728x90 AdSpace

  • Latest News

    Selasa, 24 Januari 2017

    Manuver Spektakuler Ahok Ditengah Galaunya Anies-Sandi dan Agus-Silvy

    Jakarta, Warta.co - Pada Debat Pilkada DKI putaran pertama, seluruh elemen bangsa akhirnya mengakui keunggulan Ahok dan Djarot yang menguasai suasana debat. Kepiawaian Ahok memainkan emosi lawan dengan cara skakmat kedua paslon lawan tandingnya sampai tidak berkutik adalah manuvernya yang spektakuler.

    Manuver itu Ahok mainkan ditengah galaunya Anies-Sandi dan Agus-Silvy menghadapi aura kengerian Debat Pilkada DKI 2017 dimana kredibilitas dan kompetensi mereka dipertaruhkan didepan jutaan warga DKI yang menonton acara yang prestisius itu untuk menilai apakah mereka layak atau tidak layak menjadi pemimpin DKI selama 5 (lima) tahun kedepan.

    Tembakan-tembakan Ahok yang straight to the point, penguasaan materi yang diluar kepala dan ditunjang dengan pengalamannya memimpin DKI selama ini membuat kedua paslon lainnya, Anies dan Agus menahan amarah yang tak tertahankan yang membuncah dalam dada.

    Tanggal 27 Januari 2017 nanti, pertandingan lanjutan dalam debat Pilkada DKI putaran kedua telah menanti didepan mata. Saat ini KPU DKI Jakarta telah menyusun tema dalam debat kedua pada Pilkada DKI Jakarta 2017. Ada dua tema yang akan dipaparkan pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur DKI dalam debat yang akan dilangsungkan.

    Tema yang pertama yaitu tentang reformasi birokrasi dan layanan publik, dan tema yang kedua yaitu terkait penataan kawasan perkotaan. Reformasi birokrasi terkait dengan tata kelola pemerintahan di lingkungan Pemprov DKI yang berimplikasi pada mudahnya pelayanan terhadap masyarakat, sementara penataan kawasan perkotaan berkaitan dengan tata ruang.

    Pertanyaannya, mampukah kedua paslon Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono mengimbangi Ahok dan Djarot yang memiliki segudang pengalaman dalam pusaran birokrasi dilingkungan Pemprov DKI?
    Kedua materi itu tentu saja sangat sulit bagi newbie seperti Anies dan Agus yang belum pernah menjadi kepala daerah sebelumnya dalam kaitannya dengan pengelolaan kawasan perkotaan, mulai dari rencana tata ruang sampai dengan bagaimana strategi mereka kedepannya dan lain sebagainya.

    Yang jelas kedua paslon itu akan menjadi bulan-bulanan untuk yang kedua kalinya dan makanan empuk bagi Ahok dan Djarot yang telah malang melintang makan asam garam dunia persilatan pengelolaan kawasan dan tata ruang kota Jakarta.

    Saat ini Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono adalah dua calon Gubernur yang kredibilitas dan kompetensi mereka belum mendapat pengakuan dari masyarakat DKI. Yang satu ngomongin mission impossible ala kota terapung dan segudang penggelontoran dana tunai, yang satunya lagi bicara ala teori perdosenan sehingga bikin penonton mengeryitkan kening mereka berkali-kali saking bingungnya.

    Pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Silvyiana Murni, belum memahami apa yang harus mereka lakukan seandainya nanti mereka terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta karena saat ini mereka masih berkutat dengan pola jualan program-program bantuan langsung tunai dan Rp 1 miliar per RW. Ruhut Sitompul bilang, kodok pun tertawa.

    Wajar Ruhut Sitompul bilang begitu, pendekatan mereka basi, seolah-olah Jakarta memiliki kekayaan yang berlimpah ruah dimana anggaran APBD digunakan seenak udel mereka untuk bagi-bagi uang gratis. Bagaimana mungkin bisa terwujud karena program yang menyangkut dana harus atas persetujuan DPRD DKI yang kini separuhnya adalah pendukung Ahok. Nyahok, bukan?

    Sedangkan pasangan ketiga, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno kelihatan sekali nafsu mereka selangit ingin jadi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI.l dengan program-program yang tidak jelas juntrungan-nya. Seandainya mereka mau berbesar hati dan legowo mengakui keberhasilan dan inovasi-inovasi yang telah dilakukan oleh Ahok dan Djarot selama ini, seharusnya mereka malu.

    Strategi-strategi mereka dalam debat Pilkada DKI putaran pertama justru menjadi bulan-bulanannya Ahok karena mereka sibuk mencari-cari kesalahan Ahok dan Djarot sehingga program unggulan mereka jadinya bias dan tidak jelas apa yang sesungguhnya mau mereka tawarkan kepada warga DKI dengan program-program kerja yang terukur, jelas dan terarah.

    Anies Baswedan dan Sandiaga Uno berupaya menggiring opini seolah-olah keberhasilan yang telah diraih Ahok dan Djarot selama ini tidak pro rakyat miskin dan hanya mendukung orang kaya saja. Sementara, Anies Baswedan berupaya menempatkan dirinya sebagai calon Gubernur yang alim, santun dan welas asih namun si beliau ini lupa bahwa ia adalah orang yang telah gagal yang ditendang Jokowi tanpa ampun keluar dari kabinetnya. Masihkah ia punya rasa malu?
    Kura-kura begitu.


    Oleh : Argo Javirez Sumber : Seword.com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Manuver Spektakuler Ahok Ditengah Galaunya Anies-Sandi dan Agus-Silvy Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top