728x90 AdSpace

  • Latest News

    Jumat, 16 Desember 2016

    Presiden Jokowi Itu, Sosok Idolaku, Idola Kamu dan Juga Idola Dia

    Jakarta, Warta.co - Semenjak menjabat sebagai presiden 2014 sialam, banyak sekali perubahan-perubahan yang saya rasakan selama ini. Mungkin, pembaca pun merasakan hal yang sama. Misal, di zaman sekarang, orang mau mengurus dokumen-dokumen penting seperti KTP (Kartu Tanda Penduduk), KK (Kartu Keluarga), paspor dan lain-lain semakin mudah saja dan tentunya lebih cepat. Hal itu tak lain efek dari kerja keras persiden tercinta kita, Pak Jokowi yang telah mewaqafkan dirinya sebagai pelayan rakyat.

    Seakan yang ada di dalam pikirannya hanyalah rakyat dan negara. Iya, bentuk kerja kerasnya pun begitu terasa di zaman sekarang. Kalaupun, ada orang yang masih merasa kesulitan atau dipersulit, terutama dalam mengurus dokumen seperti yang saya sebutkan di atas, itu semata-mata bukan salah Pak Jokowi, melainkan bawahannya, yang sebagian mereka kadang mempersulit rakyat kecil demi urusan ‘perut’ dan ‘kemaulan’ mereka. Astaghfirullah. Semoga Allah memberi petunjuk pada mereka.

    Lihat dan bandingkan, pada zaman Jokowi dengan presiden sebelmunya, tentu begitu jauh perbedaan yang kita rasakan. Perbedaan itu, kalau kata Gus Dur, bagaikan langit dan sumur (baina sama’ wa sumur). Jauh sekali bukan? Bayangkan saja, sekarang di setiap daerah sedang diadakan pembangunan besar-besaran, mulai dari jalan tol, seperti tol Trans Jawa, Trans Sumatera, pembangunan rel kereta api di Sulawesi yang berpuluh-puluh tahun sebelmunya tidak ada kereta api di sana dan juga pembangunan bandara (bandar udara)  hampir di tiap daerah serta  insfratuktur lainnya yang bisa menunjang perekonomian masyarakat.

    Semua itu Jokowi bangun atas satu tujuan: agar Rakyat Indonesia hidup makmur, tentram dan damai. Tidak ada lagi kemiskinan, dan kesusahan yang menjalar di mana-mana. Dan tentu masih banyak lagi, rencana-rencana besar Pak  Jokowi — yang tidak mungkin saya sebutkan satu per satu di runag yang terbatas ini — demi  kemajuan bangsa dan negara tercinta kita, Indonesia. Lalu kurang apa lagi?!

    Meski begitu, masih ada saja sebagian orang yang kerjanya mencibir dan merendahkan kinerja Pak Presiden selama ini. Mungkin, selama ini mereka sedang tertidur pulas, sehingga tidak menyadari kalau negeri kita tercinta ini sungguh amat maju dibandingkan dengan tahun-tahun lalu. Atau mungkin, mereka — yang suka men-judge Pak Presiden menyimpan rasa iri dengki — sehingga kemajuan-kemajuan yang diarsiteki oleh Pak Jokowi dianggapnya suatu yang tidak ada nilainya. Yang terpenting, kita doakan saja, mudah-mudahan mereka mendapat petunjuk dari-Nya. dan kita berharap semoga mereka lekas terbangun dari tidur pulasanya agar bisa menyaksikan kalau ini lho! Indonesia sudah maju dan sudah berkembang.

    Namun sangat disayangkan, baru-baru ini ada sebagian oknum yang mencoba melakukan tindakan ‘makar’ yang ujungnya melengserken kepemimpinan Jokowi, atau dengan kata lain, ingin menghilangkan nilai-nilai Panacasila dan Bineka Tungga Ika dari negeri tercinta ini. Sebenarnya, negeri ini sudah tenang mengapa harus diobok-obok oleh sekelompok orang yang bertanggung jawab. Kalau begitu, maukah negeri ini jadi porak-poranda seperti halnya di Suria dan sebagian negara-negara Timur

    Tengah (Timur Tengah) lainnya yang sama sekali tidak aman? Sudahlah, hendaknya mereka berpikir yang jernih, bahwa negeri ini terlalu banyak menanggung masalah, janganlah ditambahi lagi dengan rencana-rencana makar segala yang nantinya semakin bikin negeri ini kacau balau.

    Tugas kita, sebagai masyarakat Indoneisa yang baik adalah mendukung apa yang dilakukan oleh Pak Presiden. Bukan malah mencibirnya atau merendahkannya. Kalau pun mau memberi saran atau masukan demi kemajuan bangsa dan negara, silakan saja asal dengan cara yang baik dan sopan. Karena bagaimanapun Pak Jokowi butuh aspirasi dari rakyat yang nantinya menjadi bahan pertimbangan atas kebijakan-kebijakannya. Yang jelas, seorang presiden tidak akan bisa hidup bila tanpa rakyat, begitu pun sebalknya, rakyat tak akan bisa hidup tanpa adanya sosok presiden. Jadi, keduanya saling  membutuhkan antara satu sama lain.

    Buat mereka yang suka menjelak-jelekkan dan meremehkan kinerja Pak Jokowi, perlu mencatat pesan saya: kalian hanya seorang rakyat kecil, tanggungan kalian tidak berat, paling kalian hanya menaggung keluarga, menghidupi mereka atau lebih dari itu, paling kalian menanggung di luar keluarga kalian, seperti pekerjaan. Tetapi, kalian perlu camkan,  bahwa Pak Jokowi itu seorang presiden, yang dia pikirkan bukan hanya keluarganya, anak dan istrinya, tapi bangsa yang jumlahnya ratusan juta, dan negara yang begitu besar, di mana untuk bisa mengelilinginya tidak cukup  satu atau dua minggu saja, bahkan tahunan. Maka, hargailah kinerjanya!

    Bagaimanpun Pak Jokowi telah mengantarkan negeri ini pada ambang keberhasilan. Dan setidaknya, Pak Presiden telah membuat negara-negara lain gentar bahkan segan terhadap negeri tercinta kita, Indonesia. Dan dia adalah idola kita semua.

    Semangat dan sehat selalu ya Pak Jokowi!

    Sumber : Seword.com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Presiden Jokowi Itu, Sosok Idolaku, Idola Kamu dan Juga Idola Dia Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top