728x90 AdSpace

  • Latest News

    Kamis, 26 Januari 2017

    Keinginan Rakyat: Ahok-Djarot Menjawab, Anies-Sandi Cuma Nebak

    Dari dua sesi Najwa Shihab (Mbak Nana) yang disiarkan oleh Metro TV dua minggu ini, kita melihat bahwa Mbak Nana sangat teliti dan dengan mata dan mulut yang mantap “menelanjangi” setiap pasangan calon gubernur dan wakil gubernur. Saya tahu mayoritas pembaca Seword tentu mengerti maksud pernyataan mengenai “menelanjangi”.

    Namun mengingat pembaca Seword ini tersebar di seluruh penjuru dunia, bahkan mungkin ada kaum sumpek, fentung, pengagum bidadara bidodoro, dan berbagai macam kaum entah kaum apa-aja-dah-uda-gede-ini juga ikut membaca, maka saya merasa perlu untuk memberikan penjelasan lebih detail mengenai istilah “telanjang” yang saya gunakan, agar terhindar dari mis-interpretasi kaum-kaum yang sudah saya sebutkan di atas.

    “Menelanjangi”, harus dilihat dari perspektif yang lebih intelek dan positif. Mbak Nana melakukan itu kepada mereka dengan cara memberikan pertanyaan-pertanyaan yang singkat, tajam, jelas, sakit, perih, menohok, menggelora, dan yang… sudah lah. Mari kita lanjutkan!

    Setiap paslon dipaksa untuk memberikan jawaban-jawaban jujur. Inilah kekuatan perempuan, dari tatapan matanya dan cara bertanya saja, kita tidak mungkin tidak menjawab secara jujur. Kalau mau tahu, silakan jadi suami agar mengerti bagaimana rasanya ditanya oleh perempuan. Betul kan yang saya katakan?

    Saya tidak bisa membayangkan jika acara Mata Najwa diganti dengan Mata Narto, Mata Jaja, dan mata-mata lainnya. Sudah tentu acara seperti ini tidak menarik lagi dengan kehadiran Narto, Jaja, Udin, dan mas-mas, brother lainnya..

    Akhirnya Anies yang awalnya saya kagumi, mengakui bahwa di dalam kepemimpinan, ia sepandangan dengan FPI yang menganggap pemimpin harus dan mutlak beragama Islam. Namun pembaca kaum yang sudah saya sebutkan tenang saja, saya tidak akan membahas itu. Sesi panasnya sudah ditulis panjang lebar oleh rekan penulis Seword yang saya kagumi, Bang Palti Hutabarat di link berikut:

    https://seword.com/politik/terus-didesak-najwa-shihab-akhirnya-anies-mengaku-sepandangan-dengan-fpi/

    Penekanan saya ada di satu sesi saja. Sesi yang paling menarik bagi saya adalah ketika setiap pasangan calon (paslon) ini diberikan cuplikan video singkat yang hanya menampilkan latar belakang warga DKI yang berbeda-beda. Sebelumnya paslon ini tidak diberikan sedikitpun briefing bahwa ada kegiatan ini (buat yang skeptis, katakanlah “katanya sih ga ada bocoran“).

    Beruntunglah paslon nomor 3 (Anies Sandi) yang pastinya sudah dibisik oleh timsesnya karena minggu lalu sudah ada formatnya.

    Ilustrasinya percakapan belakang layarnya mungkin seperti ini:

    Timses: “Masbro, minggu lalu waktu Mbak Nana mewawancarai Ahok dan Djarot, ada sesi tebak-tebak keinginan rakyatnya. Mending ente pasang kuda-kuda.”

