728x90 AdSpace

  • Latest News

    Kamis, 19 Januari 2017

    Habib Rizieq dan Ahok, Siapa yang lebih tidak bisa Menjaga Lisan?

    Jakarta, Warta.co - Selama ini, Ahok dikenal orang yang tidak bisa menjaga lisan, ceplas-ceplos, omongannya penuh dengan kata-kata kasar, dan hinaan. Puncaknya, karena Ahok dianggap tak bisa menjaga lisan, beliau terseret kasus penistaan agama saat berpidato di depan masyarakat Kepulauan Seribu. Ahok dianggap menghina agama Islam terkait surat Al-Maidah ayat 51.

    Ahok pun dilaporkan oleh sosok yang selama ini lantang dan menganggap dirinya sebagai pembela agama yaitu Habib Rizieq. Beliau mungkin tidak bisa bercermin, Beliau melaporkan Ahok karena lisannya, namun beliau tidak menyadari bahwa ucapannya tidak lebih baik dari Ahok. Ucapannya juga penuh dengan kata-kata kasar, cacian, makian kepada kelompok yang mereka tidak suka. Jangankan non-muslim, banyak ulama yang mendapat cacian seperti Gus Dur yang kata Habib Rizieq adalah orang yang buta mata dan buta hati.

    Islam mengajarkan umatnya untuk bisa menjaga lisan, banyak orang yang celaka karena tidak bisa menjaga lisan. Lisan jugalah yang bisa membawa manusia ke surga sekaligus ke neraka. Jika bisa menjaga lisan, maka surga jaminannya. Sebaliknya, jika tidak bisa menjaga lisan, maka neraka menjadi ancamannya.

    Perkataan atau ucapan yang dinilai kasar, tidak santun, penuh cacian dan makian bisa diindikasi dari orang yang mendengarkan. Jika semakin banyak pendengar yang tersinggung dengan ucapan seseorang, maka itu artinya ucapannya penuh dengan cacian, kasar, serta hinaan.

    Meskipun Ahok orang yang ceplas-ceplos dan kalau berbicara kurang terkontrol, namun beliau baru sekali terseret kasus hingga dilaporkan ke pihak berwajib yang diakibatkan karena omongannya. Sekarang kita cek berapa banyak orang yang sakit hati dengan ucapan Habib Rizieq serta berapa kasus yang dilaporkan ke polisi akibat ucapan beliau.

    1. Sukmawati Soekarnoputri

    Tak terima dengan pernyataan Rizieq Shihab, putri Presiden RI pertama Sukarno, Sukmawati Soekarnoputri melaporkan pentolan FPI itu ke Bareskrim Polri, 27 Oktober 2016. Rizieq dianggap melecehkan Pancasila dalam ceramahnya di wilayah Jabar.

    Dalam rekaman itu, Rizieq menyebut “Pancasila Soekarno ketuhanan ada di pantat, sedangkan Pancasila piagam Jakarta ketuhanan ada di kepala.

    2. Warga Kelapa Gading

    Laporan lainnya juga datang dari Khoe Yanti Kusmiran, warga Kelapa Gading, Jakarta Utara. Ia mengadukan Rizieq ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Bareskrim Polri pada Senin 16 Januari 2017.

    Menurut Yanti, pernyataan Rizieq yang diduga menistakan agama itu telah diungggah ke situs media sosial YouTube. Pada video tersebut, Rizieq tampak tengah berbicara di depan massa dan membahas mengenai ucapan selamat Natal.

    “Video (itu) pada 25 Desember, kan beliau ceramah di Pondok Kelapa. Dari situ itu pada menit ke-3 di YouTube itu, beliau menistakan agama. ‘Kalau Tuhan Yesus itu lahir bidannya siapa?'” kata Yanti di Bareskrim Polri gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Gambir, Jakarta Pusat, Senin (16/1/2017).

