728x90 AdSpace

  • Latest News

    Rabu, 18 Januari 2017

    MUI Pun Ikut Mundur: “GNPF Tak Ada Urusan Dengan MUI”

    Jakarta, Warta.co - Sejak FPI dan Rizieq diterpa banyak masalah, beberapa pihak terlihat mulai menghindar, mengelak, ada pula yang mulai cuci tangan. Ketua MUI Ma’ruf Amin (saat diskusi di PTIK) menegaskan bahwa Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI, tidak ada kaitannya dengan lembaga MUI baik secara struktur maupun non-struktur. Haduhhh, baru sekarang diklarifikasi. Ada apa gerangan?

    Menurut Ma’ruf, gerakan tersebut murni dibentuk dan dijalankan oleh sekelompok masyarakat. Apa yang dijalankan oleh GNPF bukanlah aturan atau instruksi yang diberikan oleh MUI untuk langsung dijalankan ketika fatwa sudah keluar. Setelah Rizieq, sekarang giliran MUI yang mulai bersikap lunak dan terkesan cuci tangan.

    Menurut saya, pernyataan ini sudah terlambat. Semua sudah terjadi dan dampaknya sudah dirasakan banyak orang. Lagian kalau GNPF tak ada kaitannya dengan MUI, mengapa tidak dari dulu mengatakan itu? Kenapa baru sekarang bikin pernyataan seolah sedang kebakaran jenggot? Dari dulu juga namanya GNPF MUI, nggak pernah cuma GNPF. Please tell me why?

    Kalau memang bukan bagian MUI, seharusnya MUI melarang kelompok GNPF memakai nama MUI. Kenapa malah membiarkan? Kan bisa saja GNPF dilaporkan karena menggunakan nama MUI tanpa seizin, atau lakukan apa pun supaya GNPF tidak mencaplok nama MUI. Kalau sekarang baru bikin klarifikasi, ketika situasi negeri sudah panas, malah terdengar aneh. Dulu MUI membiarkan, sekarang mengakui tak ada kaitan dengan GNPF. Logika mudahnya adalah MUI ingin cuci tangan. MUI ingin segera menjauh sebelum semuanya terlambat. Menjauh dari apa?

    Ceritanya begini, beberapa orang yang tergabung dalam GNPF MUI adalah bagian dari FPI. Setahu saya ada nama Habib Rizieq (Imam besar FPI) sebagai ketua pembina GNPF MUI, Mishabul Anam (Ketua majelis syura FPI) yang menjadi wakil ketua I, serta Munarman (juru bicara FPI) yang menjadi panglima GNPF MUI. Mohon ralat kalau salah. Dan menariknya, Rizieq dan Munarman sedang dilanda kasus. Rizieq terkena 5 kasus, dan Munarman baru saja dilaporkan oleh Pecalang serta tokoh adat Bali. Baca artikel di bawah biar jelas.

    Bisa dikatakan GNPF MUI cukup mirip dengan FPI atau perpanjangan dari FPI. FPI sekarang sedang megap-megap menghadapi gempuran kritikan dan protes dari masyarakat karena citra negatif yang dibuatnya. Selama ini FPI dikenal sebagai ormas yang sering berbuat masalah, main hakim sendiri dan berbuat anarkis. Ditambah lagi dengan Trio FPI (Rizieq, Munarman, Novel) yang ketiganya dilaporkan beberapa pihak, jelas masuk akal kalau MUI ingin segera lepas dari bayang-bayang GNPF MUI.

    Menurut saya, MUI terlihat ingin cuci tangan agar tidak ikut terseret makin ke dalam. Jika FPI dan petingginya mendapat masalah karena berbagai hal, bisa jadi MUI juga akan ikut terseret. Lebih baik cari aman dulu sebelum terlambat. Kalau memang betul seperti itu, ini namanya tidak setia kawan, berkawan saat senang, di saat susah malah kabur duluan.

    Mau bilang GNPF tak ada kaitan dengan MUI atau nggak, setidaknya jelas bahwa nama GNPF MUI sudah sangat terkenal, bukan GNPF. Lagipula GNPF adalah Gerakan Nasional Pengawal Fatwa, yang dari namanya saja sudah jelas untuk mengawal fatwa. Pertanyaannya fatwa dari mana? Fatwa dari MUI juga, kan? Kemarin-kemarin MUI sering mengeluarkan fatwa dan beberapa di antaranya menimbulkan sedikit konflik. Banyak yang menilai MUI terlalu gegabah. Sekarang ketika pentolan FPI sedang bermasalah, MUI menyangkal.

    Dalam diskusi yang sama, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menilai adanya kelompok yang memanfaatkan fatwa MUI untuk mengganggu stabilitas keamanan. Ada pihak tertentu, yang mencoba mengarahkan MUI agar mengeluarkan fatwa untuk kepentingan segelintir kelompok. Karena itu Tito mewanti-wanti MUI adanya ancaman tersebut.

    “Jangan sampai kalau ada pihak tertentu yang memanfaatkan lembaga ini, keluarkan fatwa yang membahayakan kebhinnekaan kita,” ujar Tito. “Gerakan transnasional itu berupaya memanfaatkan MUI dengan cara mengeluarkan fatwa tertentu yang kemudian ditegakkan.”

    Sebagai seorang Kapolri, tentu dia tidak mungkin sembarangan memberikan statement seperti itu. Selama beberapa bulan terakhir, kalau kita mengikuti isu panas yang bergulir di Indonesia, tentunya tidak sulit mengetahui siapa pihak yang dimaksud. Pihak tersebut pasti sedang dilirik dan menjadi target. Mungkin saja pihak tersebut sudah tahu hal ini dan sekarang sedang gemetar meriang, tidur tidak nyenyak, ada lobster bakar di depan pun tidak selera.

    Mungkin pihak tersebut digiring pelan-pelan menuju ke perangkap yang tidak disadari. Semakin ke sini, semakin terlihat jelas kalau ini adalah politik yang dicampur aduk dengan agama demi mencapai tujuan oleh kepentingan kelompok tertentu. Ketika politik dan agama (dua hal sensitif) dicampur jadi satu dan disikapi dengan pikiran pendek, duarrrrrrr, hasilnya sudah bisa dilihat sendiri. Karma is working now, what you gave is what you will get in return.

    Bagaimana menurut Anda?

    Salam Entahlah.

    Oleh : XHardy (Sumber : Seword.com)

    Sumber lain :
    http://m.tribunnews.com/nasional/2017/01/17/maruf-amin-tegaskan-gnpf-tidak-ada-urusannya-dengan-mui

    http://m.tribunnews.com/nasional/2017/01/18/kapolri-ada-yang-memanfaatkan-lembaga-mui
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: MUI Pun Ikut Mundur: “GNPF Tak Ada Urusan Dengan MUI” Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top