    Anies: “Oke bang, siap, kami pelajari dulu semua kemungkinannya, kami siapkan, dan kami diskusikan dengan baik.” (Biasa lah kayak gak tau aje gaya dosen)

    Sandi: “Udeh santai aje, gampang nebak-nebak, sebut aja semuanya ke Mbak Nana, pasti ada yang bener lah” (Dengan gaya petantang petenteng yang jadi ciri khasnya untuk menutup kegugupan)

    Di video tersebut, ada warga yang merupakan pekerja, pelajar, pedagang kaki lima, ibu rumah tangga, dan mahasiswa kampus. Lantas apa jawaban dari paslon-paslon yang ada?

    Minggu lalu di segmen ini secara luar biasa Ahok Djarot dapat menjawab 80% bahkan 100% kebutuhan warganya yang datang dari berbagai latar belakang! Mereka tidak menebak, mereka tidak asal tembak, mereka hanya menjawab paling banyak 3 jawaban dan hampir seluruhnya tepat! Luar biasa bukan? Sangat berasa profesionalisme yang ditunjukkan oleh kedua orang ini. Dapat dilihat di tautan di bawah ini:

    Video Jurus Ahok-Djarot: https://www.youtube.com/watch?v=13xpTzQXPro

    Bagaimana dengan Anies Sandi? Saya kira mereka bukan menjawab. Mereka hanya menebak-nebak keinginan rakyat. Anies lumayan menjawab keinginan warga DKI. Meskipun ada yang tidak tepat, ada satu atau dua jawabannya yang tepat sasaran. Bagaimana dengan Sandi? Walah… Kerjaannya ya kok nebak? Jawaban Sandi membuat saya tertawa karena lucu. Mengapa lucu?

        “Macet, banjir, transportasi… Ehmm.. Macet, banjir, transportasi… Hahaha..” – Sandiaga Uno

    Video Strategi Anies-Sandi: https://www.youtube.com/watch?v=8xxsn-bETD8

    Begitulah jawaban mereka ketika mencoba untuk menebak.

    Lantas kita sebagai warga Jakarta, khususnya sebagai swing voters, pasangan mana yang akan kita pilih? Ketimpangan antara langit dan bumi sangat berasa. Mereka yang down to earth betul-betul mengerti kebutuhan rakyat. Mereka yang above the heaven hanya bisa melihat dari langit nun jauh disana, dan mungkin lupa membawa kacamata, jadi samar-samar, sehingga mereka hanya menebak-nebak.

    Ini Jakarta, seperti Gotham City dengan warga Jakarta sebagai The Riddler berkuasa dengan teka-teki yang harus dijawab. Anies Sandi bagi saya hanyalah seperti Pinky and The Brain yang memiliki nafsu untuk berkuasa, namun mereka tidak sadar mereka seperti tikus-tikus yang berada di dalam kerangkeng partai politik dan kerangkeng “surat kesepakatan politik”. Disini Batman mencoba untuk menjawab pertanyaan The Riddler dengan tepat dan akurat. Karena setiap tebakan yang salah akan senantiasa mengancam nyawa Batman disini. Mirip bukan sama karakter warga ibukota pada umumnya?

    Jika kita hanya menebak-nebak dan mengetes keberuntungan di dalam menjawab permasalahan rakyat seperti yang dilakukan Anies Sandi, tentunya dapat dibayangkan seberapa banyak APBD yang akan meleset dari sasaran? Berpikirlah secara integrated.

    Memang Jakarta bukan permainan lah. Jakarta butuh pemimpin bukan femimfin yang feminim dan yang sepandangan dengan FPI mengenai surat Al-maidah 51!

    Jakarta butuh Batman dan Robin yang diperankan oleh pasangan Ahok dan Djarot di dalam menjawab setiap tebakan dari The Riddler yang diperankan oleh Warga Jakarta. Jakarta tidak butuh pemimpin yang hanya main tebak-tebakan.

    Betul kan apa yang saya katakan?

    Penulis : Hans Sebastian Sumber : Seword.com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Keinginan Rakyat: Ahok-Djarot Menjawab, Anies-Sandi Cuma Nebak Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top