728x90 AdSpace

  • Latest News

    Sabtu, 21 Januari 2017

    Ahok Itu Seperti UANG. Lecek-Lecek Pun Tetap Saja Diambil Orang!

    Jakarta, Warta.co - Saya tidak tahu harus memulai tulisan ini dari mana. Tapi yang pasti, saya ingin menyampaikan seperti ini : Dari dulu sampai sekarang, Ahok selalu diserang dengan berbagai macam isu. Tujuan mereka cuma satu : menjegal Ahok agar tidak menjadi gubernur DKI lagi.

    Tidak dapat dipungkiri bahwa banyaknya isu yang menyerang Ahok ditambah lagi saat ini Ahok sedang menjalani proses persidangan kasus dugaan penistaan agama, sedikit banyaknya bisa mempengaruhi elektabilitas beliau.

    Memang, elektabilitas bukan segala-galanya. Elektabilitas tinggi tidak bisa dijadikan jaminan cagub tersebut bisa menang saat pemilihan nanti. Hasil akhir dari sebuah pilkada tetap saja berdasarkan banyaknya jumlah suara pemilihnya yang sah. Bisa saja hari ini si A bilang mau coblos nomor urut 1, tapi saat tiba di TPS nanti malah coblos nomor huruf 2. Kata pepatah : Rambut sama hitam tapi hati siapa yang tahu.

    Begitu juga dengan Ahok. Dalam pilkada nanti bisa saja menang dan bisa saja kalah. Kalau Ahok menang, berarti Ahok masih diberi kesempatan untuk memperbaiki wajah ibukota. Tapi kalau kalah, siapa yang bakalan rugi? MASYARAKAT DKI

    Sejak Ahok memimpin Jakarta, banyak perubahan nyata yang bisa kita lihat. Mengenai perubahan apa saja yang saya maksud kan diatas, telah sempat saya bahas dalam tulisan sebelumnya. Silahkan ikuti tautan dibawah ini.

    Coba bayangkan kalau Ahok tidak lagi memimpin Jakarta, apa yang kira-kira bakalan terjadi?

    Pertama, birokrasi akan kembali ribet. Mau ngurus apa saja prosedur nya berbelit-belit. Tapi coba kalau ada uang pelicinnya, bisa selesai lebih cepat. Intinya, saling pengertian lah.

    Kedua, wajah ibukota akan kembali seperti dulu. Banjir, pemukiman liar, dan seribu satu permasalahan klasik ibukota akan kembali bermunculan. Saat itu, kalian baru merasakan kejamnya ibu tiri tak sekejam ibukota.

    Ketiga, Jakarta akan memiliki gubernur baru. Mungkin ini yang mereka inginkan. Memiliki seorang gubernur yang sopan. Karena terlalu sopan, kerja nyata nya pun layak dipertanyakan.

    Kalau Ahok tidak terpilih lagi menjadi gubernur, apakah Ahok rugi? TIDAK! Ahok itu seperti uang. Lecek-lecek pun tetap saja diambil orang.

    Memang, banyak yang beranggapan kalau Ahok itu gubernur yang “bermulut comberan”. Tapi kalau Ahok marah, pasti ada sebabnya. Masak iya, kalian sudah kerja dengan benar tiba-tiba Ahok datang lalu marah-marah tanpa justrungan. Kalau itu yang terjadi, gampang. Tangkap Ahok, masukkan kedalam botol lalu kirimkan ke Antartika. Biar dia berteman dengan penguin disana 😀

    Selain itu, Ahok termasuk orang yang memiliki potensi besar dalam dirinya. Percaya atau tidak, ada banyak orang yang akan memperebutkannya.

    Menurut hemat saya, 3 hal ini bisa saja terjadi jika Ahok tidak terpilih lagi menjadi gubernur DKI dalam pilkada nanti :

    Pertama, Ahok akan menjadi salah satu menteri di kabinet nya Jokowi. Jokowi tentu tidak ingin Ahok yang potensial jatuh ke tangan pihak yang salah. Jokowi akan memanfaatkan kemampuan yang ada dalam diri Ahok untuk kemajuan negara ini. Apalagi sebelumnya Jokowi dan Ahok pernah menjadi partner kerja. Jadi mudah saja Jokowi menyampaikan keinginannya kepada Ahok.
    Kedua, Ahok akan bekerja diperusahaan orang lain. Banyak pengusaha yang menginginkan pemimpin yang visioner dan bekerja nyata seperti Ahok untuk memimpin perusahaan mereka. Ahok akan di berikan gaji yang besar dan fasilitas yang lengkap dengan catatan Ahok harus memajukan perusahaan mereka. Bagi Ahok, memajukan sebuah perusahaan bukan lah hal yang sulit. Jakarta saja bisa dia pimpin, apalagi sebuah perusahaan.

    Ketiga, Ahok akan jadi gubernur di tempat lain. Misalnya di Sumatera Utara atau Papua. Kemungkinan dua tempat tersebut siap menampung Ahok. Siapa yang tidak mau tempat nya maju dan bebas dari tikus-tikus berdasi?

    Semua keputusan ada di tangan warga DKI Jakarta. Masih mau dipimpin gubernur yang bekerja nyata atau mau coba dipimpin gubernur yang masih cita-cita.

    Begitulah kera-kera.
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Ahok Itu Seperti UANG. Lecek-Lecek Pun Tetap Saja Diambil Orang! Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top