728x90 AdSpace

  • Latest News

    Minggu, 22 Januari 2017

    Pesan Kuat Jokowi Ikut Lomba Panah Setelah Kicauan Mantan

    Ngebayangin Mantan Gala….uw... Jadi gini, dunia maya sudah dipenuhi dengan lalu-lintas data setelah ada isi twitter yang menyebut: ‘negara kok jadi begini…….kapan rakyat yang lemah menang? SBY’. Dengan isi twet seperti ini sebenarnya yang diuntungkan itu adalah pihak provider dan media, bukan yang menulis twet itu sendiri. Mantan yang mau buat baper, malah dapat kado awal tahun yang menghadirkan awan hitam kelabu dengan petir dan angin ribut. Salah sendiri, jangan coba-coba menabur angin karena pasti menuai badai.

    Kalau kita bayangkan, sebenarnya apa motivasi mantan yang mentweet seperti itu? Tidak ada yang tahu, kecuali Tuhan YME dan penulis originalnya sendiri. Kalau menurut penulis pribadi, motivasinya melakukan itu karena mantan salting atau salah tingkah. Gimana gak? Semua media meliput perjumpaan salah satu orang terpintar yang dimiliki Indonesia yaitu Pak Habibie dengan Pak Jokowi.

    Jadi pagi-pagi mantan nonton Tv, ada gambar pakde dengan Habibie. Siang habis makan, mantan juga melihat koran pakde senyum sumringah sambil salaman dengan Habibie. Sore sehabis bangun tidur, mantan melihat tweter penuh dengan kicau pertemuan presiden ke-7 dengan presiden ke-3. Malam hari sebelum makan, dalam akun fbnya malah ada news silahturahmi senior dan juniornya diistana. COBA APA GAK SALAH TINGKAH? Lah gak jadi makan malahan.

    Kapankah mantan itu jadi bekas?

    Sebenarnya makna mantan dengan bekas itu sama. Cuma yang menjadi beda adalah mantan dipakai dalam subjek manusia, sedang bekas itu dipakai dalam objek barang. Kata mantan itu lebih tinggi dari bekas kalau dari derajatnya, karena manusia lebih tinggi dari benda.

    Misal, si do’i itu mantan pacarnya ani. Jelas untuk manusia. Pernahkah lihat tulisan ‘dicari barang bekas’? Pasti itu untuk barang. Tapi akan berubah makna kalau ada tulisan ‘dicari barang mantan’. Maknanya bisa jadi seribu, sungguh kelewatan. Gimana kalau dengan ‘si ahay itu bekasnya anny’ atau ‘si do’i itu bekas presiden’. Jujur sudah capek saya mikirin kata-kata ini. Puyeng.

    Kata mantan itu jadi bekas adalah saat sang mantan yang adalah manusia memposisikan dirinya lebih rendah dari manusia, yaitu seperti bekas. Oh owww. Lewat tweet itu jelas menunjukan kelas seperti apa sang bekas ini. Waduh, agak rancu si. Maklum namanya juga barang baru. Jadi masih kaku. Bentar lagi sudah biasa kok.

    Tapi kalau dipatenkan kata mantan jadi bekas ini, akan merubah banyak lagu. Contohnya lagu Lyla ‘bekas kekasihku, jangan kau lupakan aku’. Juga lagunya siapa itu judulnya ‘bekas terindah’. (Para pembaca juga bisa menambahkan sendiri-sendiri).

    Si-bekas yang Terlupakan dan Pesan Kuat Pakde Dalam Panahan

    Dengan melubernya komen dan berita tentang tweet si bekas, yang menarik adalah pakde yang malah memilih latihan panah di Bogor. Bahkan dalam lomba memanah tersebut, pakde mencapai nilai yang cukup tinggi yaitu 107. Dari 30 peserta dari angkatan dan pejabat, pakde masuk dalam 16 besar.

        ‘Nilai saya bagus, karena dari karena berada diatas 100. Tadi juga panah saya tepat berada  di titik kuning, pas ditengah’. Ujar pakde kepada wartawan.

    Dari jarak 20m, pakde berhasil menancapkan satu anak panahnya pada titik kuning atau yang paling tengah dari 6 sesi yang diperlombakan. Kemampuan panah pakde lumayan brohh. Boleh dong pakde, saya diajak. Kalau sudah jago, nanti saya manah koruptor dana pendidikan yang membuat rakyat miskin tidak bisa sekolah dan koruptor dana pembangunan yang membuat pembangunan di Indonesia timur tidak merata.

    Ada dua pesan dari cara pakde yang suka menyampaikan sesuatu dengan simbol ini. Yang pertama, tweet si bekas ini tidak digubris sama sekali. Masih banyak yang lebih penting kali. Dari pada bales tweet murahan itu, mungkin lebih baik ngobrol sama rusa tutul di istana bogor, atau ngajak diet ikan diistana yang kegemukan karena dikasih makan banyak pelet, atau malah lebih baik ngopi sama Jumadi yang sudah motong rambut klimisnya.

    Pesan kedua adalah dengan latihan panah tersebut, pakde belajar untuk fokus. Olahraga yang jelas sekali targetnya, yaitu memanah titik paling tengah. Tahukah kalian, 1 anak panah yang menancap ditengah itu bukan kebetulan. Di alam semesta ini, bagi saya tidak ada yang kebetulan. Semua dalam kedaulatan Yang Kuasa.

    Penulis mengambil benang merah, bahwa dari 1 anak panah yang menancap dipusat artinya kepala utama musuh sudah tertembak. Semua penghalang yaitu dari ulama jadi-jadian, poli(tikus) parit, musisi dangdut gerobak, pelaku makarisme murahan, dan duo minion sudah tersingkir semua. Kelihatan deh siapa dalangnya. Habis kelihatan dipanah deh. Kalau disiarin, pak bekas ditegor MC reality show, KENA DEH. ‘Daripada balas twiter masih enak manah kepala musuh’, mungkin kata dalam hatinya.

    Tunggu saja pergerakan alam pada tahun ini. Semua akan terbongkar pada waktunya, atau seperti status seorang teman ‘semua akan lucu pada waktunya. Sejarah akan segera menorehkan dirinya didalam waktu.

    Jangan percaya sama tulisan ini. Hanya sekedar halusinasi penulis yang habis kena macet dan terkena dehidrasi. Mana habis ini, lanjut ke luarkota lagi.

    Salam menghayal.

    Oleh :  Rizal Simangunsong   Sumber : Seword.com

    http://www.tribunnews.com/regional/2017/01/22/satu-anak-panah-presiden-jokowi-menancap-di-tengah-sasaran
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Pesan Kuat Jokowi Ikut Lomba Panah Setelah Kicauan Mantan Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top