728x90 AdSpace

  • Latest News

    Selasa, 18 Oktober 2016

    Ketua Badan Anti-Korupsi Sri Lanka Mundur dari Jabatannya



    Kolombo, Warta.co - Ketua badan anti-korupsi Sri Lanka mundur dari jabatannya, Senin, kata pejabat pemerintah, beberapa hari setelah Presiden Maithripala Sirisena menyiratkan bahwa lembaga tersebut memihak pada partai pesaing pimpinan perdana menteri.
    Dilrukshi Wickramasinghe memimpin pengusutan atas dugaan korupsi, yang melibatkan pejabat tinggi pemerintahan mantan presiden Mahinda Rajapaksa, termasuk saudara laki-laki, anak dan pejabatnya.

    Sirisena mengalahkan Rajapaksa dalam pemilihan umum pada Januari 2015.

    Namun, Partai Kemerdekaan Sri Lanka pimpinan Sirisena dan pernah menjadi pijakan kekuasaan Rajapaksa sekarang memerintah dalam koalisi dengan Partai Serikat Nasional (UNP) pimpinan Perdana Menteri Ranil Wickremesinghe.

    Pengusutan perkara korupsi itu membangkitkan kekhawatiran atas ketegangan antara kedua partai dalam koalisi pemerintahan itu.

    Pada pekan lalu, Sirisena mengungkapkan ketidakpuasannya setelah badan anti-korupsi itu menyeret ke pengadilan mantan menteri pertahanan Gotabaya Rajapaksa, adik bungsu mantan presiden, dan tiga mantan kepala angkatan laut - yang dianggap sebagai pahlawan perang - atas dakwaan korupsi.

    "Saya harus mengambil tindakan," katanya, jika komisi anti-korupsi dan dua divisi anti-korupsi polisi "bekerja berdasarkan atas agenda politik", katanya kepada perwira militer.

    Wakil Menteri Kehakiman Dilan Perera, pembantu Sirisena, membantah keterkaitan antara komentar Presiden dengan pengunduran diri Wickramasinghe.

    "Itu bukan karena tanggapan presiden karena dia tidak menunjukkan jarinya ke arah siapa pun," katanya kepada wartawan.

    Sirisena dalam kampanyenya saat pemilihan presiden berjanji menghapus korupsi dan menunjuk Wickramasinghe untuk mengepalai komisi anti-korupsi, yang menurut kelompok hak asasi manusia, sulit mengusut kasus apapun di masa lalu karena campur tangan politik.

    Wickramasinghe tidak menanggapi permintaan untuk berkomentar.

    Departemen penyelidikan pidana kepolisian mengusut dugaan terhadap intelijen militer selama 26 tahun perang sipil Sri Lanka, yang berakhir pada 2009 setelah militer mengalahkan Macan Pembebasan Tamil Eelam (LTTE) yang bertempur untuk mendapatkan provinsi terpisah di pulau utara dan timur.

    Sejumlah agen intelijen militer ditangkap dalam kaitan dengan berbagai dugaan kejahatan, termasuk pembunuhan dan penculikan di fase akhir perang.

    Oposisi, yang sekarang dipimpin mantan presiden Rajapaksa, mengkritik pemerintahan Sirisena atas penangkapan itu.

    Via : Ant/Reuters
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Ketua Badan Anti-Korupsi Sri Lanka Mundur dari Jabatannya Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top