728x90 AdSpace

  • Latest News

    Rabu, 18 Januari 2017

    Menkeu Mengakui Trumpt Effect Bikin Perekonomian Global Tidak Pasti

    Jakarta, Warta.co - Sri Mulyani Indrawati selaku Menteri Keuangan mengakui, bahwa ketidakpastian ekonomi global membuat dunia harus wait and see, atau menunggu.

    Hal inilah yang membuat Menkeu Mulyani menilai perekonomian menjadi sedikit lebih rumit. "Ada ketidakpastian pembangunan geopolitik di global. Bukan hal yang baru. Hidup memang rumit, kita harus mempersiapkan diri kita. Persepsi bagaimana risiko Indonesia dan dunia dibanding negara berkembang lain. Ini semuaa dapat dipahami," Kata Menkeu Mulyani di Gedung CSIS, Jakarta, Selasa (17/01/2017).

    Mulyani mengatakan bahwa kerumitan ekonomi sudah terjadi beberapa tahun belakang. Di mana, ekonomi menjadi tidak pasti, harga komoditas terjun bebas, walaupun pada akhir-akhir ini, harga komoditas terlihat mulai membaik.

    Selain itu, terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat sedikit membuat khawatir perekonomian global. Lantaran, Trump dalam beberapa kampanye, mengulas soal proteksionis perdagangan AS. Trump bahkan berancang-ancang mematok bea masuk yang tinggi bagi produk asing, khususnya dari Cina (Tiongkok).

    "Mereka cemas dengan apa yang terjadi setelah Trump mengusai. Sentimen pasar berbeda, tapi enggak boleh berlebihan reaksi pasar, ini artinya apa, kita harus melihat permasalahannya. Kondisi global as merupakan negara terbesar di dunia pasti ada pengaruh ke kondisi politik dan ekonomi global," paparnya.

    Sehingga, kata Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini, kondisi ekonomi Indonesia tidak akan terlepas dari faktor eksternal ekonomi global. "Kita punya banyak PR bagaimama memperkuat hal-hal terutama bertahan dalam menghadapi ketidakpastian lingkungan global. Kita akan memiliki menghadapi kerentanan dari luar," tutupnya.
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Menkeu Mengakui Trumpt Effect Bikin Perekonomian Global Tidak Pasti Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top