728x90 AdSpace

  • Latest News

    Selasa, 18 Oktober 2016

    Tigor : Dokumen TPF Munir Hilang yang Paling Bertanggung Jawab adalah Presiden RI ke-6 SBY


    Jakarta, Warta.co -  Sehubungan dengan terjadinya dokumen TPF Munir yang hilang dari arsip Sekretariat Negara, pihak yang paling bertanggung jawab adalah Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), karena TPF dibentuk dan bekerja untuk SBY pada 2005.

    Karena selama 10 tahun memimpin pula SBY memiliki kewajiban hukum dan moral untuk menindaklanjuti rekomendasi laporan akhir TPF, tetapi tidak melakukan apapun dan bahkan tidak merawat laporan tersebut.

    "SBY tidak bisa diam membisu atas putusan KIP yang memerintahkan Kemensesneg membuka dokumen TPF," kata Wakil Ketua Setara Institute, Bonar Tigor Naipospos dalam keterangan persnya, Selasa 18 Oktober 2016.

    Kendati yang sebenarnya bahwa perintah KIP itu ditujukan pada Sekretariat Negara sebagai institusi, SBY secara moral tetap memiliki kewajiban untuk menjelaskan keberadaan dokumen itu kepada publik.

    "Setidaknya, karena selama 10 tahun SBY telah gagal menuntaskan kasus yang disebutnya sendiri sebagai "the test of our history," tuturnya.

    Bang Tigorjuga menerangkan bahwa SBY seharusnya memastikan rezim baru di bawah kepemimpinan Jokowi memiliki akses atas laporan kerja TPF sehingga Jokowi bisa menuntaskannya.

    "Sebagaimana mantan Mensesneg Yusril Ihza Mahendra sampaikan, bahwa SBY sama sekali tidak memberikan mandat apapun kepada Yusril atas laporan akhir TPF, dengan demikian, hanya pada SBY kita bisa memperoleh penjelasan dimana dokumen tersebut berada," tutupnya.
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Tigor : Dokumen TPF Munir Hilang yang Paling Bertanggung Jawab adalah Presiden RI ke-6 SBY Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top