728x90 AdSpace

  • Latest News

    Senin, 30 Januari 2017

    Buset, Belum Satu Hari Tersangka Sudah Teriak Praperadilan

    FPI memang ormas paling heboh di Indonesia. Semua hal yang bisa mereka teriakin kafir kecuali Angpao yang dibagikan Tahun Baru Imlek kemarin.

    Kali ini Indonesia menjadi heboh karena akhirnya Rizieq Shihab menjadi tersangka penistaan Pancasila. Banyak yang skeptis pemerintah akan mengusut kasus ini dengan serius mengingat Rizieq mampu mengerahkan massa dalam jumlah besar. Namun ternyata pemerintah kita berani, senin sore Rizieq dinyatakan sebagai tersangka.

    Tentu saja pihak yang paling heboh adalah FPI. Juru Bicara FPI, Slamet Maarif mengatakan akan ajukan praperadilan. Belum satu malam, eh FPI sudah kebakaran jenggot

    Praperadilan itu Mengelak Kasus

    Suka tidak suka, Rizieq Shihab merupakan salah satu orang paling terkenal dan berpengaruh di Indonesia.

    Tapi tunggu dulu, terkenalnya Rizieq bukan karena kebaikan maupun sikap toleransi, namun karena ucapannya yang sembarangan dan sudah menyenggol banyak pihak. Terkenal karena alasan ini merupakan hal yang sangat buruk, karena semua orang se Indonesia menjadi tahu “Wah, Rizieq rupanya orang seperti ini…”

    Sekarang Rizieq sudah resmi menjadi tersangka dalam kasus penghinaan Pancasila. Tentu saja bisa ditebak langkah selanjutnya, yaitu meminta praperadilan.

    Praperadilan tidak akan melihat apakah kasus yang ditimpakan kepada seseorang benar atau tidak. Namun yang dipermasalahkan adalah prosedur penetapan tersangka.

    Bisa anda lihat? Bila tidak mampu mengelak kebenaran kasusnya, dipermasalahkan penetapan tersangkanya.

    Ahok tidak pernah berteriak praperadilan dan berani maju langsung ke sidang. Padahal penetapan tersangka Ahok termasuk janggal dan kelas bisnis, cepat, dan kilat. Rizieq lain, penetapan tersangkanya terkesan lama dan diwarnai oleh aksi ‘pengawalan’

    Aksi pengawalan ini malah seperti intimidasi kepada polisi, bahwa bila polisi berani menetapkan Rizieq sebagai tersangka maka mereka akan ‘macam-macam’. FPI sendiri tetap pada pendiriannya untuk ‘mengawal’ Rizieq Shihab

    “Saya pastikan akan kawal Habib Rizieq dan akan bela ulama,” kata Slamet Maarif.

    Bela ulama yang mana? Rizieq Shihab ulama? Wah, setahu kita semua ulama itu ucapannya membawa kesejukan dan kedamaian. Bukan teriak-teriak kafir, palu arit dan yang terakhir terekspos sex chat Rizieq dengan Firza. Bila orang seperti ini menyebut dirinya sebagai ulama, bisa ditertawakan semua orang.

    Melihat Rizieq yang selalu ‘dikawal’ FPI maka bisa terlihat bahwa Rizieq termasuk orang yang penakut. Ahok berani datang tanpa minta pengawalan ini-itu. Rizieq malah wajib dikawal, takut apa? Takut dibunuh tidak masuk akal, yang dia datangi markas polisi. Yang benar adalah takut mendapat status tersangka. Namun apa daya, akhirnya status ini didapatnya juga.

    Respon Kilat FPI

    Respon FPI ini terbilang sangat cepat, dalam hitungan jam. FPI juga tidak takut ikut tenggelam bersama Rizieq, mereka tetap ngotot membela dan menganggap Rizieq tidak bersalah. Mungkin banyak anggota FPI yang otaknya sudah tersumbat debu, tidak bisa melihat media terpercaya sudah banyak mengekspos tabiat buruk Rizieq.

    Inilah sudah seperti cuci otak, berita sevalid dan sebenar apapun tetap akan mereka tolak. Ini seperti orang yang masih menganggap bumi datar padahal sudah ada fotonya dari luar angkasa.

    “Kami akan bela Habib habis-habisan, sampai titik darah penghabisan,” kata Slamet. Salah satu upaya membela, kata Slamet dengan berdemonstrasi turun ke jalan.

    “Kami akan tunggu, tergantung reaksi dari masing-masing umat,” kata dia.

    Bela apa yang hingga perlu turun ke jalan? Intimidasi malah iya, bukannya menunggu sidang dan berharap agar polisi menegakkan keadilan malah main jalanan. Apa mereka merasa efek demo bela Islam mereka masih ampuh? Mau membuat demo bela Rizieq Shihab? Sungguh kita harus prihatin dengan imajinasi mereka.

    Sekarang sebagai warga yang tidak bersumbu pendek tentu kita berharap agar kasus ini diselesaikan secara tuntas. Jangan hanya Ahok saja yang kasusnya kilat, kasus Rizieq kalau bisa dipercepat juga. Sudah lama kita semua disuguhkan kesan bahwa hanya dengan mengerahkan massa, pemerintah bisa ditekan.

    Bagaimanapun kita harus salut kepada pak Jokowi. Rizieq yang masih mampu mengerahkan massa pun tidak ditakuti. Pemerintah sebelumnya hanya bisa prihatin dan melihat FPI main sweeping saat ramadhan namun tidak saat hari pembagian Angpao. Semoga saja Rizieq mendapat ganjaran yang setimpal dengan apa yang sudah diperbuatnya. Yang baik berbalas baik, yang jahat berbalas…… (30/01/2017)

    Penulis : Evan Kurniawan  Sumber : Seword.com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Buset, Belum Satu Hari Tersangka Sudah Teriak Praperadilan Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top