728x90 AdSpace

  • Latest News

    Minggu, 29 Januari 2017

    Agus Benar, Sandi Uno Culas. Bertanya Pada Agus Untuk Menyerang Ahok

    Maksud loe?? Kalo mau nyerang tuh yang gentle dong Mas Sandi, tanya ajah langsung to the point ke Ahok-Djarot apa yang mengganjal hatimu, dan seranglah mereka dengan pertanyaan-pertanyaan tajammu..

    Pasti kamu terpuaskan dengan jawaban mereka, jadi gak perlu minjem mulut orang lain buat mencoba ‘mengupas‘ Ahok-Djarot dari sisi manapun, be gentle dong.. masa beraninya cuma to the point ke Dewi Persik doang sih?

        Buka…

        Buka…

        Kamu nyuruh DP buka baju, sampe dia nangis.. _Kamu mah kebangetan jadi laki, Mas.. suka gatel yah?

    Trus, kamu pasti gak nyangka kan kalo Agus langsung ‘nembak‘ taktik culasmu itu? Straight to the point, ngomong on the spot lagi.. kalo saya mah digituin tuh malu… kan jadi ketauan banget kalo kamu culas, Mas..

    Tau gak, gara-gara Agus bilang;

        Saya ngerti taktitknya Paslon 3 (Sandi) bertanya pada kami untuk menyerang Paslon 2 (Ahok-Djarot)

    Saya tuh tetiba jadi simpati loh sama Agus, padahal sebelumnya saya antipati banget liat Agus dan segala keculunannya itu..

    Gegara itu juga, saya makin antipati sama Anies-Sandi, walaupun sebelumnya saya sudah #mual-mual tiap melihat kamu, sekarang nambah lagi kadarnya, Mas..

    Belum lagi kalau saya lihat Pak Anies bicara dan mulai nyinyir.. #mulesdeh… macem emak-emak ajah gituhh..

    Pak, Anda terlalu banyak beretorika, sepertinya Anda lebih tepat menjadi seorang Pendidik saja seperti sebelumnya, atau beralih menjadi seorang Motivator pengganti Mario Teguh?

    Karna menjadi seorang Gubernur tidak bisa seretorika itu, membenahi Jakarta tidak bisa hanya memberi dukungan moral dan memotivasi warganya seperti yang dilakukan Gubernur Jawa Barat, agar warganya berdoa dan merenung saat kebanjiran..

    Membangun Jakarta juga tidak bisa hanya dengan cara mengukur kata-kata, tapi butuh segalanya;

        Berfikir dan Beraksi cerdas, Tepat, Cepat dan Cadas.

    Jika Anda mengkhawatirkan Jakarta dibawah kepemimpinan Ahok-Djarot karna masalah anak putus sekolah warisan masa lalu, lalu bagaimana warga Jakarta bisa menitipkan 5 tahun kedepan dibawah kepemimpinan Anda?

    Wong ditugasi jadi Mentri Pendidikan saja tidak selesai kok.. Gimana mau membangun Jakarta yang bukan cuma pendidikan yang diurusi, tapi dengan seabreg masalah dan mafianya itu?

    Kalau Anda bilang, Anda akan memperlakukan PNS dengan lembut, tidak ditakut-takuti oleh pemecatan atau punishment, itu cuma RETORIKA, Bapak…

    Kita ndak bisa cuma bilang;

        Jangan korupsi yaa, karna korupsi itu dosa, blablabla…

    Pada ‘setan‘ dan mafia di Jakarta.. Ndak bisa, Pak, salah-salah Anda yang “dimakan” sama mereka..

    Lihat saja pengalaman Ahok yang coba disogok pake duit segepok dan jam tangan miliaran sama PNS nya sendiri, kan gila itu? PNS nya saja dah macem mafia, gimana rekanannya?

    Gak bisa ngusir ‘tikus-tikus’ pake cara sopan begitu, Pak Anies.. Harus pake cara tegas dan cadas.

    Trus.. gimana dengan Agus malam ini?

    Agus masih mengawang-awang diangkasa.. dia bicara dilokasi debat tapi kadang-kadang mata dan fikirannya entah kemana.

    Tapi sepertinya latihan debat selama dua hari saat absen kampanye, sedikit membuatnya lebih percaya diri dan tidak lagi seperti penghapal, walaupun masih terlihat Agus seperti sedang berpidato bukan berdebat.

    Diperbaiki lagi ya Dek, debat terakhir nanti harus lebih bagus lagi, daripada kena marah Pepo toh?

    Isi debatnya Agus gak perlu dijabarin disinilah ya? Udah punya gambaran macem mana kan? Penuh awang-awang dan imajinasi yang agak sulit diterima akal sehat..

    Khas imajinasi anak bocah lah, masih sama seperti debat sebelumnya.. hehehee

    Maap ya Pep, Mem, saya mah jujur banget jadi orang…

    Bagaimana dengan Ahok-Djarot?

    Kalau mau ngomongin siapa yang paling realistis dan menjejak bumi ya Ahok-Djarot jawabannya

    Jawaban mereka pas, terukur dan sesuai kenyataan. Mantap kali lah.. ngomongnya sesuai fakta, bisa ya bisa, gak bisa ya gak bisa.. gak jual ‘angin surga..’

    Walau warganya merengek;

        Saya mau pilih Pak Ahok, tapi tolong jangan digusur ya Pak?

    Beliau akan mengatakan dengan jujur bahwa mereka akan direlokasi ketempat lain yang lebih baik, beliau tidak akan berkata;

        Saya tidak akan menggusur..

    Walaupun dengan jawaban itu beliau terancam tidak lagi dipilih warganya, tapi warga Jakarta udah pada cerdas lah ya?

    Emangnya warga mau milih pemimpin yang cuma bisa kasih angin surga? Kan bagusan milih yang udah terbukti..

    Apalagi selama menjabat Ahok-Djarot sudah memperlakukan rakyat Jakarta sebagai boss dan birokrat sebagai pelayannya.

    Artinya motto beliau bahwa;

        PNS dan Birokrasi Jakarta sebagai Pelayan warga

    Sudah terbukti…

    Yakinkan hati dan selamat memilih di tanggal 15 Februari mendatang, warga Jakarta..

        Jangan sampai warga Jakarta menyesal seperti Amerika yang menyesali kemenangan Donald Trump..

        Suaramu sangat berarti ✌

    Gong Xi Fa Cai, Nian-Nian You Yu, Wan Shi Ru Yi buat semua Seworders yang merayakan tahun baru Imlek, Huattt arrr

    Selamat malam..


    Penulis : Indah   Sumber : Seword.com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Agus Benar, Sandi Uno Culas. Bertanya Pada Agus Untuk Menyerang Ahok Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top