. Rizieq bahkan seenaknya menginginkan adanya sidang istimewa MPR jika Jokowi terbukti intervensi. Seorang Rizieq bahkan sangat berani mengusulkan adanya impeachment terhadap Jokowi. Sungguh luar biasa beraninya. Dia pikir Megawati tidak tahu akan hal ini?

    Kemungkinan ketiga, karena ayahnya Soekarno diungkit oleh Rizieq terkait Pancasila. ‘Pancasila Soekarno ketuhanan ada di pantat’, begitulah ucapan Rizieq yang kemudian dilaporkan adiknya Sukmawati. Megawati sedikit banyak pasti tersinggung dengan Rizieq. Anak mana yang tidak tersinggung jika orangtuanya dikatakan seperti itu?

    Kemungkinan keempat, ini lebih condong pada analisis detektif saya. Mari kita flashback ke beberapa bulan lalu, tepatnya pada 9 November 2016 sesudah aksi 411. Jokowi mengundang 16 pimpinan ormas ke Istana untuk mendinginkan suasana. Tapi ada satu ormas yang tidak diundang yaitu FPI. Ada wartawan yang menanyakan apakah Habib Rizieq diundang, Jokowi menjawab, “Nggak tahu, ada nggak.” Jokowi terlihat polos saat menjawab, namun ada pesan tersirat dalam pernyataannya. Berkaca pada sikap Jokowi, kemungkinan Megawati juga tidak akan meladeni Rizieq.

    Tapi tetap saja ada kemungkinan Megawati bertemu Rizieq, dengan satu syarat yang menurut saya bisa sangat menguntungkan, istilahnya sekali tepuk masalah banyak yang selesai. Karena sudah kepanjangan, nanti akan saya sambung bagian ini di artikel berikutnya. Intinya Rizieq mulai gerah karena kepanasan akibat api yang dimainkannya sendiri, dan sekarang Rizieq sedang berusaha mendinginkan suasana. Jika Jokowi berhasil mendinginkan suasana pasca 411 dan 212, menarik disimak apakah Rizieq punya kemampuan yang sama atau malah membuat dirinya makin kepanasan. Sayangnya Rizieq sampai sekarang belum berhasil memadamkan api yang telah disulutnya. Don’t try to pour gasoline into the fire if you can’t extinguish it.

    Bagaimana menurut Anda?

    Salam Entahlah.


    Oleh : XHardy Sumber : Seword.com

    Sumber Lainnya :
    https://m.merdeka.com/peristiwa/pesan-pdip-ke-rizieq-syihab-jilat-dulu-bibirmu-baru-kau-bicara.html

    https://m.merdeka.com/peristiwa/mega-ketawa-rizieq-minta-dimediasi-soal-dugaan-nista-agama-opo-iki.html
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Pesan Telak PDIP Ke Rizieq: “Jilat Dulu Bibirmu Baru Bicara” Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top