728x90 AdSpace

  • Latest News

    Selasa, 27 Desember 2016

    Menduga Arah Kasus Penistaan Agama Oleh Habib Rizieq

    Pelaporan Ahok dalam kasus penistaan agama mengarah pada sebuah babak baru. Habieb Rizieq juga dilaporkan oleh PMKRI telah melakukan penistaan agama berdasarkan rekaman video. Saya mencoba memperkirakan tiga skenario dari kasus saling melaporkan penghinaan agama ini.

    1. Yang pertama adalah Ahok dibebaskan dan Habieb Rizieq dihukum. Ini adalah skenario yang “too good to be true” sehingga tidak akan saya bahas lebih jauh.

    2. Yang paling menyejukkan adalah apabila baik Ahok maupun Habieb Rizieq tidak diperkarakan karena kasus penistaan agama. Lebih baik lagi apabila pasal penistaan agama dihapuskan (yang sudah diajukan ke MK dan tidak dikabulkan), tetapi ini mungkin hanya mimpi di siang bolong untuk negara overdosis agama seperti Indonesia.

    Adililah mereka berdua dengan pasal ujaran kebencian (hate speech) dan UU ITE. Adililah mereka berdua bukan menggunakan dalil-dalil agama, melainkan menggunakan dalil-dalil hukum. Ajukanlah saksi membela dan memberatkan yang bukan saksi ahli dari pihak agamawan, melainkan saksi ahli hukum pidana, saksi ahli bahasa, dan saksi ahli IT. Lagi pula bagaimana bisa membuktikan dalil satu agama terhadap dalil agama yang lain, karena keduanya berdiri pada dasar yang berbeda. Dan setelah diputuskan pengadilan, kita terima dengan lapang dada.

    3. Skenario terbaik kedua adalah keduanya diadili menggunakan pasal penistaan agama. Ini adalah keputusan yang adil, walaupun merepotkan penegak hukum. Bisa dibayangkan nantinya akan ada banjir laporan mengenai penistaan agama di negeri kita ini. Salah-salah kata sedikit langsung dilaporkan menista agama. Memasang patung diperkarakan karena membuat berhala. Memakai salib sebagai ornamen fashion bisa juga diperkarakan. Belum lagi perdebatan yang beda tipis dengan saling menghina dalam forum-forum perdebatan agama.

    Saya sudah membayangkan persidangan yang riuh dan panjang lebar, yang mungkin menguntungkan bagi media massa yang haus iklan. Saya hanya bisa mengucapkan selamat bekerja kepada para penegak hukum bila ini terjadi. Dan yang rugi adalah kita semua, karena energi kita habis untuk membela salah satu kubu. Pekerjaan terbengkalai, persahabatan terusik, medsos semakin rusuh.

    4. Tetapi yang paling saya takutkan adalah skenario terakhir: Ahok dihukum, dan Habieb Rizieq bebas dari jeratan hukum. Ini adalah hal yang paling buruk, bukan karena saya pembela Ahok, bukan karena Ahok nyalon gubernur. Konsekuensi dari keputusan ini tidak terbayangkan. Ini berarti satu agama boleh menghina agama lain, dan agama lain tidak boleh menghina agama yang satu itu. Orang pun boleh menghina agama lain, sejauh penghinaan itu dibenarkan oleh agamanya sendiri. Mengerikan sekali hidup di negara seperti itu. Ini sama dengan penjajahan; ada warga kelas satu yang tidak bisa diganggu gugat, sementara itu warga kelas dua dan kelas tiga yang harus manut kalau diinjak-injak.

    Kalau ini terjadi, bisa jadi banyak yang akan siap-siap angkat kaki dari Indonesia. Malaysia, Singapura, dan Australia siap-siap menampung arus perpindahan penduduk dari Indonesia. Indonesia Timur bisa jadi juga bersiap-siap memisahkan diri dari Indonesia. Apa yang telah ditakutkan oleh Bung Hatta, yang berbuah cantik dengan diubahnya sila pertama Pancasila dari naskah Piagam Jakarta menjadi “Ketuhanan Yang Maha Esa”, akan terjadi. Bila ini terjadi, kita telah memutar balik jarum sejarah dan menciderai semangat proklamasi 1945, bahkan menciderai kebesaran hati tokoh-tokoh Islam yang menerima sila pertama, seperti Kasman Singodimedjo, Teuku Muhammad Hasan, dan KH Wahid Hasyim.

    Semoga Tuhan yang Mahakuasa melindungi negara kita dari perpecahan. Amin.

    Sumber : Seword.com Author : YOS
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Menduga Arah Kasus Penistaan Agama Oleh Habib Rizieq Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top