    3. Student Peace Institute

    Laporan serupa pun juga dilakukan lembaga Student Peace Institute dan Forum Mahasiswa Pemuda Lintas Agama (Rumah PELITA). Koordinator Rumah Pelita, Slamet Abidin menuding ucapan Rizieq dalam video yang beredar dapat memecah belah kerukunan antaragama di Indonesia.

    Sejumlah mahasiswa yang tergabung PMKRI melaporkan Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab ke Polda Metro Jaya. Mereka melaporkan Rizieq dengan dugaan penistaan agama.

    4. PMKRI

    etua Umum PP PMKRI Angelius Wake Kako mengatakan, pelaporan dilakukan terkait isi ceramah Rizieq Shihab di Pondok Kelapa, Jakarta Timur pada 25 Desember 2016 dianggap menistakan agama. Pernyataan itu pun dianggap melukai hati pemeluk agama tertentu.

    “Beliau menyatakan bahwa kalau Tuhan itu beranak, terus bidannya siapa? Dan di situ kita temukan banyak gelak tawa dari jemaat terhadap apa yang disampaikan dari Habib Rizieq tersebut,” ujar Angelius di Mapolda Metro Jaya, Senin (26/12/2016).

    5. Hansip

    Lagi-lagi ucapan pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab dipermasalahkan. Ucapan Rizieq yang direkam dan disebarkan melalui situs berbagi video, YouTube, itu pun berujung pada pelaporan kepolisian.

    Dalam laporan itu, ujar Argo, Rizieq dianggap melanggar Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45 ayat 2 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

    Argo mengungkapkan, pelapor mengaku melihat ceramah Rizieq melalui YouTube yang dianggap dapat memicu kebencian berbau SARA antar-warga. Ceramah itu menyinggung Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan yang disebut mendorong Gubernur Bank Indonesia (BI) untuk melaporkan Rizieq terkait logo palu arit di uang baru.

    “Dalam isi ceramah itu, terlapor menyebut ‘Di Jakarta Kapolda mengancam akan mendorong Gubernur BI untuk melaporkan Habib Rizieq.. pangkat jenderal otak Hansip’,” tutur dia.

    6. Rumah Pelita

    Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab kembali dilaporkan ke Mapolda Metro Jaya atas tudingan dugaan menyebarkan kebencian berbau SARA dan penodaan agama.

    Kami dari Forum Mahasiswa Pemuda Lintas Agama melaporkan Habib Rizieq tentang penyebaran kebencian untuk memecah belah persatuan dan kesatuan Republik Indonesia serta memecah belah Islam,” ujar Ketua Rumah Pelita Slamet Abidin di Mapolda Metro Jaya, Jumat (30/12/2016).

    Slamet menyayangkan isi ceramah Rizieq yang dianggap terlalu jauh masuk ke ranah keyakinan agama lain. Apalagi video penggalan isi ceramah itu kini telah tersebar luas melalui media sosial. Sebab, pernyataan Rizieq dinilai dapat memecah belah NKRI dan kerukunan antar-umat beragama.


    Habib Rizieq menuduh Ahok menghina agama Islam, namun beliau tidak menyadari bahwa dirinya telah menghina agama Kristen. Habib Rizieq melarang Ahok untuk tidak membicarakan sesuatu dari agama Islam karena beliau orang Kristen dan tidak paham tentang Islam, akan tetapi Habib Rizieq tidak pernah melarang dirinya untuk tidak membicarakan sesuatu dari agama Kristen, padahal dia bukan pemeluk agama Kristen. Tidak hanya itu, pancasila juga tidak luput dari penistaan yang dilakukan beliau.

    Kesimpulannya, Habib Rizieq membuat standar ganda untuk dirinya. Umat agama lain tidak boleh menghina agama Islam, namun khusus beliau boleh untuk menghina agama lain. Banyaknya pihak yang sakit hati karena ucapan Habib Rizieq menjadi indikasi bahwa ucapan Habib Rizieq tidak lebih baik dari Ahok.

    Mungkin seperti itu…..

    Oleh :  saefudin achmad  Sumber : Seword.com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Habib Rizieq dan Ahok, Siapa yang lebih tidak bisa Menjaga Lisan? Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top