728x90 AdSpace

  • Latest News

    Kamis, 26 Januari 2017

    Debat Kedua, Prediksi dan Harapan

    Debat putaran kedua calon gubernur DKI Jakarta tahun 2017 akan digelar tanggal 27 Januari tetap di Hotel Bidakara Jakarta Selatan. Format dan mederator debat berubah dan durasi debat ditambah.

    Thema debat putaran kedua adalah Reformasi Birokrasi dan Pelayanan, serta Penataan Kawasan Perkotaan. Bagaimana jalannya debat kedua, tontonan seperti apa yang akan disuguhkan kepada pemirsa? Seperti apa upaya para calon untuk meyakinkan calon pemilih, berikut ini prediksi penulis.

    Pasangan nomor 3 (Anies – Sandi)

    Anies tetap dengan keahliannya yang simpatik dalam mengola kata merangkai kalimat indah untuk melancarkan serangan terbaik. Apakah Anies akan melakukan gol bunuh diri? Tergantung tendangan ke arah mana. Kalau diarahkan ke Paslon nomor 2, sepertinya ya, gol bunuh diri lagi. tapi kalau serangan ke Paslon nomor 1,  maka goals-nya ada dua kemungkinan. Pertama, mendapat simpati karena Anies akan terlihat cerdas. Kedua, menuai antipati karena dianggap membully.

    Anies, “Jangan meremehkan kata-kata”. Wiji Tukul, “Istirahatlah kata-kata”.

    Sandi? Sandi akan berusaha tampil cerdas dengan dukungan data sebagai upaya menebus kesalahan pada debat pertama.

    Pasangan nomor 2 (Ahok – Djarot)

    Ahok – Djarot akan tampil kurang lebih sama dengan debat pertama, tetap tampil lebih mirip sebagai Narasumber. Sedikit perubahan, yaitu akan lebih tegas dan jelas menjelaskan programnya yang sering dikritik seperti penggusuran atau relokasi didukung dengan data-data hasil kerja. Ahok – Djarot tetap akan menggunakan bahasa bumi yang sederhana dan langsung ke sasaran alias to the point.

    Kemungkinan Ahok akan lebih menegaskan lagi bahwa semua kebijakan dan programnya sebagai bentuk pelayanan pemerintah DKI Jakarta kepada warga Jakarta supaya wagra Jakarta mendapatkan manfaat dari membayar pajak.

    Intinya, “Ahok telah kembali” dan “Mbah” Djarot semakin tua dan bijaksana.

    Pasangan nomor 1 (Agus – Sylvi)

    Paslon nomor 2 akan berusaha tampil maksimal dan tidak terpengaruh dengan kejadian-kejadian diluar panggung sejak setelah debat perdana selesai digelar, misalnya:

        Isterinya yang marah-marah di twitter dan sudah minta maaf.
        Kasus dugaan korupsi dana Bansos dan pembangunan Masjid Balai Kota Jakarta Pusat yang diduga melibatkan Sylvi telah ditingkatkan ke tahap penyidikan. Kapolri memastikan penanganan kedua kasus ini jalan terus sama halnya dengan kasus yang dituduhkan ke Ahok.
        Cuitan bapaknya Agus (SBY), melalui akun twitter@SBYudhoyono, “Ya Allah Tuhan YME…..” yang viral dan dibully Seharusnya jadi tuntunan, malah jadi tontonan, kata Anas Urbaningrum.
        Mengenai bebasnya Antasari Ashar, tentu tidak ada kaitannya.

    Tentang Thema Debat

    Thema debat kedua sangat menguntungkan Ahok dan Mbah Djarot. Sebenarnya apapun themanya, Ahok – Djarot bukan lawan tanding yang sebanding dengan kedua Paslon. Mohon maaf karena saya jujur.

    Reformasi Birokrasi dan Pelayanan, serta Penataan Kawasan Perkotaan memungkinkan paslon nomor 2 mendapat banyak sindiran dan bahkan serangan. Justru serangan-serangan itu akan lebih menguntungkan Ahok – Djarot. Mungkin kita akan mendengar pernyataan “ini yang kami tunggu-tunggu” dari Ahok. Dan pemirsa akan menyaksikan banyak gol bunuh diri. Secara singkat bisa dianggap bahwa debat kedua adalah banyak tentang kepemimpinan priode pertama Ahok – Djarot  di jakarta.

    Dinamika debat

    Debat akan berlangsung sedikit lebih dinamis dari debat sebelumnya. Debat kedua akan lebih dinamis karena ada pasanga calon yang tampil lebih “ngotot” karena merasa sudah menguasai data. Selain itu, akan ada juga paslon yang sensitif dan tidak bisa menyembunyikan emosi.

    Pemirsa tetap akan disuguhi tontonan menarik dari kemampuan Ahok – Djarot mengelaborasi program kerja yang jelas, terstruktur dan terukur. Sikap bijaksana dan mengayomi “mbah” Djarot, Untaian kalimat indah Anies, Data dan geleng-geleng Sandi, Puisi lirih Sylviana Murni dan “Pil Tuntas” AHY bernana program bantuan dana.macam-macam itu sampai ke “Cagub ‘rasa’ Vicky Prasetyo”.

    Harapan

    Semoga Tina Talisa yang disebut-sebut dekat dengan Partai Demokrat dan Eko Prasosjo mantan Wakil menteri di era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bisa memoderasi jalannya debat sehingga menjadi tontonan menarik seperti Ira Kusno pada debat perdana. Bagaimana jalannya debat kedua? Kita tunggu saja hari jumat 27 Januari 19:30 malam.

    Jangan senang duluuu….

    Penulis : S Hakim Sumber : Seword.com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Debat Kedua, Prediksi dan Harapan Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top