728x90 AdSpace

  • Latest News

    Selasa, 17 Januari 2017

    Intoleran Dilakukan Oleh Orang Punya Daya Pikir Luar Biasa, Tapi Kurang Pondasi Agamanya

    Surabaya, Warta.co - Keberagaman agama dan tumbuhnya pemikiran radikal kelompok memicu maraknya perdebatan dan persengketaan antar kelompok agama, suku. Maka, Pengetahuan tentang toleransi menjadi hal yang sangat penting bagi masyarakat multikultural di Indonesia.

    "Intoleran sebenarnya dilakukan oleh orang-orang yang memiliki daya fikir yang luar biasa, akan tetapi kurang pondasi keagamaannya," demikian ungkap Masduqi Toha dalam seminar Surabaya Outlook 2017 bertema ‘Menolak intoleransi, Melawan Radikalisme’, di Aula Prof Soetandyo Gedung C Fisip Kampus B Universitas Airlangga, Senin 16 Januari 2017).

    Ketua PC NU Surabaya KH Muhyiddin Zuhri, salah satu pemateri pada seminar itu menambahkan, semua agama samawi mengemas toleransi dan multikultural dalam konsep dakwah. Yakni bagaimana menyerukan sikap saling menghargai melalui nilai-nilai yang diajarkan oleh Agama.

    "Toleransi adalah paradox dalam dakwah, toleransi tidak membenarkan apa yang ada dalam kultur dan agama orang lain. Namun menghargai bahwa orang lain juga merasakan hal yang sama. Bertoleransi tidak harus menghilangkan identitas (primordial) agama, namun lebih pada menghargai sebuah perbedaan," imbuhnya.

    Adanya toleransi, sikap kasih sayang, dan cinta kasih dalam suatu masyarakat multikultural adalah cara mengurangi potensi terjadinya konflik dan benturan sosial dalam masyarakat. Selain itu, perbedaan-perbedaan dalam masyarakat multikultural dapat disemai menjadi hal yang indah melalui dialog pencerahan oleh pemangku kepentingan.
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Intoleran Dilakukan Oleh Orang Punya Daya Pikir Luar Biasa, Tapi Kurang Pondasi Agamanya Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top