728x90 AdSpace

  • Latest News

    Rabu, 28 Desember 2016

    FPPP Mendesak Pemerintah Proses Hukum Terduga Teroris

    Jakarta, Warta.co - Fraksi Partai Persatuan Pembangunan terduga terorisme dan tidak melakukan tembak mati karena dapat menimbulkan dendam dan kebencian terhadap aparat penegak hukum.

    "Dari pemberitaan di media massa, Fraksi PPP mengamati adanya risiko tindakan aparat yang berlebihan dalam penangkapan dan pencegahan serangan terorisme," kata Ketua Fraksi PPP DPR RI, Reni Marlinawati kepada pers di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu.

    Pada kesempatan tersebut, Reni Marlinawati didampingi Sekretaris Jenderal DPP PPP Arsul Sani, Ketua Fraksi PPP MPR RI Arwani Thomafi, serta Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PPP Irghan Chairul Mahfiz.

    Menurut Reni, upaya Polri melakukan pemberantasan aksi terorisme dan peningkatan gerakan radikalisme, hendaknya ada proses hukum terhadap terduga aksi terorisme dan bukannya tindakan berlebihan dari aparat kepolisian.

    "Fraksi PPP mencermati ada beberapa terduga teroris yang ditembak mati. Kasus terakhir adalah upaya paksa penembakan dua terduga terorisme di Waduk Jatiluhur, Purwakarta, pada Desember 2016," katanya.

    Menurut Reni, Fraksi PPP DPR menyayangkan tewasnya terduga terorisme karena tidak ada informasi lebih lanjut sehingga Polri sulit menggali informasi lebih dalam soal dugaan adanya jaringan terorisme.

    Fraksi PPP DPR RI mendesak Pemerintah melalui Polri agar dalam pemberantasan jaringan terorisme dapat bekerja secara maksimal dengan mengajukan terduga terorisme melalui proses peradilan dari pada aksi polisional.

    "Kami melihat, upaya paksa ini dapat menimbulkan rasa dendam dan memelihara spiral kebencian, sekaligus dapat semakin menyuburkan radikalisme," katanya.(Ant)
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: FPPP Mendesak Pemerintah Proses Hukum Terduga Teroris Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top