728x90 AdSpace

  • Latest News

    Kamis, 05 Januari 2017

    Panglima TNI Tak Mau Temui Militer Australia, Sebelum Investigasi Selesai

    Jakarta, Warta.co - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menyatakan bahwa pihaknya telah menerima surat dari Panglima Angkatan Bersenjata Australia atau Australian Defence Force (ADF) Marsekal Mark Binskin. Surat Binskin sebagai respons atas keputusan TNI menghentikan kerja sama militer dengan Australia.

    Panglima juga mengatakan, dirinya memang bersahabat dengan Binskin. Sedangkan isi surat Binskin ada empat poin.

    Poin yang pertama adalah permohonan maaf. “Poin yang kedua akan memperbaiki kurikulum (bahan ajar di fasilitas militer ADF yang menyudutkan TNI, red),” jelas Gatot di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis 5 januari 2017.

    Kemudian untuk poin yang ketiga dalam surat Marsekal Binskin adalah pemberitahuan tentang pembentukan tim investigasi untuk menyelidiki insiden di fasilitas ADF di Perth yang menyinggung TNI. Yang keempat akan mengirimkan komandan Angkatan Darat Australia menemui Gatot.

    Panglima juga mengaku telah membalas surat Binskin. “Terima kasih atas permintaan maaf dan kita hentikan dulu program tersebut (kerja sama TNI dan ADF, red) dan akan dilanjutkan pembicaraan ‎setelah hasil investigasi,” tuturnya.

    Sebagai akibatnya Panglima Gatot juga menolak rencana Binskin mengutus komandan Angkatan Darat Australia ke Indonesia untuk menemuinya. “Setelah investigasi saja,” tegasnya.

    Bukan sampai disitu saja, Gatot juga tak akan berkunjung ke Australia. Apalagi Australia justru akan mengirim salah satu pejabat militernya ke Indonesia.

    “Ngapain saya ke Australia? Harusnya dari sana ke sini. Kan jelas mau ngirim chief army (komandan angkatan darat, red). Ngapain saya ke sana lagi,”tutupnya.
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Panglima TNI Tak Mau Temui Militer Australia, Sebelum Investigasi Selesai Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top